Kesehatan

Makanan Baik Pereda Nyeri saat PMS dan Haid

annehsannehs - Sabtu, 05 Februari 2022
Makanan Baik Pereda Nyeri saat PMS dan Haid

Telur omega-3 baik untuk meredakan gejala PMS. (Foto pixabay/RitaE)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASA-masa PMS dan haid menjadi tantangan tersendiri bagi kaum Hawa yang tak pernah bisa dimengerti laki-laki. Semua bisa terjadi ketika sedang datang bulan atau saat mau datang bulan, mulai dari nyeri, mual, sampai suasana hati yang berantakan. Belum lagi membahas kondisi kulit seperti timbul jerawat di mana-mana yang membuat perempuan semakin bete dan sulit konsentrasi.

Seperti dilansir The Soothe, setidaknya ada satu dari lima perempuan yang mengalami gejala parah PMS sampai harus bertemu dengan ahli kesehatan. Sebagian perempuan lainnya memang ada yang tidak begitu merasakan gejala yang parah ketika PMS atau haid. Meski begitu, sebagian besar merasa sulit untuk berkonsentrasi seperti sedia kala. Rasanya kegiatan yang ingin dilakukan hanyalah selimutan di ranjang sambil menggunakan piyama longgar dan menonton Netflix.

tidur
PMS dan haid sering menjadi masalah perempuan. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Ketika sedang berada di dalam kondisi yang tidak menyenangkan, makan bisa menjadi salah satu kegiatan penghibur. Beberapa makanan tertentu juga bisa berkontribusi meredakan gejala PMS. "Nutrisi yang baik bisa membuat sistem reproduksimu seperti mesin yang terminyaki dengan baik, yang dikuatkan dengan makanan yang benar," ungkap penulis buku The Better Period Food Solution: Eat Your Way to a Lifetime of Healthier Cycles, Tracy Lockwood, MS, RD, CDN, kepada The Soothe.

Baca juga:

Ternyata Kepribadianmu Bisa Melindungi Dari Serangan Penyakit

National Library of Medicine merilis studi dari Harvard dan University of Iowa pada 2011 yang menyebut susu memiliki riboflavin (vitamin B2) yang tinggi sehingga bisa meredakan gejala PMS. Begitu juga dengan produk dairy lainnya seperti keju dan yogurt, makanan-makanan itu mengandung kalsium yang membantu meredakan perut kembung dan vitamin D yang juga membuat kalsium semakin mudah diserap tubuh.

Cottage cheese cocok untuk anjing. (Foto pixabay/Enotovyj)
Keju dan produk dairy lainnya bisa menjadi comfort food kamu. (Foto pixabay/Enotovyj)

Jika kamu pencinta sayur-sayuran, pilih sayur berdaun gelap seperti bayam dan kangkung. Sayur berdaun gelap biasanya tinggi akan kandungan zat besi, vitamin C yang membantu penyerapan zat besi lebih mudah ke tubuh, serta kaya kalsium. Seluruh nutrisi itu mampu meredakan gejala PMS. Kandungan magnesium dari sayuran itu juga bisa memperbaiki suasana hati.

Makanan lain yang bisa kamu jadikan camilan antara lain jeruk mandarin yang kaya akan vitamin C. Tidak hanya itu, aroma citrus juga terbukti bisa membuat tubuh lebih tenang dan nyaman. Kamu juga bisa mengonsumsi makanan kaya nutrisi seperti avokad, salmon, telur omega tiga, dan kacang-kacangan. (SHN)

Baca juga:

Coba Malam Ini, 3 Posisi Tidur Ini Sangat Menyehatkan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Bagikan