Novel Baswedan Cs Bakal Ikut Seleksi Capim KPK, Ini Daftarnya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Juni 2024
Novel Baswedan Cs Bakal Ikut Seleksi Capim KPK, Ini Daftarnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dipastikan bakal ikut dalam seleksi calon pimpinan (Capim) KPK.

Bukan cuma Novel, sejumlah mantan pegawai KPK yang dipecat Firli Bahuri lewat Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) juga bakal ikut seleksi Capim KPK.

Hal ini dikonfirmasi Praswad Nugraha selaku Ketua IM57+ Institute, wadah yang menaungi eks pegawai KPK yang disingkirkan oleh Firli.

"Betul, beberapa anggota IM57+ Institute bermaksud mendaftar Capim KPK," kata Praswad saat dikonfirmasi, Jumat (28/6).

Baca juga:

Syarat Ketat Polisi jika Ingin Jadi Capim KPK, Wajib Dites Rekam Jejak dan Kualitasnya

Lebih lanjut, Praswad mengatakan ia bersama sejawat eks KPK berniat ikut seleksi Capim KPK, karena melihat kondisi lembaga antirasiah itu yang semakin mengkhawatirkan.

Pasalnya, beberapa pimpinan melakukan pelanggaran kode etik, bahkan eks Ketua KPK Firli Bahuri menjadi tersangka dalam kasus pidana umum.

Selain itu, kata Praswad, tergerusnya kepercayaan publik ke KPK sampai di level terendah dibandingkan 8 lembaga negara berdasarkan survey Litbang Kompas.

"Maka kami terpanggil untuk mendaftar dan memperbaiki KPK kembali ke latar belakang pendiriannya sebagai anak kandung reformasi, lembaga independen dan berintegritas yang menjadi harapan terakhir dari seluruh rakyat indonesia," tegas dia.

Baca juga:

Kepala BPKP Jadi Ketua Pansel Capim KPK

Mengingat adanya batasan usia 50 tahun untuk ikut seleksi Capim KPK, para anggota IM57+ Institute pun menggugat masalah tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Mereka berharap MK bisa memutuskan untuk menghapus batasan usia tersebut, agar para eks pegawai KPK bisa lolos seleksi administrasi Capim KPK.

Baca juga:

Nurul Ghufron Isyaratkan Maju Lagi Jadi Capim KPK

Berikut anggota IM57+ Institute yang bakal maju seleksi Capim KPK:

1. Mochammad Praswad Nugraha

2. ??Novel Baswedan

3. ?Harun Al-Rasyid

4. ?Budi Agung Nugroho

5. ?Andre Dedy Nainggolan

6. ?Herbert Nababan

7. ?Andi Abd Rachman Rachim

8. Rizka Anungnata

9. ?Juliandi Tigor Simanjuntak

10. ?March Falentino

11. ?Farid Andhika

12. ?Waldy Gagantika.

(Pon)

#KPK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK Seret Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Siapa Menyusul?
KPK resmi menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor sebagai tersangka baru dalam pusaran kasus suap pejabat Bea Cukai Kemenkeu. Simak update selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
KPK Seret Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Siapa Menyusul?
Indonesia
KPK Geledah Kantor DLH Klaten Selama 7 Jam, Sejumlah Dokumen Disita
KPK menggeledah kantor DLH Klaten pada Kamis (29/10). Penyidik KPK membawa dua koper berisi barang bukti.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
KPK Geledah Kantor DLH Klaten Selama 7 Jam, Sejumlah Dokumen Disita
Indonesia
KPK Hanya Geledah Kantor Bea Cukai Kudus, Tidak Bawa Pegawai
Ruwiya mengaku belum memperoleh informasi secara lengkap mengenai barang atau data yang dibawa tim KPK dari kantor tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
KPK Hanya Geledah Kantor Bea Cukai Kudus, Tidak Bawa Pegawai
Indonesia
KPK Geledah Bea Cukai dan Pabrik Rokok di Kudus
Di tengah kegiatan penggeledahan, aktivitas pelayanan dan pekerjaan pegawai di kantor tersebut masih berlangsung.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
KPK Geledah Bea Cukai dan Pabrik Rokok di Kudus
Indonesia
KPK Masih Tutup Rapat Jadwal Panggilan Pemeriksaan Ketiga Nusron Wahid
KPK masih merahasiakan jadwal pemanggilan ketiga Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap HGB Summarecon Bogor. Cek info selengkapnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
KPK Masih Tutup Rapat Jadwal Panggilan Pemeriksaan Ketiga Nusron Wahid
Indonesia
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Ia menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan BNPB.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Indonesia
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Sestama BNPB Rustian kembali diperiksa KPK terkait dugaan korupsi dana siap pakai penanganan bencana usai sempat dilepas saat OTT. Cek faktanya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Indonesia
Usul Cerdas KPK di RUU Perampasan Aset: Harta Pejabat di Luar LHKPN Bisa Dirampas Negara
KPK mengusulkan RUU Perampasan Aset agar berwenang menyita harta pejabat yang tidak dilaporkan di LHKPN. Simak ulasan dan fakta hukum lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Usul Cerdas KPK di RUU Perampasan Aset: Harta Pejabat di Luar LHKPN Bisa Dirampas Negara
Berita Foto
Suhendrik Jalani Pemeriksaan Lanjutan Kasus Korupsi Iklan Bank BJB
Tersangka Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WBE) Suhendrik, usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Oktober 2026
Suhendrik Jalani Pemeriksaan Lanjutan Kasus Korupsi Iklan Bank BJB
Indonesia
Geledah Kantor BPK dan 2 Rumah di Jateng, KPK Menyita Uang Diduga Hasil Korupsi
Kasus tersebut bermula ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan dengan menangkap Hamenang, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan Jawa Tengah
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Geledah Kantor BPK dan 2 Rumah di Jateng, KPK Menyita Uang Diduga Hasil Korupsi
Bagikan