Pakde Karwo dan TGB 'Membelot' Trik Demokrat Main Dua Kaki
SBY bersama Prabowo Subianto (kanan) dan jajaran pengurus partai seusai mengadakan pertemuan tertutup di Puri Cikeas, Bogor Tahun 2017. Foto: ANTARA
MerahPutih.com - Meski pertemuan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto menyepakati lima butir kesepahaman, partai berlambang mercy itu masih belum memastikan akan berkoalisi dengan poros oposisi ataupun koalisi pendukung pemerintah Jokowi.
Di sisi lain, sejumlah kader Demokrat yang memiliki basis massa besar malah memilih keluar partai dan mendukung Jokowi, misalnya TGB Zainul Majdi di NTB.
Tak hanya itu, Soekarwo yang dikenal loyal ke SBY dan menguasai basis massa di Jawa Timur juga menegaskan dukungannya ke Jokowi. Bahkan, Pakde Karwo, sapaan karibnya, memastikan DPD Demokrat Jawa Timur siap menyukseskan Jokowi Presiden Dua Periode.
Dinamika unik di tubuh Demokrat ini dianalisa Pengamat Politik Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin sebagai strategi partai besutan SBY itu untuk menjajaki mana yang lebih menguntungkan apakah berkoalisi dengan oposisi atau dengan pemerintah pendukung Jokowi.
"Kalau saya sederhana, Demokrat berhitung betul untuk masa depan partainya dan juga AHY, bagaimana meraih hati rakyat dengan menjadi oposisi atau berada di kubu pemerintah. Nah, ketika menguntungkan saat mendukung pemerintah akan dilakukan, begitu sebaliknya," kata Ujang, saat dimintai keterangan, Rabu (25/7).
Dosen ilmu politik Universitas Al-Azhar Indonesia ini menduga Partai Demokrat akan bermain dua kaki, berada di kubu oposisi sekaligus di kubu pemerintah. Menurut dia, Demokrat takkan mengambil jalan tengah seperti pemilu lalu. "Tapi saya melihat seperti biasa nya bermain di tengah atau dua kaki," ucap dia.
Alasannya, kata Ujang, SBY sudah berhitung betul apa yang akan didapatkan jika bergabung dengan salah satu kubu. "Kalau bergabung dengan pemerintah, karena bergabung diakhir tentu jatahnya sedikit, bergabung dengan oposisi takut kalah, kader Demokrat sendiri sudah banyak dukung Jokowi, TGB dan Sukarwo sudah dukung Jokowi. Begitu arahnya," terang Ujang. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Ramai Video SBY Tak Salami Kapolri saat Peringatan HUT ke-80 TNI, Demokrat Tegaskan Hubungan Baik-Baik Saja
Geger Kematian Balita di Sukabumi, Demokrat: Bukti Gagalnya Negara Lindungi Rakyat Miskin
Tegaskan Roy Suryo Sudah Mundur Sejak 2019, Demokrat Sebut Ada Upaya Adu Domba SBY dengan Jokowi