Muhamad-Saraswati Jadi Pasangan Pertama Lengkapi Perbaikan Persyaratan

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 16 September 2020
Muhamad-Saraswati Jadi Pasangan Pertama Lengkapi Perbaikan Persyaratan

Pasangan H. Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Foto: Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pasangan H. Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menjadi pasangan pertama yang melengkapi perbaikan dokumen persyaratan pencalonan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan ke KPU Tangerang Selatan.

"Tim kami sudah menyerahkan perbaikan dokumen mulai hari Senin 14 September, waktu itu yang kurang hanya tanda tangan pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota, yakni Babeh Haji Muhamad dan saya pada naskah visi, misi dan program kerja," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (16/9).

Baca Juga

Dikabarkan Positif COVID-19, Ini Kata Rahayu Saraswati

Sarah, sapaan akrab Rahayu Saraswati, mengaku sudah menerima berita acara hasil penelitian keabsahan dokumen persyaratan. Pada Selasa (15/9) kemarin, paslon Muhamad-Saraswati sudah menyerahkan naskah visi, misi dan program kerja dengan tanda tangan tersebut.

Dengan diserahkankannya naskah visi, misi dan program kerja dengan tanda tangan paslon pada KPUD Tangerang Selatan, maka dokumen persyaratan pencalonan H. Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dianggap sudah lengkap.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) saat menyerahkan rekomendasi di Pilwalkot Tangsel, di Jakarta, Senin (20/7/2020). (ANTARA/ HO)
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) saat menyerahkan rekomendasi di Pilwalkot Tangsel, di Jakarta, Senin (20/7/2020). (ANTARA/ HO)

"Berarti sudah lengkap, tinggal nunggu pengumuman resmi dari KPUD Tangsel, Berita Acara Hasil Penelitian dan Tanda Terima Penyerahan Perbaikan Dokumen kami sudah pegang," kata Sarah yang baru ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

Adapun visi paslon Muhamad-Saraswati adalah mewujudkan Kota Tangerang Selatan untuk Semua #TangseluntukSemua berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika.

Baca Juga

Keponakan Prabowo Jadi Lulusan Terbaik Sekolah PDIP

Sementara, misi Muhamad-Saraswati mengambil dari akronim TANGSEL.

"Mewujudkan Kota Tangerang Selatan menjadi T.A.N.G.S.E.L dengan pemerintahannya yang T.ransparan, A.kuntabel, dengan pemimpinnya yang N.yata pengabdiannya dengan mewujudkan semangat, G.otong royong untuk memastikan, S.ejahtera warganya, E.lok kotanya, L.uhur budinya," pungkas keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu. (Pon)

#Rahayu Saraswati Djojohadikusumo #Pilkada Serentak #Pilkada Tangsel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pasca-Putusan MKD, Gerindra Pastikan Rahayu Saraswati Tetap Jabat Wakil Ketua Komisi VII DPR
Gerindra memastikan Rahayu Saraswati yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto tetap menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Pasca-Putusan MKD, Gerindra Pastikan Rahayu Saraswati Tetap Jabat Wakil Ketua Komisi VII DPR
Indonesia
Dasco Buka Alasan MKD DPR Tolak Pengunduran Diri Keponakan Prabowo
“Jadi begini, Saras itu tidak ada laporan baik ke mahkamah partai maupun ke MKD. Tidak ada pelaporan, oke,” ujar Dasco
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Dasco Buka Alasan MKD DPR Tolak Pengunduran Diri Keponakan Prabowo
Indonesia
Putuskan Rahayu Saraswati Tetap Jadi Anggota DPR, MKD Bahas 5 Kasus Etik Baru
MKD DPR RI memutuskan Rahayu Saraswati tetap berstatus sebagai anggota DPR periode 2024–2029 dan menindaklanjuti lima perkara etik baru dalam rapat internal di Senayan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Oktober 2025
Putuskan Rahayu Saraswati Tetap Jadi Anggota DPR, MKD Bahas 5 Kasus Etik Baru
Indonesia
Berhentikan Rahayu dari Jabatan Anggota DPR, Gerindra Harus Minta ‘Persetujuan’ Puluhan Ribu Warga Jakarta
Fraksi Partai Gerindra DPR bakal melakukan beberapa langkah untuk menindaklajuti pengunduran diri Saraswati Rahayu.
Dwi Astarini - Jumat, 12 September 2025
Berhentikan Rahayu dari Jabatan Anggota DPR, Gerindra Harus Minta ‘Persetujuan’ Puluhan Ribu Warga Jakarta
Indonesia
Fraksi Gerindra Bantah Rahayu Saraswati Mundur dari DPR untuk Jadi Menpora
Bambang memastikan tidak ada pembicaraan di internal Gerindra terkait wacana Saraswati mengisi kursi Menpora.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 September 2025
Fraksi Gerindra Bantah Rahayu Saraswati Mundur dari DPR untuk Jadi Menpora
Indonesia
Fraksi Partai Gerindra DPR RI Nonaktifkan Rahayu Saraswati Buntut Ucapan Sakiti Banyak Pihak
Fraksi Gerindra juga akan berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 September 2025
Fraksi Partai Gerindra DPR RI Nonaktifkan Rahayu Saraswati Buntut Ucapan Sakiti Banyak Pihak
Indonesia
Profil Rahayu Saraswati, Cucu Pendiri BNI dan Keponakan Prabowo yang Lepas Kursi DPR Usai Ucapan Kontroversial
Pernyataan Rahayu Saraswati tentang pencari kerja, memicu polemik luas di masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 September 2025
Profil Rahayu Saraswati, Cucu Pendiri BNI dan Keponakan Prabowo yang Lepas Kursi DPR Usai Ucapan Kontroversial
Indonesia
Rahayu Saraswati Keponakan Prabowo Mundur dari DPR, Fraksi Gerindra Langsung Proses Mekanismenya
Politikus Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyatakan mundur sebagai anggota DPR periode 2024–2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 September 2025
Rahayu Saraswati Keponakan Prabowo Mundur dari DPR, Fraksi Gerindra Langsung Proses Mekanismenya
Indonesia
Rahasia Batik Indonesia Tak Hanya Warisan Budaya, Tapi Senjata Ampuh di Kancah Global
Saraswati juga melihat peluang besar dari kerja sama perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Eropa
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 Juli 2025
Rahasia Batik Indonesia Tak Hanya Warisan Budaya, Tapi Senjata Ampuh di Kancah Global
Indonesia
Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal Mulai 2029, MK: Agar Fokus dan Tak Tambah Beban Kerja
Putusan ini diucapkan dalam Sidang Pengucapan Putusan yang digelar pada Kamis (26/6) di Ruang Sidang Pleno MK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 26 Juni 2025
Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal Mulai 2029, MK: Agar Fokus dan Tak Tambah Beban Kerja
Bagikan