Motif Penguntitan Jampidsus Tak Diungkap, Pengamat Khawatir Citra Polri Menurun

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 06 Juni 2024
Motif Penguntitan Jampidsus Tak Diungkap, Pengamat Khawatir Citra Polri Menurun

Praktisi Hukum Petrus Selestinus. (Dok. Pribadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tak terungkapnya motif penguntitan Jampdisus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menuai tanda tanya. Praktisi hukum Petrus Selestinus menilai, tak diungkapnya motif penguntitan oleh oknum Densus 88 Polri ini justru memberi dampak negatif bagi korps Bhayangkara itu.

“Ini akan menurunkan kepercayaan publik pada Institusi Polri terutama kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit sehingga nantinya memberi beban berat pada Kapolri berikutnya,” kata Petrus di Jakarta, Kamis (6/6).

Petrus menyebut, hingga kini aksi penguntitan ini belum dijelaskan apa motivasinya, atas perintah atau penugasan dari Struktur Mabes Polri yang mana, apakah dari Kadensus 88 atau atas inisiatif sendiri.

“Semuanya terkesan masih ditutup-tutupi, tanpa penjelasan resmi dari Polri,” jelas Petrus.

Baca juga:

Polri Ungkap Hasil Pemeriksaan Densus 88 Penguntit Jampidsus

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) ini yakin bahwa bakal timbul pertanyaan di publik yang mengaitkan penguntitan ini kasus korupsi yang tengah ditangani Kejaksaan Agung.

“Karena memang spekulasi ini yang muncul di publik. Harus dijelaskan apa motifnya karena karena memang hak publik untuk tahu,” tutur Petrus.

Petrus berharap agar ada kejelasan terkait peristiwa ini agar tak menimbulkan tanda tanya publik.

“Sehingga tak berdampak buruk bagi citra Polri dan Kejaksaan khususnya dalam hal transparansi penegakan hukum,” tutup Petrus.

Baca juga:

Buntut Kasus Penguntitan Jampidsus, Polri Ungkap Hubungannya dengan Kejaksaan

Sekadar informasi, setelah penguntitan ini terjadi, Febrie Adriansyah menyebut masalah ini diambil alih langsung atasannya, yakni Jaksa Agung ST Burhanuddin. Kejaksaan Agung pun menyerahkan kepada Polri untuk mengungkap latar belakang penguntitan ini.

Sementara, Polri sendiri menyebut ‘masalah sudah selesai’ dan tak ada persoalan dengan Kejaksaan Agung. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa permasalahan di balik peristiwa ini. (Knu)

#Jampidsus #Polri #Densus 88
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak Diluncurkan di Seluruh Indonesia, Momentum tepat Buktikan Polisi Sosok Empatik terhadap Semua Gender
Kebijakan ini menjadi langkah strategis, sekaligus pesan kuat bahwa negara tidak boleh lagi abai terhadap penderitaan kelompok rentan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak Diluncurkan di Seluruh Indonesia, Momentum tepat Buktikan Polisi Sosok Empatik terhadap Semua Gender
Indonesia
Menko Yusril Targetkan RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Bulan, Bantah Ada Penolakan dari DPR
Pemerintah menargetkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) penataan jabatan yang dapat diisi anggota Polri aktif selesai dan diterbitkan akhir Januari 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
Menko Yusril Targetkan RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Bulan, Bantah Ada Penolakan dari DPR
Indonesia
Polri Pastikan Korban TPPO tak Dipidana dan Wajib Dilindungi
Berdasarkan prinsip non-penalization, korban merupakan subjek yang dilindungi dan mempunyai hak untuk mendapat perlindungan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Polri Pastikan Korban TPPO tak Dipidana dan Wajib Dilindungi
Indonesia
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
BPOM memuji SPPG Polri yang menerapkan standar keamanan pangan berkualitas tinggi. Makanan anak diuji layaknya hidangan VIP.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
Indonesia
MK Bolehkan Polisi Bertugas di Jabatan Sipil asal Sesuai Undang-Undang, Pengamat Minta tak Ada lagi Keraguan
MK menegaskan anggota Polri aktif secara hukum dimungkinkan menduduki jabatan sipil sepanjang berlandaskan ketentuan dalam UU Polri.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
MK Bolehkan Polisi Bertugas di Jabatan Sipil asal Sesuai Undang-Undang, Pengamat Minta tak Ada lagi Keraguan
Indonesia
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Posko antemortem tersebut akan didirikan di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr Dody Sardjito, kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Indonesia
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atau reward kepada seluruh atlet Polri yang meraih prestasi di ajang SEA Games tahun 2025.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Kapolda Ajak Masyarakat Aceh Tamiang Jadikan Lumpur Sisa Banjir untuk Media Tanam Tumbuhan
Menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan pascabencana.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Kapolda Ajak Masyarakat Aceh Tamiang Jadikan Lumpur Sisa Banjir untuk Media Tanam Tumbuhan
Indonesia
Sejumlah Warga Asrama Polisi di Mampang Terjebak Banjir Besar, Prioritas Evakuasi
Polri mengerahkan personel untuk memastikan warga yang terdampak banjir dapat dievakuasi dengan aman
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Sejumlah Warga Asrama Polisi di Mampang Terjebak Banjir Besar, Prioritas Evakuasi
Bagikan