Perundingan Nuklir Masih Buntu, Trump Dapat Arahan Berbagai Opsi Militer ke Iran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Perundingan Nuklir Masih Buntu, Trump Dapat Arahan Berbagai Opsi Militer ke Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Putaran ketiga perundingan antara AS dan Iran terkait program nuklir Iran di Jenewa berakhir tanpa kesepakatan, karena kedua pihak belum mencapai konsensus terkait isu-isu utama, menurut Wall Street Journal, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Selama perundingan tersebut, para pejabat AS menuntut agar Iran menghancurkan fasilitas nuklirnya di Fordow, Natanz, dan Isfahan, serta mentransfer semua uranium yang diperkaya sisanya ke AS, kata sumber tersebut.

Iran menolak gagasan memindahkan cadangan uraniumnya ke luar negeri dan menyatakan ketidaksetujuannya terhadap penghentian operasi pengayaan uranium, pembongkaran fasilitas nuklir, dan pemberlakuan pembatasan pada programnya, menurut laporan surat kabar tersebut.

Presiden AS Donald Trump telah menerima pengarahan tentang berbagai opsi militer yang bisa diambil terhadap Iran dari Laksamana Madya Brad Cooper, Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM).

Baca juga:

Ikuti Perjanjian Tarif Trump, RUU Ketenagakerjaan Bakal Masukan PKWT dan Alih Daya

Mengutip sumber internal Gedung Putih, menyebutkan bahwa Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan sekaligus penasihat militer tertinggi presiden, juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Pengarahan itu disampaikan di tengah putaran ketiga perundingan tak langsung antara delegasi AS dan Iran di Jenewa, Swiss, yang membahas program nuklir dan rudal balistik Iran.

Usai perundingan, Menteri Luar Negeri (Menlu) Oman Badr al-Busaidi, yang bertindak sebagai mediator, melaporkan adanya "kemajuan signifikan" dalam negosiasi tersebut.

Menlu Iran Abbas Araghchi menyatakan kedua pihak menunjukkan keseriusan dan semakin dekat menuju kesepakatan pada isu-isu tertentu.

Perundingan tingkat teknis akan berlangsung di Wina, Austria, pekan depan.

Sumber ABC News, sejumlah politisi Partai Republik dan pejabat pemerintahan Trump secara tertutup menyarankan agar Israel saja yang memimpin serangan ke Iran.

Hingga Kamis, belum jelas apakah Trump menyetujui usulan tersebut. Namun, Trump dilaporkan semakin frustrasi karena Iran menolak tuntutannya untuk membatasi pengayaan uranium dan aktivitas rudal balistik mereka.

"Media bisa terus berspekulasi tentang apa yang dipikirkan presiden sesuka mereka, tetapi hanya Presiden Trump yang tahu apa yang mungkin atau tidak mungkin ia lakukan," kata wakil juru bicara Gedung Putih Anna Kelly.

#Donald Trump #Nuklir Iran #Amerika Serikat
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS, FIFA Buka Suara
Wasit asal Somalia, Omar Artan, dilarang masuk ke AS. Ia pun gagal memimpin pertandingan Piala Dunia 2026, meski sudah dipilih FIFA.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS, FIFA Buka Suara
Olahraga
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Timnas Iran sudah tiba di Meksiko jelang Piala Dunia 2026. Namun, mereka mengkritik FIFA atas visa yang dinilai bermasalah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Indonesia
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Iran menuntut Amerika Serikat untuk segera mencairkan sedikitnya 50 persen aset asing miliknya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Dunia
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Pulau Qeshm dan sebuah kapal tanker minyak milik mereka di Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Bagikan