Pandemi COVID-19 Bikin Temuan Kasus HIV Menurun

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 30 November 2020
Pandemi COVID-19 Bikin Temuan Kasus HIV Menurun

Ilustrasi HIV (Foto: Gerd Altmann/Pixabay).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Temuan kasus baru HIV pada tahun 2020 hingga akhir November atau pada masa pandemi COVID-19 menurun dibandingkan dengan tahun 2019 yang mencapai 52 ribu kasus atau menurun hampir 40 persen menjadi 32 ribu kasus pada tahun ini.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan penurunan temuan kasus baru HIV ini karena menurunnya angka kunjungan ke fasilitas kesehatan di masa pandemi COVID-19.

Baca Juga:

Edukasi Seks Kurang, Angka HIV/AIDS di Indonesia Bertambah

Penemuan kasus HIV di masyarakat ini penting agar orang yang mengidap penyakit menular tersebut segera diketahui dan bisa mendapatkan pengobatan dengan cepat agar HIV tidak bertambah buruk menjadi AIDS yang kondisi kesehatannya menjadi semakin menurun.

Kemenkes memiliki program untuk temuan status HIV mencapai 90 persen, kemudian dilanjutkan dengan 90 persen pengidap HIV mendapatkan terapi pengobatan ARV, sehingga 90 persen virus yang ada di masyarakat tersupresi dan tidak bisa menularkan kepada orang lain.

Selain penurunan temuan kasus HIV, penurunan juga terjadi pada pemeriksaan dini HIV dan penyakit lainnya bagi ibu hamil pada tahun 2020 ini.

HIV AIDS (Foto: Darwin Laganzon/Pixabay)
HIV AIDS (Foto: Darwin Laganzon/Pixabay)

Program pencegahan penyakit menular dari ibu ke anak seperti HIV, sifilis dan hepatitis yang ditargetkan 2,5 juta tes dalam setahun, pada di masa pandemi 2020 ini baru memeriksa 1,7 juta ibu hamil. Ia memaparkan, dari pemeriksaan tersebut, kurang lebih 0,3 persennya positif HIV.

"Yang kita ketahui sebagaimana ibu hamil yang kita lakukan tes adalah bukan dari populasi kunci," katanya.

Kemenkes pada tahun 2012 mengestimasi terdapat 630 ribu penduduk Indonesia yang mengidap HIV. Namun berdasarkan pemodelan terbaru yang dilakukan pada tahun 2018 angka estimasi tersebut turun menjadi 543 orang yang mengidap HIV. (Asp)

Baca Juga:

Jangan Lakukan Stigma dan Diskrimasi Pada Pengidap HIV/AIDS

#HIV/AIDS #ODHA #Kemenkes #COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Baru HIV/AIDS Meningkat di Solo, 80 Persen Kasus Diklaim Pada Warga Luar Kota
Data terakhir yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah pada awal Maret 2026, Kota Bengawan tercatat memiliki 412 kasus HIV/AIDS baru.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Kasus Baru HIV/AIDS Meningkat di Solo, 80 Persen Kasus Diklaim Pada Warga Luar Kota
Indonesia
Imbas Dokter Magang Meninggal, Tata Kelola Dokter Muda Bakal Diubah
Kemenkes akan menetapkan standar minimal remunerasi yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah dan wahana magang dokter guna mengurangi ketimpangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Imbas Dokter Magang Meninggal, Tata Kelola Dokter Muda Bakal Diubah
Indonesia
Imbas Kasus Kematian dr Myta, Menkes Rombak 4 Aturan Program Dokter Magang. Ini Detailnya!
Perubahan aturan program mencakup jam kerja, kesejahteraan, hak cuti, hingga evaluasi akhir periode magang dokter.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Imbas Kasus Kematian dr Myta, Menkes Rombak 4 Aturan Program Dokter Magang. Ini Detailnya!
Indonesia
Investigasi Kematian dr Myta: Dokter Pendamping Piket Malam IGD Lepas Tangan Malah Pergi Merokok
Hasil investigasi Kemenkes ungkap oknum dokter pendamping di IGD RSUD KH Daud Arif sering melepas tanggung jawab, bahkan merokok di kantin, saat dokter magang menangani pasien sendiri.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Investigasi Kematian dr Myta: Dokter Pendamping Piket Malam IGD Lepas Tangan Malah Pergi Merokok
Indonesia
Investigasi Kematian dr. Myta, Kemenkes Temukan Dokter Pendamping Manipulasi Laporan Jam Kerja Magang
Investigasi juga menemukan praktik tidak etis di stase IGD, terdapat oknum dokter pendamping lebih banyak menyerahkan penanganan pasien kepada dokter magang dengan alasan agar mereka belajar.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Investigasi Kematian dr. Myta, Kemenkes Temukan Dokter Pendamping Manipulasi Laporan Jam Kerja Magang
Indonesia
Dokter Magang Meninggal, Kemenkes Akui Jam Kerja Sampai 51,4 Jam Seminggu
Patut diduga pendamping melakukan manipulasi jadwal dan presensi peserta internship. Kemenkes menampilkan chat antara dr J dan seorang peserta magang, di mana dr J meminta peserta untuk mengedit jadwal.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Dokter Magang Meninggal, Kemenkes Akui Jam Kerja Sampai 51,4 Jam Seminggu
Indonesia
100 Juta Warga Diklaim Sudah Dilayani Cek Kesehatan Gratis, Ini Kondisi Yang Ditemukan
Dari total peserta yang menjalani skrining, sekitar 16,8 juta orang membutuhkan tindak lanjut penanganan, dengan 1,4 juta di antaranya telah tercatat mendapatkan tata laksana lanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
100 Juta Warga Diklaim Sudah Dilayani Cek Kesehatan Gratis, Ini Kondisi Yang Ditemukan
Indonesia
WNA Ikut Sumbang 31% Kasus HIV/AIDS Baru, Warga Asli Bali Diimbau Hindari Kontak Seksual
Sepanjang tahun 2025 terdapat 2.039 kasus HIV/AIDS baru di Bali, dengan sekitar 31 persen di antaranya berasal dari warga luar Bali dan WNA.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026
 WNA Ikut Sumbang 31% Kasus HIV/AIDS Baru, Warga Asli Bali Diimbau Hindari Kontak Seksual
Berita Foto
Raker Menkes dengan Komisi IX DPR Bahas Kuota Penerima Bantuan Iuran JKN
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan) berjabat tangan dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR
Didik Setiawan - Rabu, 15 April 2026
Raker Menkes dengan Komisi IX DPR Bahas Kuota Penerima Bantuan Iuran JKN
Indonesia
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
RSHS siap menjalani evaluasi dari Kementerian Kesehatan terkait insiden salah kasih bayi.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Jatuhi Sanksi Perawat Salah Kasih Bayi SP1, RSHS Bandung Siap Dievaluasi Kemenkes
Bagikan