MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru TNI, termasuk enam komando daerah militer (kodam), dalam upacara peringatan HUT Ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta, Senin (5/10).
Ke-204 satuan itu terdiri atas enam kodam, 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, dan tiga Batalyon Bantuan Tempur. TNI Angkatan Laut menambah satu brigade dan empat batalyon Marinir. Sedangkan TNI Angkatan Udara menambah 10 satuan, mulai dari Divisi II Pasukan Gerak Cepat hingga satuan radar.
Penambahan jumlah komando daerah militer (kodam) diklaim dilakukan untuk memudahkan TNI AD mengamankan wilayah RI.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan penambahan kodam disesuaikan agar rentang kendali lebih efektif, koordinasi lebih cepat, dan respons terhadap perkembangan situasi di wilayah dilakukan secara optimal.
Baca juga:
HUT Ke-81 TNI: Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru dan Enam Kodam
Indonesia, tegas ia, memiliki wilayah dataran yang luas serta wilayah kepulauan yang banyak. Setiap wilayahnya memiliki kondisi geografis dan karakter masyarakat yang berbeda beda.
Kondisi itulah yang membuat TNI AD harus membangun sistem organisasi kewilayahan yang lebih kuat di daerah agar pengendalian dan pengamanan wilayah bisa dilakukan lebih maksimal.
Tidak hanya untuk penguatan pengamanan saja, keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Jadi, pembentukan Kodam baru bukan sekadar penambahan struktur organisasi, tetapi merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas TNI AD,
terang Donny.