Nina Tamam Dukung Penuh Acara Konser "Musika Foresta"

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 10 Mei 2017
Nina Tamam Dukung Penuh Acara Konser

Nina Tamam (Foto: merahputih.com/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pergelaran acara konser 'Musika Foresta' akan segera diadakan pada Sabtu (13/5) ini di Balai Sarbini, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Konser yang digelar untuk menyosialisasikan pentingnya menjaga kelestarian hutan Indonesia ini didukung oleh sejumlah artis ternama.

Nina Tamam adalah salah satunya. Mantan personel grup musik "Warna" ini sangat antusias dan mendukung penuh diselenggarakannya konser tersebut.

"Aku senang dan dukung gerakan seperti ini, anak muda Indonesia yang peduli dan mau bergerak dengan pesan-pesan yang positif dan dengan cara yang menarik," ungkap Nina ketika berbicara di acara konferensi pers (10/5) di Kafe Serendipity, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Nina mengaku turut bangga dapat berpartisipasi dalam konser tersebut. Ia mengatakan hutan-hutan di Indonesia memang perlu dilestarikan. Kurangnya rasa peduli masyarakat kota akan kelestarian hutan membuat Nina ingin berpartisipasi dalam acara konser yang diadakan oleh gerakan Hutan Itu Indonesia.

Wanita berusia 42 tahun ini berharap setelah konser 'Musika Foresta', rasa peduli masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan terus berkembang.

"Aku bangga bisa jadi bagian Musika Foresta, dan sangat berharap makin banyak orang yang akan terinspirasi untuk menjaga hutan dan merayakan keindahan hutan Indonesia," pungkasnya.

Selain artikel ini, baca juga Prilly Latuconsina Boyong Adiknya Nonton Konser Coldplay di Singapura

#Nina Tamam #Konser Musika Foresta #Hutan Itu Indonesia #Hutan #Riri Silalahi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap Indonesia berhasil menekan karhutla hingga 86 persen dalam satu dekade terakhir saat forum PBB di New York.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Indonesia
Deforestasi Tahun 2025 Menggila, DPR RI Ingatkan Kemenhut Jangan Main Mata dengan Perusak
Jaelani menilai kejadian di Sumatera merupakan harga mahal yang harus dibayar akibat kelalaian menjaga ekosistem
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Deforestasi Tahun 2025 Menggila, DPR RI Ingatkan Kemenhut Jangan Main Mata dengan Perusak
Indonesia
Prabowo Ingin Bentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional, DPR Ingatkan Fungsi Konservasi
Anggota DPR Daniel Johan menanggapi rencana Presiden Prabowo membentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional. Tekankan fungsi konservasi jadi prioritas utama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Prabowo Ingin Bentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional, DPR Ingatkan Fungsi Konservasi
Indonesia
Penertiban Kawasan Hutan Jadi Prioritas, Prabowo Gelar Ratas di Sela Lawatan ke London
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dari London untuk membahas kinerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan yang dibentuk sejak 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Penertiban Kawasan Hutan Jadi Prioritas, Prabowo Gelar Ratas di Sela Lawatan ke London
Indonesia
Satgas PKH Kantongi Rp 5,27 Triliun Dari Denda 48 Perusahaan di Kawasan Hutan
Selain pembayaran yang telah diterima, Satgas PKH mencatat masih terdapat potensi penerimaan denda dari sektor perkebunan sawit.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Satgas PKH Kantongi Rp 5,27 Triliun Dari Denda 48 Perusahaan di Kawasan Hutan
Indonesia
Satgas PKH Tindak 23 Subjek Hukum Pemicu Bencana Sumatera
Satgas PKH telah memasang pelang penertiban di 11 titik kawasan hutan yang diduga bermasalah.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Satgas PKH Tindak 23 Subjek Hukum Pemicu Bencana Sumatera
Indonesia
Melahirkan Sendiri dalam Hutan Maluku, Berahi Tega Habisi Nyawa Bayinya
Pelaku berjalan masuk ke hutan Wairia setelah merasakan tanda-tanda akan melahirkan. Proses persalinan dilakukan sendirian hingga bayi lahir.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Melahirkan Sendiri dalam Hutan Maluku, Berahi Tega Habisi Nyawa Bayinya
Indonesia
Satgas PKH Identifikasi 12 Korporasi Penyebab Banjir Sumatera, Sanksi Berat Menanti
Penetapan 12 korporasi ini berawal dari penyelidikan 31 perusahaan di tiga provinsi yang diduga melanggar ketentuan alih fungsi kawasan hutan di hulu sungai di Pulau Sumatera.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Satgas PKH Identifikasi 12 Korporasi Penyebab Banjir Sumatera, Sanksi Berat Menanti
Indonesia
Prabowo Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan: Kita Lawan Penyimpangan Puluhan Tahun!
Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, Satgas PKH akan terus melawan penyimpangan yang berlangsung lama.
Soffi Amira - Rabu, 24 Desember 2025
Prabowo Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan: Kita Lawan Penyimpangan Puluhan Tahun!
Indonesia
Satgas PKH Rebut 4 Juta Hektare Hutan, 20 Perusahaan Sawit dan 1 Tambang Ditagih Denda Rp 2,3 Triliun
Satgas PKH berhasil merebut kembali 4 juta hektare hutan ilegal. 20 perusahaan sawit dan satu tambang didenda Rp 2,34 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 24 Desember 2025
Satgas PKH Rebut 4 Juta Hektare Hutan, 20 Perusahaan Sawit dan 1 Tambang Ditagih Denda Rp 2,3 Triliun
Bagikan