Optimalkan Sektor Pajak, KNPI Minta Pemerintah Libatkan Pemuda

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 24 Juni 2017
Optimalkan Sektor Pajak, KNPI Minta Pemerintah Libatkan Pemuda

Ilustrasi kegiatan KNPI (ANTARA FOTO/Rafiuddin Abdul Rahman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) meminta pemerintah melibatkan kaum muda dalam mengoptimalkan sektor pajak, khususnya implementasi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Keterbukaan Informasi Keuangan untuk Perpajakan (Automatic Exchange of Financial Account Information/AEoI).

Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Rifai Darus berkeyakinan, hal tersebut dalam mengoptimalkan realisasi Perppu AEoI tersebut. Sebab, organisasi yang dipimpinnya ialah wadah berhimpun kaum muda dan di dalamnya terdapat beragam organisasi dengan latar yang berbeda serta memiliki infrastruktur hingga tingkat kelurahan.

"KNPI akan membantu dan menjembatani sekat komunikasi antarpemangku kepentingann agar program ini dapat berjalan efektif, optimal, dan rasio pajak kita terpenuhi," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima merahputih.com di Jakarta, Sabtu (24/6).

Rifai menerangkan, KNPI mendukung implementasi Perppu AEoI karena bagian dari kesepahaman internasional dan menunjukkan Indonesia turut andil dalam menyukseskan pertukaran informasi perpajakan guna mengoptimasi pemasukan tiap negara di sektor pajak.

Namun, mengingat DPR kini sedang libur Idul Fitri dan waktu pelaksanaan kesepakatan negara-negara G-20 soal pertukaran akses informasi keuangan untuk perpajakan harus terealisasi September 2017, maka realisasi beleid tidak bisa ditunda lagi.

"Kalau Indonesia menolak pemberlakuan keterbukaan itu, reputasi negara, bahkan citra kita, dapat dipersepsikan sebagai negara yang melindungi dana illegal. Bila persepsi ini yang muncul, akan menyulitkan Indonesia dalam pergumulan internasional," papar eks aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini.

Oleh karena itu, politisi Demokrat itu memahami sikap pemerintah yang berharap DPR segera mengesahkan Perppu tersebut menjadi undang-undang. Apalagi, postur penerimaan negara masih bertumpu pada sektor pajak, meski potensinya belum optimal.

Menurut Rifai, belum maksimalnya potensi pajak yang terserap dipengaruhu berbagai faktor. Misalnya, regulasi, sosialisasi, citra Direktorat Jenderal Pajak (DJP), hingga kesiapan seluruh komponen wajib pajak.

"Transimisi nilai ini yang seharusnya menjalar, mulai dari elite, birokrasi, pengusaha, dan sampai pada lapisan terbawah, yaitu masyarakat atau warga negara yang berstatus sebagai wajib pajak," tandas alumni Universitas Cendrawasih (Uncen) Papua itu. (Pon)

#KNPI #Ditjen Pajak #Pajak #Target Penerimaan Pajak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pungutan Pajak Penghasilan Pedagang du Marketplace Mulai Diterapkan Per 1 Oktober 2026
PPh 22 yang telah dipungut melalui lokapasar kemudian diperhitungkan sebagai kredit pajak dalam tahun berjalan atau menjadi bagian dari pelunasan PPh Final, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Pungutan Pajak Penghasilan Pedagang du Marketplace Mulai Diterapkan Per 1 Oktober 2026
Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Pekerja di Seluruh Sektor Dengan Upah di Bawah Rp 10 Juta Dapat Insentif Pajak
Saat ini juga tengah dibahas untuk pembuatan program tambahan untuk KPR bersubsidi bagi masyarakat dengan penghasilan tetap sekitar Rp 17 juta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Pekerja di Seluruh Sektor Dengan Upah di Bawah Rp 10 Juta Dapat Insentif Pajak
Indonesia
Pemerintah Mulai Pungut Pajak Atas Transaksi Melalui Platform Asing
Pemerintah memberlakukan pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN) atas transaksi digital lintas negara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pemerintah Mulai Pungut Pajak Atas Transaksi Melalui Platform Asing
Indonesia
Ingin Uang Beredar di Masyarakat, Insentif Pajak Capai Rp 632 Triliun
Sejumlah target penerima insentif perpajakan di antaranya termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor bidang usaha seperti manufaktur, pertanian, perdagangan, hingga konstruksi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Ingin Uang Beredar di Masyarakat, Insentif Pajak Capai Rp 632 Triliun
Indonesia
Susi Air, Kereta Cepat, Lion Air dan Puluhan Situs Penjualan Tiket di Ultimatum Komdigi
Kementerian Komdigi menegaskan kepada PSE Lingkup Privat yang telah menerima surat pemberitahuan untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Susi Air, Kereta Cepat, Lion Air dan Puluhan Situs Penjualan Tiket di Ultimatum Komdigi
Indonesia
Hypernet Technologies Luncurkan TokenKu.ai, Bisa Akses 120 Model AI dalam Satu Portal
Hypernet Techonologies meluncurkan TokenKu.ai. Platform ini bisa mengakses 120 model ai.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
Hypernet Technologies Luncurkan TokenKu.ai, Bisa Akses 120 Model AI dalam Satu Portal
Indonesia
Cari Pemasukan Rp 3.426 Triliun, Purbaya Bakal Kejar Kepatuhan Pembayar Pajak
Pemerintah merencanakan Belanja Negara sebesar Rp 4.097,2 triliun pada 2027 atau tumbuh 3,9 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Cari Pemasukan Rp 3.426 Triliun, Purbaya Bakal Kejar Kepatuhan Pembayar Pajak
Indonesia
Awas Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di 5 Provinsi Habis Bulan Ini, Termasuk DKI Jakarta
Bagi warga DKI Jakarta, Bengkulu, Lampung, Riau, dan Maluku hanya punya waktu hingga 31 Agustus 2026 untuk memanfaatkan kesempatan emas ini.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Awas Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di 5 Provinsi Habis Bulan Ini, Termasuk DKI Jakarta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jogging di Area Tertentu Akan Dipungut Pajak
Pemerintah dikabarkan akan memungut pajak untuk masyarakat yang ingin jogging.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jogging di Area Tertentu Akan Dipungut Pajak
Bagikan