Operasional KA Bandara Solo Dihentikan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 10 April 2020
Operasional KA Bandara Solo Dihentikan

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Operasional kereta api KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) Solo, Jawa Tengah, dihentikan sementara sampai batas waktu belum ditentukan.

Penghentian operasional tersebut dilakukan akibat sepinya penumpang terkait pandemi virus corona atau COVID-19 dan diberlakukannya Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di Jakarta, Jumat (10/4).

Baca Juga:

Yurianto Sebut Masa Inkubasi Virus Corona di Indonesia 5- 6 Hari

"Kami kurang tahu sampai kapan KA Bandara Adi Soemarmo bisa kembali beroperasi normal. Saat ini kondisi wabah COVID-19 juga belum ada tanda-tanda membaik," ujar Humas Bandara Adi Soemarmo Solo, Danar Dewi di Solo, Jumat (10/4).

Ia mengatakan, sejak Kota Solo mengeluarkan status kejadian luar biasa (KLB) COVID-19, jumlah penumpang pesawat melalui Bandara Adi Soemarmo terus merosot. Selain itu, pemberlakuan PSBB di Jakarta juga berimbas pada sepinya penerbangan rute Solo-Jakarta.

"PT Angkasa Pura I mencatat penurunan penumpang sampai 80 persen dibandingkan kondisi normal. Awalnya turun 60 persen," papar dia.

Operasional kereta api KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) Solo, Jawa Tengah dihentikan sementara, Jumat (10/4) (MP/Ismail)
Operasional kereta api KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) Solo, Jawa Tengah dihentikan sementara, Jumat (10/4). (MP/Ismail)

Jumlah penumpang di Bandara Adi Soemarmo Solo sebelum ada wabah COVID-19, lanjut dia, dalam waktu sehari mencapai sekitar 2.000 orang. Sekarang, hanya tersisa dikisaran 800 orang.

"Ya kondisinya penumpang terus merosot. Kami berharap wabah COVID-19 segera berakhir supaya dunia penerbangan kembali bergairah," kata dia.

Baca Juga:

Jumlah PDP Selesai Diawasi di Jabar Meningkat 19 Persen

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, biaya operasional KA Bandara sangat tinggi, sedangkan penumpangnya sepi. Hal itu yang menjadikan pertimbangan PT KAI menghentikan operasional KA Bandara sementara waktu.

"Penghentian operasional KA Bandara juga sudah disosialisasikan pada masyarakat agar tidak merasa dirugikan," kata Eko.

Eko menambahkan, untuk mendukung pencegahan virus Corona, PT KAI mulai tanggal 10-23 April 2020 menambah lagi jumlah KA yang dibatalkan. Dengan demikian haya tersisa delapan KA di wilayah Daop 6 Yogyakarta.

"Kedelapan kereta tersebut, yakni KA Batara Kresna, KA Prameks, KA Joglosemarkerto, KA Kahuripan, KA Sritanjung, KA Ranggajati, KA Sancaka, dan KA Wijaya Kusuma," pungkasnya. (Ism)

Baca Juga:

Wow! Goggle Gratiskan 'Google Meet' Hingga September

#Virus Corona #Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Bagikan