Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pameran Seni 'Constellations: Global Reflections' Bali Resmi Dibuka

Andrew FrancoisAndrew Francois - Sabtu, 19 November 2022
Pameran Seni 'Constellations: Global Reflections' Bali Resmi Dibuka

Instalasi seni dapat berputar 360 derajat menggunakan energi matahari. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PAMERAN seni Constellations: Global Reflections (CGR) yang digelar di ruang terbuka dan menampilkan karya dari 21 seniman kontemporer internasional resmi dibuka. Pameran seni unik itu diadakan di dalam pulau Kura-Kura Bali mulai November 2022 hingga November 2023 mendatang.

United in Diversity, penghelat kegiatan tersebut, bekerja sama dengan Tri Hita Karana Forum dan menggandeng Lance Fung dari Fung Collaboratives sebagai kurator. CGR diperkenalkan pertama kali pada ajang B20 (13-14 November).

Kemudian kegiatan itu diperkenalkan kembali pada tingkat Tri Hita Karana Forum pada 13-18 November 2022 yang mengundang para delegasi acara Konferensi Tingkat Tinggi G20. Pameran tersebut dapat dikunjungi publik dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

Baca juga:

Pameran Seni 'Para Sekutu yang Tidak Bisa Berkata Tidak' Diperpanjang Hingga Maret

Karya seniman kebanggaan Tanah Air ikut mejeng di pameran seni CGR Bali. (Foto: Istimewa)

Cherie Nursalim, seorang pengusaha, filantropis, dan anggota MoMA International Council, melangsungkan CGR di Kura-Kura Bali, pulau miliknya yang berfokus pada aspek lingkungan. Fung sendiri juga sosok yang namanya sudah mentereng di industri seni.

Sepak terjangnya membuat Cherie tertarik untuk meminta dirinya mengkurasi berbagai proyek seni yang akan ditampilkan pada pameran CGR. Isu iklim menjadi fokus utama dari pameran seni tersebut. Selain tema tentangn kesetaraan hidup dan kolaborasi global dengan menggunakan sejarah kain Bali.

"Constellations: Global Reflections bertujuan untuk mempertegas filosofi hidup khas Bali, yaitu Tri Hita Karana. Diartikan secara harfiah sebagai 'tiga cara mencapai kebahagiaan atau harmoni'. Filosofi ini mencakup tiga aspek kehidupan di Bali, yakni Tuhan, manusia, dan alam," terang Lance Fung dalam konferensi pers pembukaan CGR, Jumat (18/11).

Baca juga:

Pameran Seni Rupa "Manifesto VIII : Transposisi" Digelar

Instalasi seni karya Tony Albert (Australia). (Foto: Istimewa)

Ketiga aspek tersebut ditempatkan sebagai dasar pengembangan di Kura-Kura dengan fokus utama kebahagiaan dan sistem berkelanjutan. Sebanyak 20 karya tersebut dicetak secara digital di atas kain yang terbuat dari plastik daur ulang, kemudian diaplikasikan pada 10 instalasi nan menyerupai drum dan digerakkan oleh energi matahari.

Pengunjung bebas mendatanginya pada siang atau malam hari, sebab seluruh instalasi tersebut terlihat sama indahnya saat disinari terangnya mentari atau diselimuti temaramnya cahaya rembulan. Suanana tenang nan syahdu terasa kuat saat melihat instalasi-instalasi seni tersebut secara langsung.

Para seniman yang tergabung dalam kelompok G20 for Arts berasal dari berbagai usia dan negara. Dari rentang 30 hingga 90 tahun dan berasal dari Australia, Indonesia, Arab Saudi, Tiongkok, Turki, Kanada, Meksiko, India, Jepang, Rusia, Ukraina, Afrika Selatan, Italia, Argentina, Brasil, Jerman, Inggris, AS, Korea Selatan, dan Perancis. (waf)

Baca juga:

Birdcage Resto Rayakan Ulang Tahun dengan Pameran Seni

#Pameran Seni #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
ShowBiz
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
AXEAN Festival 2026 kembali hadir di Bali dengan lineup perdana yang menampilkan musisi Indonesia, Asia Tenggara, hingga Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
Bagikan