Cari Kebenaran OTT Gubernur Kepulauan Riau, NasDem Kirim Tim Investigasi
Gubernur Kepri Nurdin Basirun. (Foto: ANTARA)
MerahPutih.com - Partai Nasdem akan melakukan investigasi langsung untuk mengetahui pasti perkara atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun.
Untuk itu, Sekjen Partai Nasdem, Johnny G Plate menyatakan telah mengirim tim ke Tanjungpinang untuk mencari informasi terpercaya terkait hal itu. Dan memastikan apa sebenarnya yang terjadi.
"Sehingga sebelum mengambil keputusan dengan tepat, kami harus mengumpulkan informasi yang cukup komplit dulu ya agar tidak salah. Oleh karena ini terkait dengan pemberantasan korupsi," kata Johnny kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/7).
Baca Juga: KPK Beberkan Kronologis OTT Gubernur Kepri Nurdin Basirun
Dalam memerangi praktik korupsi, Johnny menegaskan komitmennya dengan mendukung KPK. Karena itulah, Johnny menyebut partainya mengambil langkah cepat untuk membebastugaskan Nurdin meskipun belum ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
"Kami, DPP, mengambil langkah yang cepat untuk menunjukkan bahwa memang kami sungguh-sungguh untuk membantu pemberantasan korupsi dan menyiapkan kader-kader yang betul-betul terjaga dengan baik integritasnya," katanya.
Johnny pun menegaskan, apa yang dilakukan Nurdin adalah tindakan perseorangan sehingga tidak mencoreng citra partai.
"Tidak (mencoreng citra partai). Lah, apa hubungannya, ini tindakan perorangan. Makanya kami harus menegaskan. Tidak bisa diandaikan ini tindakan perorangan sebagai tindakan partai," tutur dia.
Johnny menyebut, pelaksana tugas yang ditunjuk untuk menggantikan Nurdin adalah Willy Aditya, yang sebelumnya mengisi jabatan ketua bidang di DPP NasDem. (Knu)
Bagikan
Berita Terkait
Ini 9 Orang Yang Dibawa ke Jakarta dari OTT Walkot Madiun, Sisanya Diperiksa di Polres
Tersenyum saat Tiba di KPK setelah Terjaring OTT, Maidi: Doakan Saya Sehat
Momen Wali Kota Madiun Maidi Tiba di Gedung Merah Putih usai Terjaring OTT KPK
KPK Gelar OTT di Pati: Bupati Sudewo Diamankan, Masih Jalani Pemeriksaan
Kasus Fee Proyek dan Dana CSR, Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Didakwa Terima Gratifikasi Rp 3,36 Miliar dan Motor Ducati
Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Terlibat Kasus Fee Proyek
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Didakwa Peras Pemohon Sertifikat K3 Rp 6,5 Miliar
KPK Kulik Transaksi Pembelian Mobil Mantan Sekjen Kemenaker
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal