Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Karier

Mumet dan Suntuk di Tempat Kerja? Lakukan Hal Ini

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 23 Januari 2020
Mumet dan Suntuk di Tempat Kerja? Lakukan Hal Ini

Mumet dan suntuk dapat mengacaukan kinerja kamu.kerja. (Foto: Pexels/Bruce Mars)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUMET di tempat kerja bukan hal yang aneh. Namun yang menyebalkan menjadi kendala untuk menyelesaikan tugas. Keruwetan ini biasanya membuat produktivitas menurun.

Suntuk di kantor bisa jadi disebabkan oleh bagaimana kita menyikapi pekerjaan di kantor. Coba untuk relaks sedikit dan lakukan hal-hal di bawah ini untuk melepas suntuk bekerja di kantor.


Baca Juga:

Yuk Ketahui Manfaat dari Kulit Lemon


1. Power nap

tidur
Tidur sebentar untuk mencharge badan. (Foto: Pixabay/sweetlouise)


Bila suntuk kamu bisa atasi dengan power nap, adalah tidur siang dengan durasi 20-30 menit. Memang terdengar kontra produktif. Tapi kamu bisa melakukannya di toilet kantor. Menghilang sebentar dari pekerjaan, istirahatkan otak sejanak, lalu kembali dengan pikiran yang lebih segar.

Power nap memiliki beberapa manfaat lainnya, seperti meningkatkan daya ingat, mengisi energi, dan menambah mood bekerja. Imbasnya kamu bisa meningkatkan produktivitas bekerja.


2. Totalitas bukan kesempurnaan

kerja
Bekerja dengan baik bukan membuat kesempurnaan. (Foto: Pexels/Pixabay)


Yang membuat mumet bukan hanya tugas di kantor saja. Ada beberapa hal yang berasal dari dalam diri sendiri, seperti sifat perfeksionis, bisa jadi malah merugikan diri kamu sendiri.

Dampaknya adalah kamu menjadi mudah stres dengan pekerjaan karena kamu merasa apa yang kamu kerjakan belum cukup bagus. Kamu akan tertekan dengan sifatmu sendiri. Padahal, mungkin yang kamu kerjakan sudah cukup baik menurut orang lain. Sebaiknya, coba untuk bekerja totalitas, berikan yang terbaik dari dirimu, yang diperlukan adalah kemauan untuk menyelesaikan pekerjaan.


3. Pertemanan

teman
Banyak teman akan mempermudah hari-hari kamu. (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Kalau kamu suntuk coba ngobrol dengan kolega-kolega kamu di kantor. Ngobrol santai sebentar dengan temanmu, ceritakan mengenai pekerjaanmu, supaya kamu tidak menanggung beban pekerjaanmu sendirian. Akan lebih baik lagi jika kamu punya tim kerja di kantor. Kamu bisa minta tolong untuk berbagi pekerjaan dengan teman satu tim di kantormu. Jadi kamu tidak perlu menanggung semua pekerjaan berat sendirian.


Baca Juga:

3 Tren Hidup Sehat yang Perlu Diadopsi di 2020


4. Tempat yang nyaman untuk bekerja

kerja
Kamu juga perlu mencari suasana kerja lain yang lebih nyaman dan berbeda (Foto: Pexels/EVG photos)

Mungkin kamu bosan dengan suasana bekerja yang itu-itu saja. Kamu bisa mencari tempat lain untuk menyelesaikan pekerjaanmu, tidak harus di meja kantor yang begitu-begitu saja. Kamu juga tidak harus ke luar kantor untuk melakukannya. Cari spot yang nyaman di kantor, usahakan tidak mengganggu yang lain. Kalau memungkinkan dapat mencari tempat di luar yang memiliki ambient nyaman.


5. Rapihkan meja kerja

kerja
Buat meja kerjamu menjadi lingkungan yang nyaman (Foto: Pexels/burst)


Demi meningkatkan produktivitas kerjamu, kamu juga harus punya lingkungan kerja yang nyaman. Rapihkan meja kerjamu, ciptakan suasana bekerja yang nyaman bagi dirimu sendiri. Kalau mau dan diperbolehkan, kamu dapat menata dengan dekorasi yang sesuai dengan seleramu. (drw)


Baca Juga:

Studi: Punya Banyak Uang Bisa Memperpanjang Usia Selama 9 Tahun

#Pekerjaan #Rekan Kerja #Dunia Kerja #Stres Kerja #Semangat Kerja
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Indonesia
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Hal itu berkenaan dengan situasi persaingan kerja dan ketersedian lapangan pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Indonesia
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Angka pengangguran di Solo kini masih menembus 6.943 orang. Jumlah itu didominasi oleh lulusan SMA/SMK.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Indonesia
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 83 persen pekerja berhasil mendapat kenaikan gaji setelah negosiasi. Simak empat tips mengajukan kenaikan gaji ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Indonesia
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Jumlah pengangguran di Jakarta kini mencapai 333 ribu orang. Lulusan SMA/SMK paling terdampak.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Indonesia
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Jakarta Fair Kemayoran 2026 membuka lowongan kerja part time. Ada 20 posisi yang dibuka untuk event tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Bagikan