Kesehatan

Ternyata Kepribadianmu Bisa Melindungi Dari Serangan Penyakit

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Agustus 2019
Ternyata Kepribadianmu Bisa Melindungi Dari Serangan Penyakit

Kepribadian bisa mempengaruhi kekebalan sistem imun. (Foto: inc.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPERTI tidak ada kaitannya, memang dianggap konyol bagaimana mungkin kepribadianmu bisa berhubungan dengan kesehatan atau kekebalan seseorang terhadap serangan penyakit. Meskipun begitu, hasil penelitian yang dilakukan oleh University of Nottingham ternyata berkata lain lho!

Penelitian yang dilakukan tahun 2014 ini menunjukkan hasil tes yang menyimpulkan bahwa kepribadian seseorang bisa memperngaruhi kekebalan tubuh terhadap penyakit lewat beberapa sampel darah dari gen yang berbeda. Yuk kita lihat kesimpulan dari penelitian tersebut.

Baca juga:

Ilmuwan: Kepribadian Seseorang Bisa Diketahui dari Cara Menggunakan Ponsel

1. Sampel darah dari partisipan yang memiliki lima dimensi kepribadian yang berbeda

Ternyata Kepribadianmu Bisa Melindungi Dari Serangan Penyakit
Tes darah dilakukan dalam penelitian ini. (Foto: New Atlas)

Dilansir dari laman sciencedaily, para ilmuwan dari University of Nottingham melakukan penelitian terhadap hubungan antara kesehatan dengan kepribadian seseorang.

Dari penelitian yang dilakukan pada bulan Desember 2014 tersebut, mereka menggunakan sampel darah dari partisipan yang telah melakukan tes lima dimensi kepribadian antara lain extroversion, neuroticism, opennes, agreeablesness, dan conscientiusness.

2. Ekstrovert lebih kebal penyakit

Ternyata Kepribadianmu Bisa Melindungi Dari Serangan Penyakit
Ekstrovert lebih kebal penyakit. (Foto: Fimela.com)

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para partisipan yang memiliki kepribadian ekstrovert secara signifikan dikaitkan dengan peningkatan gen pro-inflammatory yang membantu memberantas penyakit. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrovert lebih kuat dan memiliki kekebalan sistem imun yang lebih aktif.

Baca juga:

4 Zodiak ini Ternyata Pintar Menyembunyikan Kepribadian Asli Mereka

3. Introverts lebih rentan sakit

Ternyata Kepribadianmu Bisa Melindungi Dari Serangan Penyakit
Introvert dianggap lebih rentan sakit daripada ekstrovert. (Foto: BBC)

Sedangkan orang dengan kepribadian yang lebih teliti atau lebih berhati-hati seperti para introvert, memiliki ekspresi gen pro-inflammatory yang kurang daripada para ekstrovert, sehingga lebih rentan terserang penyakit.

4. Kenapa kepribadian bisa terkait dengan kesehatan?

Ternyata Kepribadianmu Bisa Melindungi Dari Serangan Penyakit
Apa kaitannya? (Foto: kiplinger.com)

Meskipun telah disimpulkan bahwa ekstrovert lebih memiliki imun yang kuat, tetapi para ilmuwan belum bisa memastikan apakah kepribadian yang mempengaruhi biologi atau biologi yang mempengaruhi kepribadian seseorang. Meskipun begitu, mereka memiliki tebakan dengan eksposur yang sederhana.

Semakin sering kamu keluar dan berhubungan dengan orang banyak, maka akan lebih banyak kesempatan kamu berhubungan dengan segala jenis bakteri atau virus yang bisa membuatmu merasa sakit.

Maka dari itu, tubuhmu akan memberikan warning terhadap sistem kekebalan tubuh sehingga mereka akan bekerja lebih berat. Maka dari itu banyaknya bakteri yang telah dikenal oleh tubuhmu akan membuat dinding pertahanan yang lebih kuat agar kamu tidak mudah terserang penyakit.

Mudahnya, tubuhmu sudah terbiasa dengan banyak bakteri dan telah tahu cara membuat pertahanannya sehingga kamu tidak mudah terserang penyakit. (shn)

Baca juga:

Psikopat dan Sosiopat, Ketahui Dahulu Perbedaan Keduanya

#Info Kesehatan #Kepribadian #Kesehatan #Penyakit #Sistem Kekebalan Tubuh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - 4 menit lalu
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Dunia
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Seorang pekerja laboratorium di Rusia meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus Pes. Namun, penyebabnya masih misterius.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan