Museum Louvre Dibuka kembali, Ruang Apollo Tetap Tertutup

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 24 Oktober 2025
Museum Louvre Dibuka kembali, Ruang Apollo Tetap Tertutup

Museum Louvre .(foto: pexels-pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — MUSEUM Louvre di Paris kembali dibuka tiga hari setelah perhiasan senilai 88 juta euro (sekitar Rp 1,54 triliun) dicuri dalam aksi perampokan di siang bolong. Para pengunjung kembali memadati Louvre pada Rabu (22/10) mulai pukul 09.00 waktu setempat. Meski begitu, pihak museum menyatakan Galerie d’Apollon (Ruang Apollo), tempat terjadinya perampokan, masih ditutup.

Museum Louvre sempat menutup pintu setelah aksi pencurian itu. Para pengunjung yang telah memesan tiket dijanjikan akan menerima pengembalian dana. Benjamin Carbajal dari Peru, dikutip Reuters, mengatakan, meski kesal tiketnya dibatalkan, ia memahami bahwa kejadian ini serius dan museum telah mengambil langkah yang diperlukan.

Senator Nathalie Goulet, dikutip BBC, menyebut alarm di galeri tersebut baru-baru ini rusak. Ia menyebut penyelidikan polisi mungkin akan mengungkap apakah sistem itu sengaja dinonaktifkan. Di lain sisi, Kementerian Kebudayaan Prancis menyatakan alarm utama museum sempat berbunyi dan staf telah mengikuti protokol dengan menghubungi aparat keamanan serta melindungi pengunjung.

Puluhan penyidik masih bekerja untuk menangkap para pelaku. Sebuah laporan awal mengungkap satu dari tiga ruangan di Louvre tidak memiliki CCTV, dan sistem alarm utama museum tidak aktif. Setelah kejadian pencurian ini, langkah-langkah keamanan kini diperketat di berbagai institusi budaya di seluruh Prancis.

Baca juga:

Museum Louvre Kemalingan, Jaksa Sebut Pencuri Bawa Perhiasan Senilai Rp 1,54 Triliun



Para pencuri bersenjatakan alat pemotong listrik hanya memerlukan kurang dari delapan menit untuk membobol museum paling ramai di dunia dan kabur menggunakan skuter pada Minggu (19/10) pagi. Hingga kini, mereka belum tertangkap. Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan kepada radio Europe1 pada Rabu bahwa ia sangat yakin para pencuri akan tertangkap. Kejaksaan menduga para pelaku bertindak atas perintah organisasi kriminal profesional.



Pencurian Cepat di Siang Bolong



Empat pencuri bertopeng menggunakan truk dengan tangga mekanis untuk naik ke balok balkon di dekat Sungai Seine pada Minggu sekitar pukul 09.30 dan masuk ke Galerie d’Apollon. Dua di antara mereka memotong jendela kaca lantai satu menggunakan gergaji listrik bertenaga baterai, lalu masuk ke museum. Mereka mengancam petugas keamanan, yang kemudian mengevakuasi pengunjung. Para pencuri kemudian memecahkan dua kotak kaca berisi perhiasan.

Para pencuri sempat mencoba membakar kendaraan mereka di luar, tetapi aksi itu digagalkan seorang pegawai museum. Mereka terlihat melarikan diri dengan skuter pada pukul 09.38.

Barang-barang yang dicuri termasuk kalung berlian dan zamrud yang diberikan Kaisar Napoleon kepada istrinya, tiara milik Permaisuri Eugenie (istri Napoleon III), serta beberapa perhiasan yang pernah dimiliki Ratu Marie-Amelie. Penyidik bahkan menemukan mahkota rusak milik Permaisuri Eugenie di jalur pelarian para pencuri. Diduga, perhiasan itu terjatuh saat pencuri melarikan diri.

Presiden Emmanuel Macron meminta para menteri untuk mempercepat penerapan langkah-langkah keamanan baru di Louvre seiring pembukaan kembali museum. “Kami gagal melindungi perhiasan itu,” ujar Direktur Museum Louvre Laurence des Cars kepada Komite Kebudayaan Senat Prancis pada Rabu sore.

Ia menyoroti adanya masalah struktural nyata di Louvre dan mengatakan ingin menutup beberapa bagian museum untuk direnovasi demi meningkatkan keamanan. “Museum bukan dan tidak akan pernah menjadi benteng karena pada dasarnya, museum merupakan tempat yang terbuka,” katanya.

Ini merupakan pertama kalinya sang direktur berbicara di depan publik mengenai perampokan, yang oleh Macron disebut sebagai serangan terhadap warisan budaya Prancis.(dwi)





Baca juga:

Louvre Kemalingan, Direktur Museum Ungkap tak Ada kamera Pengawas yang Merekam Aksi Pencurian

#Museum Louvre #Prancis #Pencurian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Apes Kuadrat! MU Kalah Telak di Italia, Rumah Bruno Fernandes Malah Dibobol Maling
Kabar buruk menimpa kapten MU! Rumah Bruno Fernandes dibobol maling saat ia bertanding di Liga Champions. Cek kronologi dan detail kerugiannya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Apes Kuadrat! MU Kalah Telak di Italia, Rumah Bruno Fernandes Malah Dibobol Maling
Dunia
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Seruan itu disampaikan dalam pernyataan bersama yang diikeluarkan Kementerian Luar Negeri Qatar seusai Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Doha, Rabu (21/10).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Dunia
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Vinted, yang didirikan di Lituania pada 2008, telah berkembang menjadi salah satu pasar barang bekas terbesar di Eropa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Dunia
Kebun Anggur Top Italia Dibobol Perampok, Anggur Senilai Lebih Rp 90 Miliar Raib
Anggur yang dicuri seluruhnya berasal dari 2023 dan mencakup beberapa label paling dicari dari kilang anggur tersebut
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Kebun Anggur Top Italia Dibobol Perampok, Anggur Senilai Lebih Rp 90 Miliar Raib
Dunia
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Sebagian besar pemilik toko telah kehilangan seluruh harta benda mereka.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Dunia
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Mereka juga menuntut adanya perbaikan fasilitas pendidikan yang layak serta perbaikan sistem penerimaan mahasiswa perkuliahan yang selama ini tidak transparan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Dunia
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak pengunduran diri Mendagri Laurent Nunez usai kerusuhan massal. 2.400 orang ditangkap & 1.500 toko dijarah. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Dunia
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Emmanuel Macron tetap melanjutkan kunjungan ke empat negara Teluk di tengah kerusuhan Prancis akibat lonjakan biaya hidup dan harga BBM. Lebih dari 2.000 orang ditahan.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Bagikan