Anggaran MBG Dipangkas Rp 67 Triliun, DPR Minta Kualitas Makanan Tetap Terjaga

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Anggaran MBG Dipangkas Rp 67 Triliun, DPR Minta Kualitas Makanan Tetap Terjaga

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. (MerahPutih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya memberikan catatan strategis terkait rencana pemotongan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 menjadi Rp 268 triliun dari pagu awal sebesar Rp 335 triliun.

Menurut Asep, langkah efisiensi yang diumumkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tidak boleh mengorbankan kualitas makanan, kandungan nutrisi, maupun target sasaran pemenuhan gizi bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Asep mengatakan Komisi IX DPR memahami langkah efisiensi dan perbaikan tata kelola yang sedang dilakukan pemerintah.

Namun, ia menegaskan penghematan anggaran harus berasal dari pemangkasan biaya teknis seperti distribusi, dukungan manajemen, dan operasional, bukan dari pengurangan kualitas bahan pangan.

“Seperti halnya biaya distribusi, biaya dukungan manajemen maupun biaya manajemen operasional, bukan berhubungan dengan porsi anggaran biaya bahan baku pangan, kualitas makanan yang akan didistribusikan tetap harus memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi bagi seluruh penerima manfaat. Itu batasan mutlaknya,” ujar Asep, Kamis (21/5).

Baca juga:

KPK Soroti Risiko Korupsi Program MBG, Anggaran 2026 Capai Rp 268 Triliun

Efisiensi Jangan Turunkan Standar MBG

Menurut Asep, efisiensi sebesar Rp 67 triliun harus menjadi momentum bagi Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperbaiki tata kelola program MBG.

Ia mengingatkan pengurangan anggaran tidak boleh berdampak pada penurunan mutu makanan, kandungan protein, hingga standar higienitas makanan yang diterima siswa.

Efisiensi anggaran (MBG) ini harus jadi momentum perbaikan manajemen (BGN), bukan berdampak pada pengurangan anggaran bahan baku pangan yang akhirnya berpengaruh pada standar kualitas nutrisi dan gizi makanan yang diberikan kepada penerima,

Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya.

DPR Dorong Pemanfaatan Koperasi dan UMKM Lokal

Legislator asal Jawa Barat itu juga mendorong agar kehadiran koperasi desa merah putih (KDMP) dimanfaatkan untuk memotong rantai pasok bahan pangan program MBG.

Menurutnya, kebutuhan pangan sebaiknya dibeli langsung dari UMKM, petani, peternak, dan nelayan lokal di sekitar satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

“Langkah ini akan menekan biaya logistik dan distribusi operasional dapur di tengah rencana efisiensi anggaran program MBG sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” katanya.

Baca juga:

ICW Bongkar Dugaan Mark Up Rp 49,5 Miliar di Proyek Sertifikasi Halal BGN

Lebih lanjut, Asep meminta BGN rutin membuka ruang evaluasi bersama sekolah, komite orang tua, ahli gizi, hingga perangkat desa untuk memantau efektivitas program setelah penyesuaian anggaran dilakukan.

Menurutnya, program MBG merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi emas Indonesia.

Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi jangka panjang untuk generasi emas Indonesia. Kita mendukung perbaikan manajemen belanja yang sedang dihitung oleh Presiden,

Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya.

(Pon)

#Makan Bergizi Gratis #Badan Gizi Nasional #Komisi IX DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
BGN kini memulai uji coba sistem MBG prasmanan. Menurut BGN, makanan jadi lebih hangat dan segar.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
Indonesia
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Ombudsman RI menemukan temuan terkait penyelenggaraan MBG di 34 provinsi. BGN menyatakan terbuka terhadap hasil kajian dan rekomendasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Indonesia
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
BGN menguji coba sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur SPPG. Siswa ikut piket menyajikan makanan hangat di kelas seperti di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
Indonesia
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
BGN menemukan yayasan yang meminta setoran per ompreng kepada mitra SPPG. Mitra yang merasa dirugikan dapat mengajukan penggantian yayasan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
Indonesia
Kepala BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Bahkan Bisa Dilakukan Jam 2 Pagi
Kepala BGN Sudaryono meminta kepala daerah rutin sidak SPPG untuk mengawasi program MBG. Inspeksi bahkan bisa dilakukan jam 2 pagi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kepala BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Bahkan Bisa Dilakukan Jam 2 Pagi
Indonesia
Kepala BGN Minta CCTV SPPG Ditarik ke Kantor Pusat, Biar AI Bisa Awasi Cara Potong Kubis
Kepala BGN Sudaryono pasang AI di CCTV dapur SPPG untuk awasi kebersihan Makan Bergizi Gratis. Pemda diminta sidak jam 3 pagi dan laporkan calo!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Kepala BGN Minta CCTV SPPG Ditarik ke Kantor Pusat, Biar AI Bisa Awasi Cara Potong Kubis
Indonesia
BGN Klarifikasi Isu Pengadaan Sprei dan Sarung Bantal Senilai Rp 9 Miliar
Pengadaan sprei dan sarung bantal bukan terjadi para era Kepala BGN Sudaryono, melainkan saat dipimpin Dadan Hindayana.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
BGN Klarifikasi Isu Pengadaan Sprei dan Sarung Bantal Senilai Rp 9 Miliar
Bagikan