Moeldoko Ungkap Alasan Perkembangan Motor Listrik Lebih Lambat Dibanding Mobil Listrik

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 20 Februari 2024
Moeldoko Ungkap Alasan Perkembangan Motor Listrik Lebih Lambat Dibanding Mobil Listrik

Ilustrasi motor listrik (Merahputih.com/Aqil Baihaqi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengakui bahwa perkembangan motor listrik di Indonesia lebih lamban dari perkembangan mobil listrik di Indonesia.

Hal itu terjadi lantaran industri motor listrik tengah menghadapi sejumlah tantangan, sehingga tidak dapat memenuhi ekspektasi dan kebutuhan utama konsumen terhadap sebuah sepeda motor.

“Sepeda motor yang ada sekarang itu belum menjawab isu bagi konsumen tentang sebuah sepeda motor, khususnya soal baterai,” kata Moeldoko dikutip Antara, Selasa (20/2).

Baca Juga:

Ekspor ke Sinegal Sukses, Gesits Jajaki Pasar Filipina dan Australia

Hingga saat ini, persoalan teknologi baterai, alias komponen utama dalam motor listrik masih menjadi tantangan sendiri bagi produsen kendaraan listrik roda dua.

Selain harganya yang masih sangat mahal, teknologi baterai motor listrik di pasaran saat ini hanya mampu menempuh jarak di kisaran 50 hingga 60 kilometer (km). Sehingga, banyak konsumen yang urung untuk memboyong kendaraan ramah lingkungan tersebut, menurut Moeldoko.

“Sehingga kalau orang di Tangerang mau ke Jakarta (jarak tempuh motor) 60 km masih akan pikir-pikir, nanti isi dayanya dimana? Isu yang kedua baterai itu masih mahal,” jelas Moeldoko.

Baca Juga:

Gesits Gandeng PSSI Luncurkan Motor Listrik Limited Edition

Isu lain yang membuat pasar motor listrik loyo adalah waktu pengisian daya yang terbilang lama, dengan rata-rata pengisian lebih dari dua jam, bahkan beberapa hingga lebih dari empat jam.

Sebagai perbandingan, baterai mobil listrik saat ini telah dapat memangkas banyak waktu pengisian daya. Beberapa dari mereka banyak pula mengklaim pengisian daya dari kisaran 20 atau 30 persen hingga penuh hanya memakan waktu tidak sampai satu jam, salah satu produk mobil listrik terbaru mengungkap produk roda empat listriknya dapat mengisi daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 28 menit.

BACA JUGA:

Fitur Terkini ALVA CERVO Dukung Gaya Hidup Modern

Meski begitu, Moeldoko sangat berharap industri motor listrik untuk lebih berkembang di Tanah Air, dengan segala inovasi yang perlu terus digenjot oleh produsen, utamanya soal teknologi baterainya.

“Rata-rata sekarang harga baterai motor antara Rp9 juta sampai Rp10 juta, kalau nanti bisa antara Rp6,5 juta sampai Rp6 juta itu pasti orang akan bergeser (ke motor listrik), apalagi pengisian dayanya cepat, jarak tempuhnya jauh,” tambahnya.

#Jenderal Moeldoko #Jenderal TNI Moeldoko #Motor Listrik #Mobil Listrik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Xiaomi meyakini karena posisi Indonesia strategis maka produk kendaraan listriknya pasti akan masuk dan ikut meramaikan industri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Tekno
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Denza Z9S yang masuk kategori sedan listrik kelas menengah-besar itu kini pemegang rekor dunia baru daya jelajah mobil listrik terjauh di bumi.
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Fun
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
BYD Sealion 8 mulai menunjukkan tanda-tanda bakal meramaikan pasar otomotif Indonesia.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Pembangunan industri kendaraan listrik tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan produksi dan penjualan kendaraan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Fun
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Sembilan dari 10 mobil penumpang terlaris di China merupakan kendaraan listrik berbasis baterai
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Indonesia
Tutup Keran Impor, Mobil Listrik BYD Kini 100 Persen Buatan Lokal Indonesia
Mobil listrik BYD resmi menutup keran impor, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi kendaraan listrik di Asia Tenggara.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Tutup Keran Impor, Mobil Listrik BYD Kini 100 Persen Buatan Lokal Indonesia
Indonesia
Sudah September 2026, Insentif Motor Listrik Masih Belum Punya Payung Hukum
Rencana pemerintah memberikan insentif pembelian motor listrik hingga kini belum memiliki kepastian.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
Sudah September 2026, Insentif Motor Listrik Masih Belum Punya Payung Hukum
Fun
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Hyundai Motor berencana meluncurkan dan memperbarui lebih dari 100 model kendaraan hingga 2030.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Fun
Kia Recall 21.290 Unit EV9, Sistem Airbag Berisiko Membahayakan Anak
Kia resmi mengumumkan recall terhadap 21.290 unit SUV listrik Kia EV9.
Yusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2026
Kia Recall 21.290 Unit EV9, Sistem Airbag Berisiko Membahayakan Anak
Tekno
Supercar Listrik China Makin Agresif, CEO Lamborghini Tak Khawatir
CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengaku tidak merasa terancam dengan perkembangan supercar China yang semakin pesat.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Supercar Listrik China Makin Agresif, CEO Lamborghini Tak Khawatir
Bagikan