Nasib Kelam Taufiq Muhammad: Latihan Cuma Seminggu, Langsung Tewas di Garis Depan Donbas

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 45 menit lalu
Nasib Kelam Taufiq Muhammad: Latihan Cuma Seminggu, Langsung Tewas di Garis Depan Donbas

Ilustrasi (Pexels/icon0 com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kabar duka sekaligus mengejutkan datang dari kancah perang Rusia Ukraina, di mana seorang mantan sopir taksi Jakarta bernama Taufiq Muhammad dilaporkan tewas di garis depan.

Pria yang nekat terjun sebagai tentara bayaran Rusia ini harus meregang nyawa tepat pada pertempuran pertamanya di kawasan Donbas awal Mei 2026 lalu.

Baca juga:

Intelijen Ukraina Ungkap Taufiq Muhammad, Tentara Bayaran Asal Indonesia yang Tewas Saat Bela Pasukan Rusia

Kasus WNI tewas di Ukraina ini menjadi bukti nyata sekaligus peringatan keras soal berbahayanya skema rekrutmen militer asing yang kerap menjanjikan uang instan.

Identitas Taufiq sebagai tentara bayaran Rusia pertama kali dibongkar oleh Intelijen Pertahanan Ukraina (GUR). Pria kelahiran Sorong, 22 Mei 1978, yang pernah menetap di Surabaya ini awalnya berniat mencari peruntungan ekonomi baru, namun malah terseret jauh ke pusaran mematikan perang Rusia Ukraina.

Berbekal riwayat pernah bekerja di Amerika Serikat dan kemampuan berbahasa Inggris, ia tanpa sadar masuk ke dalam jebakan perekrut Moskow hanya karena iseng menanggapi sebuah lowongan pekerjaan online yang menjanjikan kemudahan finansial.


Tanda Tangan Kontrak Maut di Moskow

Tentara Bayaran Asal Indonesia yang Tewas Saat Bela Pasukan Rusia (@DI_Ukraine)
Tentara Bayaran Asal Indonesia yang Tewas Saat Bela Pasukan Rusia (@DI_Ukraine)



Mimpi mendapat uang mudah seketika berubah jadi mimpi buruk. Pada 19 April 2026, Taufiq resmi menandatangani kontrak bersama pasukan pendudukan Rusia di wilayah Korolyov, pinggiran kota Moskow.

Kontrak berdurasi satu tahun ini rupanya hanya kedok standar militer Rusia yang sering mengeksploitasi warga negara asing untuk dijadikan infanteri "sekali pakai" di wilayah konflik bersenjata.


Latihan Kilat dan Gugur Jadi Umpan Meriam

Alih-alih mendapat bekal militer yang mumpuni, nasib Taufiq justru semakin miris. Ditugaskan memegang senapan mesin berat (machine gunner), ia hanya diberi waktu latihan super kilat sekitar satu setengah minggu di sebuah pusat pelatihan dekat Voronezh.

Baca juga:

Italia Kerahkan Tentara Atasi Kerusuhan di Milan

Belum genap sebulan sejak tanda tangan kontrak, WNI ini langsung dilempar ke medan tempur Ukraina yang sedang membara.

Taufiq tewas hampir seketika dalam pertempuran pertamanya saat pasukan Rusia mencoba mendesak maju dari permukiman Zelena Dolyna di wilayah Donetsk ke arah Novoselivka dan Drobysheve,

tulis laporan resmi Intelijen Pertahanan Ukraina (GUR).

Gugurnya Taufiq di garis depan ini kian memperpanjang daftar hitam warga sipil internasional yang dijadikan umpan meriam (cannon fodder) demi kepentingan militer Rusia.

Kasus ini sekaligus menjadi tamparan keras bahwa janji manis gaji besar di zona perang seringkali harus dibayar lunas dengan nyawa.

#Tentara #Tentara Rusia #Tentara Bayaran #Ukraina #Konflik Ukraina #Perang Rusia-Ukraina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nasib Kelam Taufiq Muhammad: Latihan Cuma Seminggu, Langsung Tewas di Garis Depan Donbas
Kisah tragis Taufiq Muhammad, mantan sopir taksi Jakarta yang tewas di pertempuran pertamanya sebagai tentara bayaran Rusia di Ukraina. Simak kronologi lengkapnya!
Angga Yudha Pratama - 45 menit lalu
Nasib Kelam Taufiq Muhammad: Latihan Cuma Seminggu, Langsung Tewas di Garis Depan Donbas
Dunia
Intelijen Ukraina Ungkap Taufiq Muhammad, Tentara Bayaran Asal Indonesia yang Tewas Saat Bela Pasukan Rusia
Intelijen Ukraina membenarkan seorang WNI asal Sorong, Taufiq Muhammad, tewas di medan perang. Cek fakta lengkap keterlibatannya sebagai tentara bayaran Rusia di sini!
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 32 menit lalu
Intelijen Ukraina Ungkap Taufiq Muhammad, Tentara Bayaran Asal Indonesia yang Tewas Saat Bela Pasukan Rusia
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Indonesia
Imparsial Kritik Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan, Harus Dihitung Matang
Imparsial juga meminta pemerintah memastikan pembangunan struktur baru tidak mengurangi perhatian terhadap modernisasi alutsista dan kesejahteraan prajurit.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Imparsial Kritik Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan, Harus Dihitung Matang
Dunia
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang menambah 15.500 personel ke dalam struktur resmi Angkatan Bersenjata Rusia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Dunia
14 Prajurit Tewas Saat Latihan, Menteri Pertahanan Kazakhstan Dipecat
Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev mencopot Dauren Kosanov dari jabatan Menteri Pertahanan setelah kejadian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
14 Prajurit Tewas Saat Latihan, Menteri Pertahanan Kazakhstan Dipecat
Indonesia
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Jubir Kemlu terima pesan WhatsApp dari WNI yang diduga gabung militer Rusia. Pesan dititipkan untuk Menlu Sugiono, investigasi perekrutan ilegal terus digali.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Bagikan