Obama Khawatir Biden Dikalahkan Trump

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 28 Maret 2024
Obama Khawatir Biden Dikalahkan Trump

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. Foto: Dok/ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemilihan umum Presiden Amerika Serikat 2024 akan menjadi pemilihan presiden ke-60. Pemuli bakal diselenggarakan pada hari Selasa, 5 November 2024.

Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama memiliki kekhawatiran besar Joe Biden bisa kalah dari Donald Trump pada pemilu presiden AS pada November mendatang.

Baca juga:

Joe Biden Hubungi Prabowo, Ingin AS jadi Mitra Indonesia

Laporan The New York Times (NYT) melansir, Obama secara rutin menelepon para pembantu presiden petahana itu untuk berbagi nasihat,

Biden sendiri secara rutin melakukan kontak dengan Obama, baik untuk mengejar ketinggalan dalam pemilihan presiden atau berbicara tentang keluarga, kata laporan yang diterbitkan pada Selasa (26/3).

Obama kemudian secara rutin menghubungi Kepala Staf Gedung Putih Jeffrey Zients dan beberapa staf penting lainnya di kampanye Biden untuk "menyusun strategi" dan menyampaikan saran, lanjut laporan tersebut.

Tingkat keterlibatan antara Obama dan Biden serta stafnya menunjukkan dukungan mantan presiden tersebut terhadap Biden, kata laporan itu.

Menurut seorang ajudan seniornya, hal itu juga merupakan bukti keprihatinan besar Obama terhadap kemungkinan kemenangan Trump pada pemilu presiden 2024.

Ajudan tersebut, yang berbicara secara anonim, mengatakan, Obama selalu khawatir mengenai kemungkinan kekalahan Biden.

Obama disebut siap untuk berkontribusi bersama Biden dalam persaingan yang mungkin akan menghasilkan selisih kemenangan suara yang tipis di beberapa negara bagian.

Pemilu Amerika ini, di mana pemilih akan memilih presiden dan wakil presiden untuk masa jabatan empat tahun. Presiden petahana Joe Biden dari Partai Demokrat melawan pendahulunya Donald Trump dari Partai Republik yang keduanya bertarung untuk masa jabatan kedua. (*)

Baca juga:

Trump Ungguli Biden dalam Survei Pemilu AS 2024

#Barack Obama #Joe Biden #Donald Trump
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
AS mengklaim mendukung para pengunjuk rasa damai di seluruh dunia, termasuk di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Dunia
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Trump mengatakan uang hasil penjualan akan berada di bawah kendalinya dan digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
 Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Dunia
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Trump mengatakan minyak itu akan dijual pada harga pasar, dan hasilnya akan dikontrol oleh dirinya sebagai Presiden Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Dunia
Niat Caplok Greenland, AS Bahas Opsi Gunakan Kekuatan Militer
Berbagai opsi dipertimbangkan pihak AS untuk Greenland, mulai dari pembelian hingga penggunaan militer.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Niat Caplok Greenland, AS Bahas Opsi Gunakan Kekuatan Militer
Bagikan