Moeldoko Sebut Shisanta Mampu Wujudkan TNI yang Profesional

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 04 Oktober 2017
Moeldoko Sebut Shisanta Mampu Wujudkan TNI yang Profesional

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko saat memberikan kuliah umum di kantor Para Syndicate, Jakarta, Rabu (4/10). (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko menilai untuk mewujudkan institusi TNI yang profesional dan modern, maka konsep pertahanan aliansi strategis atau sistem pertahanan rakyat semesta (Sishanta) perlu diterapkan.

Aliansi itu, kata Moeldoko, harus melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional.

"Kedepan bagaimana membangun sebuah konsep pertahanan aliansi strategis antara TNI dan masyarakat. Kalau semua menuju ke sana, maka tidak ada prajurit yang memikirkan politik," kata Moeldoko saat memberikan kuliah umum di kantor Para Syndicate, Jakarta, Rabu (4/10).

Dia menjelaskan, dalam konsep Sishanta itu terdapat tiga komponen yaitu pertama, komponen utama terdiri atas TNI dan Polri, kedua komponen cadangan terdiri atas warga negara, sumber daya alam, dan sarana serta prasarana nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat komponen utama.

Ketiga, menurut dia, komponen pendukung terdiri atas warga negara, sumber daya alam, dan sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang secara langsung atau tidak langsung dapat meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan.

"Komponen pendukung ini adalah sumber daya yang diinventarisasi. Lalu konsep bela negara adalah membangun jiwa masyarakat bukan fisik," katanya.

Dia menjelaskan dalam Sishanta itu, TNI harus memahami bagaimana kondisi wilayah dan ruang. Untuk itu, peran bintara pembina desa (babinsa) sangat strategis karena harus memahami berbagai hal antara lain jalan setapak, jalur logisitik, dan jalur tank.

"Misalnya di suatu daerah, siapa yang memiliki truk, bus, dan sumber daya sehingga bisa dimobilisasi untuk kepentingan pertahanan negara," katanya.

Karena itu, kata dia, di HUT TNI ke-72 ini harus dipikirkan cara untuk membangun kekuatan yang andal dan profesional.

"Perlu pemikiran strategis, bagaimana pembangunan kemampuan menghadapi ancaman, kondisi geografis, anggaran, dan perkembangan teknologi," tandasnya.

Namun, Moeldoko juga mengingatkan bahwa upaya peningkatan profesionalitas TNI harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan prajurit. (Fdi)

Baca berita terkait mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko lainnya di: Moeldoko Ungkap Pemicu Polemik Impor Senjata

#Jenderal TNI Moeldoko #Tentara Nasional Indonesia (TNI)
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
TNI AD Turunkan Syarat Tinggi Badan Dan Naikkan Batas Usia Daftar Jadi Prajurit
TNI AD kembali membuka rekrutmen Bintara Gelombang II dan Tamtama Gelombang 3 pada tahun 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Oktober 2025
TNI AD Turunkan Syarat Tinggi Badan Dan Naikkan Batas Usia Daftar Jadi Prajurit
Indonesia
Persiapan TNI Jelang HUT ke-79 yang Bakal Diikuti 100 Ribu Prajurit di Monas
Rangkaian acara HUT ke-79 TNI digelar mulai dari 2 September hingga 5 Oktober 2024.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 19 September 2024
Persiapan TNI Jelang HUT ke-79 yang Bakal Diikuti 100 Ribu Prajurit di Monas
Indonesia
Ratusan Prajurit Tiba di Balikpapan Setelah Berlayar 3 Hari Buat Upacara HUT RI di IKN
Personel yang diangkut terdiri atas gabungan TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Polri, dan taruna akademi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Agustus 2024
Ratusan Prajurit Tiba di Balikpapan Setelah Berlayar 3 Hari Buat Upacara HUT RI di IKN
Indonesia
Pilot Helikopter Dibunuh OPM Sudah Dievakuasi dan Dibawa ke RSUD Timika
Pasukan gabungan TNI berhasil mengevakuasi jenazah pilot helikopter PK IWN milik PT Intan Angkasa Air Service Glen Malcolm Conning dari Distrik Alama ke Kota Timika.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Agustus 2024
Pilot Helikopter Dibunuh OPM Sudah Dievakuasi dan Dibawa ke RSUD Timika
Indonesia
Wacana Pengadilan Rakyat, Moeldoko Ingatkan Jangan Pakai Cara Jalanan
Awalnya, seruan pembentukan pengadilan rakyat disampaikan sejumlah akademisi serta aktivis hukum dan demokrasi
Wisnu Cipto - Rabu, 13 Maret 2024
Wacana Pengadilan Rakyat, Moeldoko Ingatkan Jangan Pakai Cara Jalanan
Indonesia
Moeldoko Sebut Pemerintah Berhasil Tekan Angka Kematian Petugas Pemilu
Moeldoko juga mengapresiasi peran KPU
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Februari 2024
Moeldoko Sebut Pemerintah Berhasil Tekan Angka Kematian Petugas Pemilu
Indonesia
Moeldoko Sebut Insentif Kendaraan Hybrid Tak Terlalu Penting
Pemerintah tengah menggodok peraturan yang dikabarkan akan segera disahkan, terkait insentif untuk kendaraan hybrid di Indonesia.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Februari 2024
Moeldoko Sebut Insentif Kendaraan Hybrid Tak Terlalu Penting
Indonesia
Moeldoko Ungkap Alasan Perkembangan Motor Listrik Lebih Lambat Dibanding Mobil Listrik
Isu lain yang membuat pasar motor listrik loyo adalah waktu pengisian daya yang terbilang lama
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Februari 2024
Moeldoko Ungkap Alasan Perkembangan Motor Listrik Lebih Lambat Dibanding Mobil Listrik
Indonesia
Moeldoko Curiga Ada Motif Politik Di Balik Pernyataan Agus Rahardjo
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mencurigai adanya motif politik dibalik pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengenai intervensi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Mula Akmal - Rabu, 06 Desember 2023
Moeldoko Curiga Ada Motif Politik Di Balik Pernyataan Agus Rahardjo
Indonesia
Moeldoko Minta Aparat Penegak Hukum Ambil Langkah Tegas di Kasus Rocky Gerung
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pun langsung 'pasang badan' melindungi Jokowi.
Mula Akmal - Kamis, 03 Agustus 2023
Moeldoko Minta Aparat Penegak Hukum Ambil Langkah Tegas di Kasus Rocky Gerung
Bagikan