Kesehatan

Olahraga Nyaman saat Haid

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 14 Juli 2022
Olahraga Nyaman saat Haid

Beberapa jenis olahraga baik dilakukan saat haid.(foto: freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK anggapan yang menyebut olahraga dapat memperparah nyeri saat haid. Padahal, tidak seperti itu loh. Olahraga saat haid maupun tidak sama-sama memiliki manfaat yang baik bagi tubuh.

Saat haid, beragam keluhan memang kerap muncul dan membuat para perempuan terpaksa absen bekerja atau bersekolah. Keluhan tersebut antara lain sakit kepala, nyeri otot dan sendi, perubahan mood, mudah lelah, nyeri payudara, hingga kram dan perut kembung.

Seperti dilansir Alodokter, berbagai riset menunjukkan olahraga menjelang atau selama menstruasi tidak berdampak pada semakin parahnya nyeri haid. Justru sebaliknya. Olahraga yang dilakukan saat haid bisa membantu mencegah atau mengurangi gejala PMS maupun nyeri haid.

BACA JUGA:

Waspadai Endometriosis, Jangan Remehkan Nyeri Haid

Hal itu dimungkinkan karena saat berolahraga, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang dapat mengurangi nyeri, termasuk nyeri haid. Selain itu, hormon endorfin juga bisa meringankan kram akibat kontraksi otot rahim saat haid. Olahraga juga memperbaiki mood atau suasana hati yang mudah berubah ketika kamu sedang haid. Bahkan, keluhan sakit kepala atau nyeri punggung saat haid juga bisa teredakan dengan olahraga.

Pada hari pertama hingga ketiga menstruasi, biasanya darah yang keluar sedang deras-derasnya, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman untuk beraktivitas. Meski begitu, jangan jadikan itu halangan untuk berolahraga. Beberapa pilihan olahraga berikut bisa kamu lakukan selama haid.

1. Yoga

yoga

Yoga banyak terpusat pada otot-otot di sekitar panggul. (foto: freepik/our-team)

Yoga dapat membuat tubuh kamu menjadi rileks dan mengurangi gejala haid, seperti kram, nyeri payudara, dan nyeri otot. Ini semua berkat gerakan yoga yang banyak terpusat pada otot-otot di sekitar panggul, yang biasanya kram selama menstruasi. Teknik pernapasan ala yoga juga baik untuk membuat otot-otot tubuh lebih rileks dan lentur.

2. Aerobik

aerobik

Aerobik meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengoptimalkan penggunaan oksigen.(foto: freepik/prostooleh)

Selain meningkatkan kekuatan jantung, latihan aerobik juga bermanfaat bagi kesehatan secara umum dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam mengoptimalkan penggunaan oksigen dari udara yang kita hirup. Olahraga aerobik yang dapat dilakukan selama haid antara lain jalan cepat, bersepeda, dan senam aerobik.

BACA JUGA:

Jenis Makanan yang Harus Dihindari saat Haid

3. Jalan santai

jalan santai

Jalan santai membantu mengurangi stres dan perubahan mood. (foto: freepik/jcomp)

Jalan santai bisa menjadi salah satu olahraga yang kamu pilih saat haid. Manfaat dari jalan santai cukup beragam, mulai dari meredakan kram, sakit kepala, hingga nyeri payudara. Tak hanya itu, secara mental, jalan santai juga dapat membantu mengurangi stres dan perubahan mood, sehingga kamu tidak lekas marah dan emosi dalam menghadapi suatu hal.

Jika merasa tubuhmu kurang fit saat sedang haid, sebaiknya jangan memaksakan. Cobalah luangkan waktu untuk beristirahat dan kurangi intensitas serta durasi olahraga yang biasa dilakukan. Meski demikian, olahraga ini sebaiknya jangan hanya dilakukan ketika kamu sedang haid. Kamu tetap disarankan untuk rutin berolahraga setidaknya 3 kali seminggu dengan durasi minimal 30 menit setiap kali berolahraga.(DGS)

BACA JUGA:

Makanan Baik Pereda Nyeri saat PMS dan Haid

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan