Pakde Karwo dan TGB 'Membelot' Trik Demokrat Main Dua Kaki

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 25 Juli 2018
Pakde Karwo dan TGB 'Membelot' Trik Demokrat Main Dua Kaki

SBY bersama Prabowo Subianto (kanan) dan jajaran pengurus partai seusai mengadakan pertemuan tertutup di Puri Cikeas, Bogor Tahun 2017. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Meski pertemuan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto menyepakati lima butir kesepahaman, partai berlambang mercy itu masih belum memastikan akan berkoalisi dengan poros oposisi ataupun koalisi pendukung pemerintah Jokowi.

Di sisi lain, sejumlah kader Demokrat yang memiliki basis massa besar malah memilih keluar partai dan mendukung Jokowi, misalnya TGB Zainul Majdi di NTB.

Tak hanya itu, Soekarwo yang dikenal loyal ke SBY dan menguasai basis massa di Jawa Timur juga menegaskan dukungannya ke Jokowi. Bahkan, Pakde Karwo, sapaan karibnya, memastikan DPD Demokrat Jawa Timur siap menyukseskan Jokowi Presiden Dua Periode.

Karwo
Gubernur Jatim Soekarwo. (MP/Budi Lentera)

Dinamika unik di tubuh Demokrat ini dianalisa Pengamat Politik Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin sebagai strategi partai besutan SBY itu untuk menjajaki mana yang lebih menguntungkan apakah berkoalisi dengan oposisi atau dengan pemerintah pendukung Jokowi.

"Kalau saya sederhana, Demokrat berhitung betul untuk masa depan partainya dan juga AHY, bagaimana meraih hati rakyat dengan menjadi oposisi atau berada di kubu pemerintah. Nah, ketika menguntungkan saat mendukung pemerintah akan dilakukan, begitu sebaliknya," kata Ujang, saat dimintai keterangan, Rabu (25/7).

Presiden Jokowi dan TGB Zainul Majdi
Presiden Jokowi dan TGB berswafoto di Pantai Mandalika, Lombok (Foto: humaspemprovlombok.go.id)

Dosen ilmu politik Universitas Al-Azhar Indonesia ini menduga Partai Demokrat akan bermain dua kaki, berada di kubu oposisi sekaligus di kubu pemerintah. Menurut dia, Demokrat takkan mengambil jalan tengah seperti pemilu lalu. "Tapi saya melihat seperti biasa nya bermain di tengah atau dua kaki," ucap dia.

Alasannya, kata Ujang, SBY sudah berhitung betul apa yang akan didapatkan jika bergabung dengan salah satu kubu. "Kalau bergabung dengan pemerintah, karena bergabung diakhir tentu jatahnya sedikit, bergabung dengan oposisi takut kalah, kader Demokrat sendiri sudah banyak dukung Jokowi, TGB dan Sukarwo sudah dukung Jokowi. Begitu arahnya," terang Ujang. (Fdi)

#Koalisi Pilpres #Partai Demokrat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Tak ada hasutan, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Demokrat menolak usulan KPK terkait masa jabatan ketum parpol. Demokrat menilai, kebijakan itu merupakan urusan internal partai.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Indonesia
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Partai Demokrat melakukan kegiatan sosial dengan penyaluran sembako di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/4).
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Indonesia
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
AHY menegaskan modernisasi kota harus tetap berakar pada identitas lokal saat berdialog dengan generasi Z di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
Berita Foto
AHY Beri Penghargaan ke Deddy Corbuzier dalam Perayaan Imlek Nasional 2026
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono berikan penghargaan kepada Stafsus Menhan Bidang Komunikasi dan Publik, Deddy Corbuzier saat Perayaan Imlek.
Didik Setiawan - Kamis, 19 Februari 2026
AHY Beri Penghargaan ke Deddy Corbuzier dalam Perayaan Imlek Nasional 2026
Berita Foto
Atraksi Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek Nasional 2026 Partai Demokrat di Jakarta
Atraksi barongsai meriahkan perayaan Imlek Nasional Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 18 Februari 2026
Atraksi Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek Nasional 2026 Partai Demokrat di Jakarta
Berita Foto
Motivator Merry Riana Bareng Komunitas Tionghoa Resmi Bergabung dengan Partai Demokrat
Motivator sekaligus penulis buku Merry Riana menyampaikan sambutan saat Penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Didik Setiawan - Senin, 09 Februari 2026
Motivator Merry Riana Bareng Komunitas Tionghoa Resmi Bergabung dengan Partai Demokrat
Bagikan