Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mulai September, Bandara YIA Kembali Buka Penerbangan Internasional

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 13 Juni 2020
Mulai September, Bandara YIA Kembali Buka Penerbangan Internasional

Suasana di Bandara YIA, Kulonprogo, DIY. Foto: MP/Teresa Ika

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rute penerbangan Internasional di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta mulai akan beroperasi kembali September 2020.

Pelaksana Tugas General Manager YIA Agus Pandu Purnama mengatakan pihaknya menutup penerbangan international sementara waktu atas dasar larangan Pemda DIY.

Baca Juga

Besok 16 Taman di Jakarta Mulai Dibuka, Pengunjung Dibatasi 50 Persen

"Gubernur DIY Sri Sultan HB X melalui suratnya sudah melarang kami untuk tidak menerima penerbangan langsung dari luar negeri. Hal ini berkaitan dengan kesiapan DIY menuju new normal dan pencegahan penyebaran COVID-19," katanya di Yogyakarta, Jumat (12/6).

Sebelum pandemi terjadi, Bandara di dekat pantai selatan Yogyakarta ini melayani penerbangan international ke Singapura dan Malaysia.

Ia melanjutkan rencana pengoperationalaan kembali juga masih menunggu perkembangan kondisi penyebaran covid-19. Jika penderita corona bertambah banyak dan situasi memburuk, penerbangan internasional terancam gagal dibuka pada September 2020.

"Waktu pengoperasional kembali sifatnya dinamis karena prediksi internasional, pada Agustus penyebaran COVID-19 baru selesai, sehingga kembali dibuka pada September. Kalau penyebaran COVID-19 masih berlanjut, maka pembukaan penerbangan internasional bisa ditunda hingga akhir tahun," kata dia .

Suasana di Bandara YIA, Kulonprogo, DIY. Foto: MP/Teresa Ika
Suasana di Bandara YIA, Kulonprogo, DIY. Foto: MP/Teresa Ika

Ia menyarankan ekspatriat yang akan kembali ke negaranya dapat terbang melalui bandara lain seperti Jakarta, Bali, dan Makassar.

Angkasa Pura juga sudah melayani penerbangan domestik sejak 1 Juni 2020 pascaditutup sementara untuk pencegahan penyebaran COVID-19. Namun demikian, ia berharap mitra AP I yang menggunakan Bandara YIA untuk menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga

Warga Yogyakarta Buat Gerakan Cantelan Sayuran untuk Terdampak COVID-19

"Itu kuncinya. Kami sudah menyiapkan protokol kesehatan dari pintu masuk ke bandara sampai dengan mereka menggunakan pesawat. Sebaliknya mereka yang tiba di Bandara YIA sampai keluar bandara, kami terapkan protokol kesehatan," katanya. (*)

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya

#Bandara Kulon Progo #COVID-19 #Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Bagikan