Muladi Wafat, Ketua DPD: Indonesia Kehilangsan Salah Seorang Begawan Hukumnya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 01 Januari 2021
Muladi Wafat, Ketua DPD: Indonesia Kehilangsan Salah Seorang Begawan Hukumnya

Dokumentasi - Pakar hukum Prof. Muladi. ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti menyatakan bangsa Indonesia kehilangan salah seorang begawan hukum dengan wafatnya mantan Menteri Kehakiman Prof. Muladi.

"Kabar duka datang di akhir tahun. Indonesia kehilangsan salah seorang begawan hukumnya, Prof. Muladi yang wafat tadi pagi," ujar La Nyalla, dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (31/12).

Prof. Muladi meninggal dunia pada pukul 06.45 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, setelah dirawat sejak pertengahan Desember 2020 akibat terinfeksi virus corona.

Baca Juga:

Mantan Menteri Kehakiman Muladi Tutup Usia

La Nyalla menyebut banyak jasa-jasa Prof. Muladi bagi bangsa dan negara. Prof. Muladi juga disebutnya merupakan sosok yang visioner.

"Beliau salah satu tokoh di bidang hukum yang membidani RUU KUHP. Cita-cita beliau agar sistem hukum di Indonesia bisa sesuai dengan perkembangan zaman," tutur wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur itu.

Pakar hukum pidana Prof. Muladi. (FOTO ANTARA/Fanny Octavianus)

La Nyalla menyebut tak ada yang bisa menggantikan sosok Prof. Muladi. Meski begitu, dia berharap agar generasi muda Indonesia, khususnya yang memiliki latar belakang hukum bisa mengikuti jejak mantan Mensesneg di Kabinet Reformasi Pembangunan itu.

"Jasa-jasa Prof. Muladi akan kita kenang selalu. Semoga akan lahir para pejuang hukum yang mengikuti teladan Prof. Muladi," kata La Nyalla.

Prof. Muladi yang wafat pada usia 77 tahun tersebut juga dikenal sebagai seorang pejuang hak asasi manusia (HAM), pernah menjadi anggota Komnas HAM hingga Rektor Universitas Diponegoro.

Baca Juga:

Pengamat Intelijen Minta Pemerintah Waspadai Dua Reaksi Buntut Pembubaran FPI

"Semoga segala amal ibadah dan iman Prof. Muladi diterima Allah Swt. dan Sang Maha Pencipta memberi tempat di sisi-Nya," ucap mantan Ketua Umum PSSI itu.

La Nyalla pun berharap agar keluarga Prof. Muladi diberi ketabahan. "Selamat jalan Bapak Hukum Indonesia. Jejak perjuanganmu tidak akan dilupakan. Semoga husnulkhatimah," kata La Nyalla. (Asp)

#La Nyalla Mattalitti
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Bakal Periksa La Nyalla di Kasus Dana Hibah Jatim
KPK dalami kasus dugaan korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat dari APBD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Tahun Anggaran 2021-2022.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 April 2025
KPK Bakal Periksa La Nyalla di Kasus Dana Hibah Jatim
Indonesia
KPK Duga Ada Aliran Duit Korupsi Dana Hibah saat La Nyalla Pimpin KONI Jatim
KPK menduga ada aliran korupsi dana hibah saat La Nyalla menjadi pemimpin KONI Jatim.
Soffi Amira - Rabu, 16 April 2025
KPK Duga Ada Aliran Duit Korupsi Dana Hibah saat La Nyalla Pimpin KONI Jatim
Indonesia
KPK: Penggeledahan Rumah La Nyalla Terkait dengan Jabatannya saat Jadi Wakil Ketua KONI Jatim
Sehari menggeledah rumah La Nyalla di Surabaya, tim penyidik KPK juga menggeledah kantor KONI Jatim.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 April 2025
KPK: Penggeledahan Rumah La Nyalla Terkait dengan Jabatannya saat Jadi Wakil Ketua KONI Jatim
Indonesia
Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah APBD, KPK Geledah Kantor KONI Jatim
Pada Senin (14/4) kemarin, tim penyidik KPK juga telah menggeledah rumah anggota DPD RI La Nyalla Mattalitti terkait kasus yang sama.
Frengky Aruan - Selasa, 15 April 2025
Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah APBD, KPK Geledah Kantor KONI Jatim
Indonesia
Usai Rumahnya Digeledah, La Nyalla Bakal Menyusul Diperiksa KPK?
Tak menutup kemungkinan KPK akan memanggil La Nyalla untuk klarifikasi setelah penggeledahan rumahnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 April 2025
Usai Rumahnya Digeledah, La Nyalla Bakal Menyusul Diperiksa KPK?
Indonesia
La Nyalla Klaim Tak Ada Barbuk Disita dari Rumahnya, Ini Respons KPK
KPK masih menunggu semua proses penggeledahan untuk selanjutnya bisa menyampaikan ke publik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 April 2025
La Nyalla Klaim Tak Ada Barbuk Disita dari Rumahnya, Ini Respons KPK
Indonesia
Anggota DPD RI La Nyalla Minta KPK Jelaskan Maksud Geledah Rumahnya
Penggeledahan itu berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat dari APBD Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2021-2022.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 April 2025
Anggota DPD RI La Nyalla Minta KPK Jelaskan Maksud Geledah Rumahnya
Indonesia
KPK Geledah Rumah Anggota DPD La Nyalla Terkait Kasus Dana Hibah Jatim
KPK menyita tiga unit tanah dan bangunan yang berlokasi di Surabaya serta satu unit apartemen di Malang senilai Rp 8,1 miliar milik anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Anwar Sadad.
Dwi Astarini - Senin, 14 April 2025
KPK Geledah Rumah Anggota DPD La Nyalla Terkait Kasus Dana Hibah Jatim
Indonesia
La Nyalla Harap Putusan MK Jadi Momentum Perubahan Fundamental
Banyak calon presiden, tidak masalah, tetapi yang memilih adalah para hikmat yang berada di MPR sebagai lembaga tertinggi, yang tidak hanya dihuni anggota DPR dari representasi partai saja
Angga Yudha Pratama - Minggu, 05 Januari 2025
La Nyalla Harap Putusan MK Jadi Momentum Perubahan Fundamental
Indonesia
LaNyalla Paparkan Keberpihakan Konkret DPD Bagi Masyarakat Adat
LaNyalla menyebut DPD memiliki komitmen yang jelas terhadap kepentingan seluruh daerah di Indonesia.
Frengky Aruan - Sabtu, 03 Agustus 2024
LaNyalla Paparkan Keberpihakan Konkret DPD Bagi Masyarakat Adat
Bagikan