MerahPutih.com - Sebanyak 933 pemudik yang kembali ke Jakarta terkonfirmasi positif COVID-19.
Mereka terjaring operasi pemeriksaan swab antigen yang tersebar di perbatasan wilayah Jakarta.
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut, angka tersebut berdasarkan data yang dihimpun selama masa penyekatan arus balik Lebaran.
Baca Juga:
Penyekatan Mudik Berakhir, Tercatat 3,4 Juta Kendaraan Keluar dan Masuk Jakarta
"Setidaknya, hal ini bisa meminimalisir laju penyebaran COVID-19 di wilayah Polda Metro Jaya dan sekitarnya," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/6).
Ratusan pemudik yang terkonfirmasi reaktif COVID-19 itu kekinian tengah menjalani isolasi.
Mereka di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet dan rumah sakit rujukan lainnya.
"Kasus positif COVID-19 di DKI dan sekitarnya relatif dapat dikendalikan meski sempat naik, namun saat ini sudah menunjukkan adanya perbaikan," katanya.
Di sisi lain, Fadil Imran memberikan penghargaan kepada 149 tenaga kesehatan (nakes) dari unsur TNI-Polri.
Para nakes tersebut terlibat dalam Operasi Ketupat Jaya yang melakukan penyekatan selama mudik Lebaran 2021.
Sebanyak 149 nakes tersebut terbagi dalam beberapa unsur. Puluhan dari unsur TNI-Polri, serta belasan lainnya dari mitra kepolisian.
Fadil Imran mengatakan, peranan para nakes sangat penting dalam menekan laju penyebaran COVID-19 saat masa libur Lebaran lalu.
Meski telah adal larangan pemerintah, pihak kepolisian mencatat ada 1,5 juta warga Jakarta yang diketahui tetap memaksa mudik.
"Saya bisa merasakan kondisi fisik dan kesabaran rekan-rekan nakes dengan menghadapi saudara kita yang mudik dengan berbagai perilaku dan tindakan," ungkap mantan Kapolres Jakarta Barat ini.
Baca Juga:
Polri mengapresiasi para nakes yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
"Terima kasih atas kesabaran dan keikhlasan yang telah saudara berikan," katanya lagi.
Untuk itu, mantan Kapolda Jatim ini menyebutkan, peran para nakes tersebut dalam menjaga penyebaran COVID-19 menjadi penting.
Lewat kebijakan pemeriksaan surat bebas COVID-19 dan layanan swab antigen gratis, Fadil menyebut penyebaran COVID-19 di Jakarta bisa dikendalikan. (Knu)
Baca Juga:
Sepanjang Larangan Mudik, KRL Yogyakarta-Solo Angkut 48.572 Penumpang