NasDem Siap Berikan Kader Terbaiknya ke Jokowi, Jika Dianggap Penting

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 16 Juli 2019
NasDem Siap Berikan Kader Terbaiknya ke Jokowi, Jika Dianggap Penting

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. (ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai NasDem siap memberikan kader terbaiknya untuk ditempatkan di Kabinet Kerja Jilid II Joko Widodo-Ma'ruf Amin manakala dianggap penting oleh Presiden Jokowi.

"Kalau Bapak Presiden masih menganggap NasDem penting berada di kabinet, ditempatkan. Akan tetapi, kalau Bapak menganggap pembantu dari NasDem ini sontoloyo, jangan kasih apa-apa NasDem itu," kata Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh seperti dilansir Antara, Selasa (16/7).

Baca Juga: Nasdem Kisruh: Surya Paloh Digugat Anak Buahnya

Hal itu disampaikan oleh Surya Paloh di hadapan Presiden Jokowi yang membuka sekolah itu sekaligus memberikan kuliah umum bagi calon terpilih anggota DPR RI dari NasDem.

Joko Widodo dan Surya Paloh. (Antaranews)
Joko Widodo dan Surya Paloh. (Antaranews)

Menurutnya, saat ini merupakan masa-masa yang tidak mudah bagi Presiden Jokowi dalam menyusun kebinet kerja bersama Ma'ruf Amin.

"Presiden Jokowi sedang menimang-nimang dan menerima masukan-masukan terkait dengan susunan kabinet. Ada yang tulus, ada yang barangkali lips service, atau ada yang mencari cara mengambil keuntungan bagi kepentingan sendiri," kata Surya.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Mahal, Legislator Nasdem Donny Priambodo Minta Pemerintah Cari Solusi

Namun, kata dia, hal itu merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan di dunia ini. "Akan tetapi, yang diperlukan bagi Jokowi adalah orang yang berani menyatakan Jokowi tidak tepat, Jokowi kurang berani. Orang seperti ini harus disambut karena orang seperti itu merupakan sahabat sejati," katanya.

Hal itu, lanjut Surya, jauh lebih berarti dan lebih penting jika dibandingkan dengan ucapan manis tetapi tidak indah dan konsisten dalam hatinya.

"NasDem ingin mengawal kepemimpinan Jokowi 5 tahun ke depan. Tidak ada lagi yang perlu kami ragukan," katanya. (*)

Baca Juga: Cari Kebenaran OTT Gubernur Kepulauan Riau, NasDem Kirim Tim Investigasi

#Joko Widodo #Surya Paloh #Partai Nasdem
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Hasil studi mengonfirmasi bahwa arus perpindahan sentimen positif dari figur personal menuju institusi partai, khususnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 10 menit lalu
Daya Magis Jokowi Sukses Dongkrak Citra Positif PSI, Partai Anak Muda Tapi Rasa Mantan Presiden
Indonesia
Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan Polda Metro Jaya, Jokowi: Kita Ikuti Proses Hukum
Jokowi menanggapi penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah UGM. Ia menegaskan akan mengikuti proses hukum yang berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan Polda Metro Jaya, Jokowi: Kita Ikuti Proses Hukum
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Bagikan