Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Okupansi Kereta Api Melampaui 140 Persen pada Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Okupansi Kereta Api Melampaui 140 Persen pada Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Penumpang Kereta Api Jarak Jauh. (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat fase arus balik Angkutan Lebaran 2026 mencapai puncaknya dengan lonjakan volume pelanggan yang signifikan.

Dalam empat hari berturut-turut, KAI mencatat volume pelanggan tertinggi selama periode Lebaran 2026 dengan tingkat okupansi melampaui 140 persen.

Pada 22 Maret tercatat 242.810 pelanggan (150,7 persen), meningkat pada 23 Maret menjadi 247.025 pelanggan (154,1 persen), kemudian mencapai puncak pada 24 Maret dengan 250.650 pelanggan (153,4 persen), dan tetap tinggi pada 25 Maret sebanyak 230.784 pelanggan (141,2 persen).

Capaian tersebut melampaui rekor volume harian tertinggi tahun sebelumnya yang berada pada 223.348 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh.

Lonjakan ini menunjukkan arus balik yang berlangsung kuat sekaligus lebih merata, seiring pola perjalanan masyarakat yang kembali ke kota asal setelah Idulfitri.

Hingga 26 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket Angkutan Lebaran telah mencapai 4.479.481 atau 99,6 persen dari total kapasitas 4.498.696 tempat duduk. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api pada momentum Lebaran.

Baca juga:

Arus Balik Lebaran, 21 Ribu Penumpang Kereta Cepat Whoosh Dominasi Arah Bandung–Jakarta

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tren ini mencerminkan perubahan perilaku perjalanan yang semakin terencana.

“Kereta api menjadi pilihan karena nyaman, terjadwal, dan memberikan kepastian perjalanan,” ujar Anne di Jakarta, Kamis (26/3).

Secara spesifik, penjualan tiket Kereta Api Jarak Jauh telah mencapai 3.809.761 atau 106,7 persen dari total kapasitas 3.571.760 tempat duduk.

Sementara itu, KA Lokal mencatat penjualan 669.720 tiket atau 72,3 persen dari total 926.936 tempat duduk, dengan ketersediaan kursi yang masih dapat dimanfaatkan pada sejumlah relasi.

Sepanjang periode 11 hingga 25 Maret 2026, KAI telah melayani 3.407.548 pelanggan di Pulau Jawa dan Sumatra, terdiri dari 2.859.152 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dan 548.396 pelanggan KA Lokal. Angka ini menunjukkan mobilitas yang terus tumbuh dan tersebar di berbagai wilayah.

Memasuki 26 Maret 2026, tren arus balik masih berlangsung. Hingga pagi hari, sebanyak 196.401 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh telah dijadwalkan berangkat dengan okupansi sementara mencapai 120,2 persen, dan jumlah ini masih berpotensi bertambah seiring penjualan yang terus berlangsung.

KAI mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan alternatif perjalanan dengan memilih tanggal keberangkatan maupun relasi yang berbeda.

Pada periode ini, KAI juga menghadirkan Promo Silaturahmi berupa diskon tiket 20 persen untuk kelas eksekutif yang berlaku untuk pembelian dan keberangkatan 25 Maret hingga 1 April 2026.

Baca juga:

Hari Pertama Arus Balik, 51 Ribu Pemudik Kereta Tiba di Jakarta

Anne menjelaskan bahwa tingkat okupansi di atas 100 persen merupakan hal yang umum dalam operasional kereta api jarak jauh.

“Dalam satu perjalanan, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi berbeda. Skema ini membuat jumlah pelanggan yang dilayani dapat melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia,” jelas Anne.

Beberapa kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Lebaran antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.

“Dengan kapasitas yang masih tersedia, masyarakat dapat merencanakan perjalanan arus balik secara lebih fleksibel agar perjalanan tetap nyaman dan lancar bersama kereta api,” tutup Anne. (Knu)

#PT KAI #Kereta Api #Arus Balik #Arus Balik Mudik #Lebaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Kelas eksekutif KAI kini makin diminati. Jumlah penumpang naik menjadi 7,5 juta pada semester I 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Indonesia
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Pola operasi berhenti luar biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Indonesia
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
KAI menangani 320 titik perlintasan kereta sepanjang Januari–7 Juli 2026, termasuk menutup 225 perlintasan liar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
Indonesia
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Polresta Surakarta amankan pasangan penumpang KRL yang membuang bayi hasil hubungan gelap di toilet KA Sancaka. Pelaku dijerat pasal KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Indonesia
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
PT KAI menemukan 12.656 barang tertinggal di kereta dan stasiun selama enam bulan pertama 2026. Nilainya mencapai Rp 8,8 miliar, dari tas hingga laptop dan perhiasan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
Indonesia
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Proses penyelidikan masih terus berlangsung. Pihaknya memastikan hak bayi ini dapat terpenuhi, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka Diberi Nama Bayu Nawasena Bhayangkara.
Indonesia
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Dari sisi posisi keuangan, total aset KAI Group mencapai Rp 105,43 triliun, naik 8,58% dibandingkan 2024 sebesar Rp 97,10 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
PT KAI Bukukan Keuntungan Rp 2,28 Triliun, Kas Dari Pelanggan Rp 28,59 Triliun
Indonesia
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Satreskrim Polresta Surakarta turun tangan mendalami kasus temuan bayi tersebut dengan menelusuri rekaman CCTV di dalam kereta api dan stasiun.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Indonesia
Stasiun Bogor Padat Penumpang, Peron akan Diperbanyak
Pengembangan ini disiapkan untuk mendukung operasional rangkaian KRL Commuter Line 12 kereta.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Stasiun Bogor Padat Penumpang, Peron akan Diperbanyak
Indonesia
Stasiun Gambir akan Dapat Upgrade, Jadi Seperti Mall dan Ada Tempat Menginap Penumpang
Pengembangan Gambir diarahkan agar ruang stasiun lebih produktif dan memberi manfaat lebih luas.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Stasiun Gambir akan Dapat Upgrade, Jadi Seperti Mall dan Ada Tempat Menginap Penumpang
Bagikan