AS dan Iran Dikabarkan Segera Tandatangani Perdamaian, Pengayaan Nuklir Iran Masih Diperdebatkan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
AS dan Iran Dikabarkan Segera Tandatangani Perdamaian, Pengayaan Nuklir Iran Masih Diperdebatkan

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Amerika Serikat dan Iran dikabarkan hampir menandatangani nota kesepahaman sepanjang satu halaman untuk mengakhiri perang serta menetapkan kerangka negosiasi nuklir yang lebih rinci.

Dilansir Axios, AS berharap Iran dapat merespons dalam waktu 48 jam terhadap isu-isu utama.

Menurut laporan tersebut, kondisi itu adalah kesepakatan terdekat yang pernah dicapai keduanya sejak perang dimulai pada akhir Februari lalu.

Dalam draf kesepakatan tersebut, Iran diminta menangguhkan pengayaan nuklir, Amerika harus mencabut sanksi dan membebaskan dana yang dibekukan, serta keduanya harus melonggarkan pembatasan transit di jalur Selat Hormuz.

Baca juga:

Trump Kembali Ultimatum Iran Soal Nuklir, Uni Eropa Desak Pemulihan Selat Hormuz

Dari sumber Axios, banyak ketentuan bergantung pada kesepakatan akhir AS dan Iran, sehingga hal itu bisa menimbulkan risiko konflik baru maupun gencatan senjata yang sudah berkepanjangan menjadi tak terselesaikan.

Laporan menyebut Presiden AS Donald Trump menunda operasi baru di Selat Hormuz guna mempertahankan gencatan senjata karena ada kemajuan dalam perundingan.

Draf nota kesepahaman berisi 14 poin tersebut sedang dinegosiasikan oleh dua orang utusan Trump, yakni Steve Witkoff dan Jared Kushner, bersama dengan sejumlah pejabat Iran. Negosiasi itu dilakukan baik secara langsung maupun melalui mediator.

Rancangan itu juga mencakup penghentian perang dan dimulainya masa negosiasi selama 30 hari mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz, pembatasan program nuklir Iran, serta pencabutan sanksi.

Perundingan lanjutan mungkin akan dilakukan di Islamabad atau Jenewa. Selama periode itu, pembatasan pelayaran Iran dan blokade laut AS akan dilonggarkan secara bertahap.

Axios juga melaporkan Amerika dapat kembali memberlakukan blokade atau melanjutkan aksi militer jika perundingan gagal mencapai hasil.

Namun, durasi moratorium pengayaan nuklir Iran masih menjadi perdebatan. Iran mengusulkan lima tahun, sementara Amerika menginginkan hingga 20 tahun, dengan perkiraan kompromi berkisar 12 hingga 15 tahun.

Di sisi lain, pemerintahan Presiden Donald Trump menilai Iran sebagai ancaman utama yang datang dari Timur Tengah.

“Ancaman terbesar bagi Amerika Serikat yang berasal dari Timur Tengah datang khususnya dari Iran, baik secara langsung melalui kemampuan nuklir dan misilnya, maupun secara tidak langsung lewat miliaran dolar yang disalurkan kepada kelompok teror proksinya, termasuk Hezbollah,” katanya.

#Nuklir Iran #Amerika Serikat #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Tim Ahli dari Amerika Serikat dan Hong Kong Akan Bantu Operasi Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
Operasi salvage dilakukan untuk menangani kapal yang mengalami kecelakaan, terutama ketika kapal tenggelam, terbalik, kandas, atau mengalami kerusakan berat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tim Ahli  dari Amerika Serikat dan Hong Kong Akan Bantu Operasi Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
Dunia
Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Jika denda tetap diberlakukan, peminjam seharusnya membayar sekitar USD 12.055 atau sekitar Rp 200 juta.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Bagikan