Orang Yahudi Prancis akan Pindah ke Israel

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Rabu, 14 Januari 2015
Orang Yahudi Prancis akan Pindah ke Israel

Serangan teroris di Prancis menimbulkan ketakutan bagi orang-orang Yahudi Prancis (Sumber Foto: CNN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional- Warga Yahudi Prancis merasa dikepung oleh anti-Semitisme. Rasa trauma atas serangan teroris pekan lalu telah meninggalkan ketakutan, marah, dan keputusasaan. Mereka berencana untuk berlindung ke Israel yang dianggap sebagai tempat lebih aman.

"Ini adalah perang,” kata Jacqueline Cohen, pemilik sebuah toko seni di Rue des Rosiers di mana banyak toko sekitarnya ditutup Senin pagi . "Setelah apa yang terjadi, kita merasa lebih aman di pusat Tel Aviv dari pada yang kita lakukan di jantung kota Paris ini."

"Di Israel ada Iron Dome untuk melindungi kami. Di sini kita merasa rentan dan terdampar . Kami selalu takut ketika anak-anak kami pergi sekolah," tambahnya.

BACA JUGA: Al Qaeda Peringatkan Perancis Setelah Serangan Mematikan di Charlie Hebdo

Dilansir dari NewYork Times, warga Prancis mengatakan mereka sangat khawatir setelah serangan teroris Jumat lalu. Perasaan takut dan tidak aman di kalangan orang-orang Yahudi juga berubah menjadi kekhawatiran akan makam mereka yang akan dinodai di Perancis.

Sekjen kongres Yahudi Eropa, Cwajgenbaum, mengatakan bahwa serangan di supermarket adalah titik kritis bagi orang Yahudi Prancis.
Tahun lalu, orang-orang Yahudi yang hijrah ke Israel dikabarkan mayoritas adalah orang-orang Prancis. Pimpinan Badan Umat Yahudi meramalkan bahwa akan ada sekitar 15.000 orang Yahudi Pranvis yang akan hijrah ke Israel tahun ini. (cpy)

 

Follow Twitter Kami di @MerahPutihCom

Like Juga Fanpage Kami di MerahPutihCom

 

BERITA LAINNYA:

Inggris Respon Aksi Pembantaian Boko Haram di Nigeria

Sony Mengutuk Hacker 'Setan'

 

#Ancaman Teroris #Teroris #Prancis #Charlie Hebdo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Seruan itu disampaikan dalam pernyataan bersama yang diikeluarkan Kementerian Luar Negeri Qatar seusai Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Doha, Rabu (21/10).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Dunia
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Vinted, yang didirikan di Lituania pada 2008, telah berkembang menjadi salah satu pasar barang bekas terbesar di Eropa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Dunia
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Sebagian besar pemilik toko telah kehilangan seluruh harta benda mereka.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Dunia
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Mereka juga menuntut adanya perbaikan fasilitas pendidikan yang layak serta perbaikan sistem penerimaan mahasiswa perkuliahan yang selama ini tidak transparan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Dunia
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak pengunduran diri Mendagri Laurent Nunez usai kerusuhan massal. 2.400 orang ditangkap & 1.500 toko dijarah. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Dunia
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Emmanuel Macron tetap melanjutkan kunjungan ke empat negara Teluk di tengah kerusuhan Prancis akibat lonjakan biaya hidup dan harga BBM. Lebih dari 2.000 orang ditahan.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Dunia
Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
kepolisian kekurangan personel dan sumber daya untuk menjamin keamanan masyarakat selama kerusuhan pada Sabtu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
 Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
Olahraga
Toko LOSC Lille Jadi Sasaran Penjarahan dalam Kerusuhan Demo, Jersey Curian Malah Dijual di Medsos, Klub Bikin Keputusan Penting
Toko resmi LOSC Lille dijarah saat kerusuhan di Prancis. Merchandise ludes, jersey curian dijual di media sosial, sebelum klub bikin keputusan penting.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Toko LOSC Lille Jadi Sasaran Penjarahan dalam Kerusuhan Demo, Jersey Curian Malah Dijual di Medsos, Klub Bikin Keputusan Penting
Bagikan