Papua Dapat Keistimewaan Soal Penerimaan Taruna Akpol
Pejabat baru Gubernur Akpol Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel (kanan) bersama mantan pejabat Gubernur Akpol Irjen Pol Anas Yusuf (kiri).(ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menegaskan bahwa kebijakan putera daerah mendapat prioritas dalam penerimaan akademi kepolisian (akpol) hanya untuk di wilayah Papua.
"Karena (di Papua) relatif di beberapa daerah pegunungan tengah misalnya, pegunungan tengah bagian barat, itu pendidikan agak lambat dibanding daerah lain," ujar Tito di Mabes Polri, Senin (3/7).
Putra Papua ikut bersaing dengan para calon taruna dari pesisir dan pendatang, dapat dipastikan mereka akan kalah. Untuk itu, Kapolri memberikan prioritas.
Di Papua, sangatlah berbeda dengan daerah lain yang pendidikannya sama. Untuk itu, diberikan prioritas.
"Apalagi Jawa Barat yang bibit unggul tidak ada istilah putra daerah. Semua sama. Ranking menentukan," papar Tito.
Dalam kepolisian, terdapat istilah "local boy, local job" dalam penerimaan calon anggota kepolisian. Namun, istilah itu banyak berlaku pada penerimaan calon bintara bukan pada level akpol.
"Di daerah tertentu kan perlu polisi yang memahami karakteristik daerah itu, bintara waktu lama di sana. Kalau akpol ini mereka calon pimpinan nasional. Bisa bertugas di mana saja. Mereka siap," jelas Tito.
Sehingga, Mabes Polri sudah mengoreksi dan mengevaluasi kebijakan kontroversial Kapolda Jawa Barat Irjen (Pol) Anton Charliyan yang menerapkan kebijakan kuota khusus sebesar 51 persen kepada putra daerah untuk mendaftar taruna akpol.
"Itu sudah kita koreksi. Kita turunkan tim dari SDM dan propam," kata Tito. (Ayp)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: 14 Ditetapkan Tersangka Tewasnya Taruna Akpol
Bagikan
Berita Terkait
Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak Diluncurkan di Seluruh Indonesia, Momentum tepat Buktikan Polisi Sosok Empatik terhadap Semua Gender
Menko Yusril Targetkan RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Bulan, Bantah Ada Penolakan dari DPR
Polri Pastikan Korban TPPO tak Dipidana dan Wajib Dilindungi
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
MK Bolehkan Polisi Bertugas di Jabatan Sipil asal Sesuai Undang-Undang, Pengamat Minta tak Ada lagi Keraguan
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Kapolda Ajak Masyarakat Aceh Tamiang Jadikan Lumpur Sisa Banjir untuk Media Tanam Tumbuhan
Sejumlah Warga Asrama Polisi di Mampang Terjebak Banjir Besar, Prioritas Evakuasi