Headline

Pangdam Merdeka Mayjen Tiopan Aritonang: Kebanggaan Prajurit TNI AD Tidak Hanya Seragam

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 09 September 2018
Pangdam Merdeka Mayjen Tiopan Aritonang: Kebanggaan Prajurit TNI AD Tidak Hanya Seragam

Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang (Foto: Instagram/kodam13mdk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Seragam atau uniform acap dipandang sebagai penanda sekaligus penambah rasa percaya diri. Namun bagi Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang seragam saja tidak cukup.

Bagi Jenderal berbintang dua ini, kebanggaan sebagai seorang prajurit TNI AD tidak hanya berdasarkan pada seragam atau uniform yang digunakan atau atribut-atribut yang dipakai.

"Akan tetapi harus diiringi dengan rasa tanggung jawab dan moral untuk menjadi seorang tamtama yang rendah hati namun profesional," kata Pangdam Mayjen Tiopan Aritonang pada penutupan penutupan pendidikan pertama tamtama (Dikmata)TNI AD Gelombang I tahun anggaran 2018, di Tomohon, Sulawesi Utara, Sabtu (8/9) kemarin.

Pangdam XIII Merdeka mengatakan pelantikan ini merupakan simbol bahwa para mantan prajurit siswa setelah menyelesaikan pendidikan pertama atau pendidikan pembentukan menjadi seorang prajurit tamtama angkatan darat.

Mayjen TNI Tiopan Aritonang bersama istri
Pangdam Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang bersama istri (Foto: Instagram/kodam13mdk)

Acara pelantikan tentunya menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi para tamtama sekalian yang telah melalui satu tahapan pendidikan, yakni Dikmata TNI AD.

"Namun, apa yang telah kalian capai ini baru merupakan awal dari perjalanan karir di dunia militer," katanya.

Mayjen Aritonang sebagaimana dilansir Antara menambahkan disertai harapan semoga hal ini menjadi motivasi dalam meniti perjalanan pengabdian di lingkungan TNI AD.

Keberhasilan dalam menyelesaikan pendidikan pertama ini tentunya tidak lain karena adanya kesungguhan,disiplin dan loyalitas yang dimiliki oleh para mantan prajurit siswa selama mengikuti dan menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pendidikan.

"Berkenaan dengan itu, para mantan prajurit siswa sekalian patut bersyukur dan berbangga, karena pada hari ini kalian resmi menyandang status sebagai prajurit tamtama TNI AD," kata mantan Kasdam I/Bukit Barisan ini.

Sebagaimana diketahui, penutupan Dikmata diikuti 183 peserta dihadiri para pejabat utama Kodam XIII Merdeka di Tomohon, Sulawesi Utara.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: KH Ma'ruf Amin Penuhi Undangan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad

#TNI AD #Sulawesi Utara #Prajurit TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Indonesia
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Empat prajurit TNI AU tersangka penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa berpotensi diberhentikan tidak hormat. Ini kronologi pemukulan hingga korban meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Indonesia
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Puspom TNI AU menetapkan empat prajurit sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan Serda Ahmad Muzammil yang berujung kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Indonesia
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Puspom AU menetapkan empat prajurit TNI AU sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammul Farisa meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Indonesia
Jembatan Gantung Pangandaran Buatan Kodim Putus Saat Peresmian, TNI AD: Batas Kapasitas Diabaikan
TNI AD pastikan struktur utama Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran utuh, kini jembatan ditutup untuk perbaikan.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jembatan Gantung Pangandaran Buatan Kodim Putus Saat Peresmian, TNI AD: Batas Kapasitas Diabaikan
Indonesia
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Kehadiran kapal induk Giuseppe Garibaldi mengubah wajah pertahanan maritim TNI AL. Bukan sekadar kapal bekas, ini adalah pusat komando bergerak untuk menjaga kedaulatan dan ujung tombak operasi kemanusiaan Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Indonesia
Semeru & Lewotobi Laki-laki Erupsi, Gunung Lokon Sulsel Ikut Bergejolak Alami 111 Kali Gempa
Gunung Semeru dan Lewotobi Laki-laki erupsi Jumat pagi. Gunung Lokon di Tomohon, Sulut, mencatat 111 gempa vulkanik dangkal.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Semeru & Lewotobi Laki-laki Erupsi, Gunung Lokon Sulsel Ikut Bergejolak Alami 111 Kali Gempa
Indonesia
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
KKB Kodap III Ndugama culik 11 perempuan di Jila, Mimika. Dua orang jadi korban penembakan dan sembilan lainnya masih disandera
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
Indonesia
8 Tewas Dihantam Mobil Balap, DPR Desak Aparat Seret Penyelenggara ke Pengadilan
Insiden ini tidak boleh sekadar dianggap sebagai kecelakaan biasa.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
8 Tewas Dihantam Mobil Balap, DPR Desak Aparat Seret Penyelenggara ke Pengadilan
Indonesia
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
NI AD minta publik tidak berspekulasi terkait ledakan gudang amunisi Madiun. Tim investigasi profesional dari Jakarta sudah dibentuk untuk menyelidiki penyebab insiden.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Bagikan