Obama: Kesepakatan Nuklir dengan Iran Buat Dunia Lebih Aman

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Minggu, 19 Juli 2015
Obama: Kesepakatan Nuklir dengan Iran Buat Dunia Lebih Aman

capture VoA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Presiden Obama, dalam menanggapi kesepakatan nuklir Iran dengan Amerika Serikat, menyatakan bahwa, "perjanjian ini akan membuat Amerika dan dunia lebih aman," ujarnya melalui siaran pers yang dilansir laman The Guardian pada Sabtu (18/07) lalu.

Sebanyak 159 halaman perjanjian antara Amerika Serikat, aliansi AS dan Iran sudah mencapai tahap final di Wina, Austria. Kali ini, Obama menggunakan momentum tercapainya perjanjian untuk meraih simpati publik dan meyakinkan dunia bahwa kesepakatan yang diraih akan menimbulkan perdamaian bagi seluruh dunia.

Obama tidak menafikkan, bahwa kesepakatan ini pada teknisnya pasti akan menemui hambatan. Namun, ia meyakini bahwa perjanjian AS-Iran akan menandai babak baru dalam sejarah perjanjian nuklir.

Sebelum diimplementasikan, kesepakatan ini ditinjau terlebih dahulu oleh Kongres Amerika Serikat. Pada prosesnya, terdapat beberapa poin yang menjadi perdebatan. Namun secara prinsip, seluruh elemen pemerintahan di Amerika Serikat menyambut baik perjanjian yang bertahun-tahun selalu terhambat itu.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton menambahkan, bahwa dirinya secara personal mendukung perjanjian antara Iran dan AS. Hal ini diyakinkan dapat mencegah terjadinya eskalasi pembuatan nuklir di Iran.

"Tidak dapat dipungkiri bahwa nuklir Iran turut mengancam keamanan dunia. Amerika Serikat harus secara transparan, efisien dan sigap mengawal perjanjian ini," tandas Clinton.

 

BACA JUGA:

Jepang akan Kurangi Emisi Sebanyak 26 Persen di Tahun 2030

ISIS Klaim Serangan yang Menewaskan 5 Tentara Mesir

ISIS Eksekusi Mati Seorang Wartawan di Irak

Bangunan Runtuh di New Delhi, 4 Orang Tewas

Sebuah Serangan Kelompok Bersenjata Bunuh 11 Tentara Aljazair

#Hillary Clinton #Barack Obama #Nuklir Iran
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Dunia
AS dan Iran Dikabarkan Segera Tandatangani Perdamaian, Pengayaan Nuklir Iran Masih Diperdebatkan
Laporan menyebut Presiden AS Donald Trump menunda operasi baru di Selat Hormuz guna mempertahankan gencatan senjata karena ada kemajuan dalam perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
AS dan Iran Dikabarkan Segera Tandatangani Perdamaian, Pengayaan Nuklir Iran Masih Diperdebatkan
Dunia
Peringatan Keras Trump ke Paus Leo XIV: Anda Tidak Bisa Biarkan Iran Punya Senjata Nuklir, Jutaan Orang akan Mati
Trump mengungkapkan kekhawatirannya secara langsung kepada pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Peringatan Keras Trump ke Paus Leo XIV: Anda Tidak Bisa Biarkan Iran Punya Senjata Nuklir, Jutaan Orang akan Mati
Indonesia
Serangan AS dan Israel ke PLTN Iran Dikecam, Bisa Sebabkan Kecelakaan Radiasi Serius
Uni Eropa menegaskan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur energi Iran merupakan tindakan ilegal dan tidak dapat diterima.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Serangan AS dan Israel ke PLTN  Iran Dikecam, Bisa Sebabkan Kecelakaan Radiasi Serius
Dunia
Perundingan Nuklir Masih Buntu, Trump Dapat Arahan Berbagai Opsi Militer ke Iran
Trump telah menerima pengarahan tentang berbagai opsi militer yang bisa diambil terhadap Iran dari Laksamana Madya Brad Cooper, Kepala Komando Pusat AS
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Perundingan Nuklir Masih Buntu, Trump Dapat Arahan Berbagai Opsi Militer ke Iran
Indonesia
Iran dan AS Buka Babak Baru Pembicaraan Nuklir
Teheran dan Washington telah menggelar dua putaran pembicaraan tidak langsung di bawah mediasi Oman sejak diplomasi nuklir
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Februari 2026
Iran dan AS Buka Babak Baru Pembicaraan Nuklir
Indonesia
AS Siaga Tempur, Trump Desak Iran Segera Teken Kesepakatan Nuklir Baru Pasca 'Midnight Hammer'
Trump memperingatkan bahwa jika diplomasi menemui jalan buntu, tindakan militer berikutnya akan membawa dampak yang jauh lebih merusak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Februari 2026
AS Siaga Tempur, Trump Desak Iran Segera Teken Kesepakatan Nuklir Baru Pasca 'Midnight Hammer'
Indonesia
Donald Trump Peringatkan Iran Jangan Coba-Coba Bangun Nuklir Baru
Perundingan ini diprediksi akan berjalan alot karena adanya perbedaan kerangka pembahasan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Donald Trump Peringatkan Iran Jangan Coba-Coba Bangun Nuklir Baru
Dunia
IAEA Sebut Inspektur Nuklir telah Tinggalkan Iran
Iran secara resmi menangguhkan kerja sama mereka dengan badan pengawas nuklir PBB.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 Juli 2025
IAEA Sebut Inspektur Nuklir telah Tinggalkan Iran
Dunia
Presiden Iran Perintahkan Penghentian Kerja Sama dengan Badan Nuklir PBB IAEA, Buka Peluang Pengayaan Uranium ke Tingkat Senjata
Belum jelas apa dampak keputusan ini terhadap IAEA, badan pengawas nuklir di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Dwi Astarini - Kamis, 03 Juli 2025
Presiden Iran Perintahkan Penghentian Kerja Sama dengan Badan Nuklir PBB IAEA, Buka Peluang Pengayaan Uranium ke Tingkat Senjata
Dunia
Kepala IAEA Sebut Iran Negara Maju, Serangan AS tak Hilangkan Kemampuan Memperkaya Nuklir
Iran dapat mulai memproduksi uranium yang diperkaya dalam beberapa bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 01 Juli 2025
Kepala IAEA Sebut Iran Negara Maju, Serangan AS tak Hilangkan Kemampuan Memperkaya Nuklir
Bagikan