Moratorium PMI ke Timur Tengah Dikaji, DPR Minta Pemerintah Siapkan Alternatif Kerja

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 10 April 2026
Moratorium PMI ke Timur Tengah Dikaji, DPR Minta Pemerintah Siapkan Alternatif Kerja

Paspor Warga Negara Indonesia. (Foto: kanimtasik.kemenkumham.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menanggapi rencana pemerintah yang akan memberlakukan moratorium pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) ke wilayah konflik di Timur Tengah.

Ia menilai, langkah tersebut sebagai upaya antisipatif, namun harus dihitung secara matang.

Menurut Netty, keselamatan PMI harus menjadi prioritas utama di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu. Risiko yang dihadapi para pekerja, kata dia, tidak hanya ancaman fisik tetapi juga tekanan psikologis.

“Keselamatan pekerja migran harus menjadi pertimbangan utama. Dalam situasi konflik, risiko yang dihadapi tidak hanya fisik, tetapi juga psikologis,” ujar Netty dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4).

Baca juga:

Ratusan Pekerja Migran Indonesia di Bertahan di Iran, Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan: Kami Pantau Ketat

Meski demikian, Netty mengingatkan pemerintah agar tidak sekadar menghentikan pengiriman tanpa solusi lanjutan. Ia menilai moratorium berpotensi berdampak pada calon PMI yang bergantung pada peluang kerja di luar negeri.

Jadi, ia meminta pemerintah menyiapkan strategi mitigasi yang jelas, termasuk membuka alternatif penempatan di negara yang lebih aman.

“Jika moratorium diberlakukan, pemerintah perlu menyiapkan alternatif penempatan di negara yang lebih aman, sehingga peluang kerja bagi masyarakat tetap terbuka,” jelasnya.

Selain soal penempatan, Netty juga menyoroti kesiapan pemerintah dalam menghadapi potensi eskalasi konflik di Timur Tengah. Ia meminta perlindungan terhadap PMI yang masih berada di kawasan tersebut diperkuat.

Baca juga:

Nasib Pekerja Migran Indonesia Terancam di Tengah Perang AS vs Iran, DPR RI: Negara Harus Hadir Memastikan Mereka Selamat

Menurutnya, langkah evakuasi hingga pendampingan harus dipastikan berjalan maksimal. Termasuk, layanan psikologis bagi PMI yang terdampak situasi konflik.

“Langkah evakuasi, pendampingan, serta layanan psikologis bagi PMI harus dipastikan berjalan optimal dan mudah diakses,” tegasnya.

Netty juga meminta Kementerian P2MI meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia serta melibatkan DPR dalam pengambilan kebijakan strategis.

Koordinasi tersebut dinilai penting agar kebijakan yang diambil tidak parsial dan benar-benar melindungi PMI secara menyeluruh.

Ia berharap, pemerintah dapat menyeimbangkan aspek perlindungan dengan keberlanjutan ekonomi pekerja migran.

“Kita ingin memastikan bahwa negara hadir melindungi pekerja migran, sekaligus tetap membuka peluang kesejahteraan bagi mereka secara berkelanjutan,” tutupnya. (Pon)

#PMI #Konflik Timur Tengah #Komisi IX DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Komisi IX DPR mendesak SPPG ditutup permanen usai terjadinya keracunan MBG di Cirebon.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Dunia
Rudal Balistik Houthi Hantam Istana Yaman, 5 Tewas 16 Luka-Luka
Lima rudal balistik Houthi hantam Istana Presiden Al-Maashiq di Aden, Yaman. 5 orang tewas dan PM Shaya al-Zindani selamat. Simak berita selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Rudal Balistik Houthi Hantam Istana Yaman, 5 Tewas 16 Luka-Luka
Dunia
Ketidakstabilan Timur Tengah Meningkat Usai Houthi Serang Bandara Riyadh
Von der Leyen memperingatkan bahwa serangkaian serangan tersebut berkontribusi pada meningkatnya ketidakstabilan di kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Ketidakstabilan Timur Tengah Meningkat Usai Houthi Serang Bandara Riyadh
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Indonesia
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Kemenkes mencatat 113.336 kasus ISPA akibat karhutla hingga 9 September 2026. DPR meminta pemerintah memperkuat layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
113.336 Kasus ISPA akibat Karhutla, DPR Minta Pemerintah Perkuat Respons Kesehatan
Indonesia
Kasus Keracunan MBG Marak, DPR Minta BGN Lakukan Investigasi Menyeluruh
Komisi IX DPR meminta BGN melakukan investigasi kasus keracunan MBG. Sebab, kasus tersebut melonjak.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
Kasus Keracunan MBG Marak, DPR Minta BGN Lakukan Investigasi Menyeluruh
Indonesia
Berpacu Waktu, PMI Kalimantan Barat Pontang-Panting Evakuasi Warga yang Sesak Napas karena Karhutla
Mereka menolong para relawan pemadam kebakaran yang kelelahan berjibaku dengan asap dan panas api yang masih berlangsung hingga saat ini.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Berpacu Waktu, PMI Kalimantan Barat Pontang-Panting Evakuasi Warga yang Sesak Napas karena Karhutla
Lifestyle
Carstenz Mall Gandeng PMI Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah
Aksi ini merupakan agenda sosial yang direncanakan Carstensz untuk mendukung pasien yang membutuhkan darah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Carstenz Mall Gandeng PMI Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah
Indonesia
Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Kab. Bandung, Komisi IX DPR: Perhatian terhadap Korban Jangan Berhenti pada Proses Hukumnya
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah memastikan korban mendapatkan layanan kesehatan dan rehabilitasi secara optimal.
Frengky Aruan - Rabu, 24 Juni 2026
Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Kab. Bandung, Komisi IX DPR: Perhatian terhadap Korban Jangan Berhenti pada Proses Hukumnya
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
DPR minta pemerintah manfaatkan momentum perdamaian AS–Iran untuk menurunkan harga BBM dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
Bagikan