Modal Kecil Bisa Bikin Usaha Rumahan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 12 Januari 2023
Modal Kecil Bisa Bikin Usaha Rumahan

Besaran modal akan menentukan jenis usaha yang kamu akan mulai. (Foto: Pexels/Tim Mossholder)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MODAL bukan halangan untuk mulai bikin usaha bisnis. Sekecil apa pun modalmu, kamu tetap punya peluang untuk memulai usaha asalkan tahu langkah-langkahnya dan memanfaatkan sumber daya yang ada.

Tentu saja besaran modal akan menentukan jenis usaha yang kamu akan mulai. Misalnya kamu bisa memilih usaha rumahan yang tak mesti menyewa tempat atau membayar banyak gaji karyawan.

Platform belanja daring Tokopedia membagikan sejumlah kiat bagi kamu yang ingin memulai usaha rumahan dengan modal kecil. Ini sejalan dengan fakta bahwa sekira 12 juta penjual telah bergabung di Tokopedia untuk memulai dan mengembangkan usaha.

“Dari jumlah itu, hampir 100 persen adalah pegiat UMKM dari berbagai latar belakang dan daerah,” kata Growth Marketing Senior Lead di Tokopedia, Maisyalina Agustiana, dalam keterangannya, seperti dikutip Antara (12/1).

Baca juga:

Waspada, Penipu Siber Targetkan UKM

modal usaha rumahan
Kamu bisa memulai langkah pertama dengan memastikan adanya peminat. (Foto: Pexels/Kim Jake)

Kamu bisa memulai langkah pertama dengan memastikan adanya peminat. Cari tahu produk terlaris di Tokopedia. Gunakan fitur Wawasan Pasar di aplikasi Tokopedia Seller untuk mempelajari kondisi pasar, termasuk produk terlaris kata kuncinya berdasarkan wilayah dan kategori.

“Pelajari juga tren produk terlaris. Di Tokopedia sendiri, Rumah Tangga, Makanan dan Minuman, Kesehatan, Elektronik dan Fesyen menjadi kategori terlaris di 2022,” ungkap Maisyalina.

Langkah kedua, pelajari profil calon pembeli. Setelah menentukan produk yang akan dijual dan memahami kondisi pasar, tentukan siapa target pasarmu. Melalui penentuan target pasar, calon pelaku usaha dapat lebih mudah menentukan strategi pemasaran.

“Fitur Wawasan Pembeli di aplikasi Tokopedia Seller membantu penjual untuk mengetahui profil pembeli, seperti umur, jenis kelamin dan lokasi sehingga memudahkan pelaku usaha dalam menentukan strategi berjualan,” kata Maisyalina.

Ketiga, jangan lupakan konten menarik. Kamu bisa membuatnya di media sosial sebagai ajang promosi. Sinergi pemanfaatan media sosial yang tepat dapat membantu meningkatkan awareness toko dan produk di e-commerce.

Baca juga:

Penyimpanan Awan Dorong Adaptasi UKM ke Dunia Digital

modal usaha rumahan
Sebisa mungkin buat konten media sosial yang unik dan melekat ke bidang usahamu. (Foto: Pexels/Energepiccom)

Sebisa mungkin buat konten media sosial yang unik dan melekat ke bidang usahamu. Perhatikan tren yang sedang banyak digandrungi masyarakat di media sosial.

“Buatlah live video streaming juga lewat Tokopedia PLAY untuk membangun interaksi dengan calon pembeli. Pertimbangkan live streaming saat peluncuran produk baru, pemberian tutorial penggunaan produk, hingga mengadakan kuis atau giveaway,” ujar Maisyalina.

Lalu, pertimbangkan bangun tim kecil untuk menunjang bisnis. “Para pelaku usaha bisa menggunakan fitur Admin Toko di aplikasi Tokopedia Seller yang dapat membantu mengelola toko dengan aman lewat berbagai pilihan peran yang bisa diberikan ke admin toko,” kata Maisyalina.

Terakhir, lakukan performance marketing sesuai kebutuhan. “Contohnya, pegiat usaha bisa menggunakan fitur beriklan otomatis TopAds agar produknya tampil teratas di halaman Tokopedia. Cukup dengan modal kecil, yaitu mulai dari Rp250 per klik, penjual bisa menjangkau lebih banyak pembeli,” imbuhnya.

Nah, jadi jelas ya. Memulai usaha bukan bergantung pada besar atau kecilnya modal, melainkan pada kemauan dan kreativitasmu mengelola sumber daya yang kamu miliki. (dru)

Baca juga:

Sering Diremehkan, Ini Pentingnya Asuransi untuk UKM

#UKM/UMKM #Tokopedia #Bisnis Tanpa Modal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Mulai 28 Oktober 2026, Penjual Online Dapat Diskon Biaya Marketplace 50 Persen
Usaha mikro memiliki modal usaha paling banyak Rp 1 miliar atau hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 2 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Mulai 28 Oktober 2026, Penjual Online Dapat Diskon Biaya Marketplace 50 Persen
Indonesia
Bunga Kredit Nasabah PNM Mekaar Dari 18–25 Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen
Kementerian berfokus menyempurnakan aturan teknis dan menuntaskan perjanjian kerja sama penyaluran dengan PNM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Bunga Kredit Nasabah PNM Mekaar Dari  18–25 Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen
Fun
Jangan Lewatkan! ini Daftar Promo 9.9 2026 di Berbagai Marketplace dan Brand
Daftar promo 9.9 ini hadir di Shopee, Tokopedia, hingga Indomaret. Ada diskon 48 persen hingga gratis ongkir.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
Jangan Lewatkan! ini Daftar Promo 9.9 2026 di Berbagai Marketplace dan Brand
Indonesia
Pajak Toko Online Ditunda ke November, Shopee-Toped Potong Otomatis Sejak 1 Agustus. Janji Saldo Balik Paling Telat 30 September!
Sejumlah platform e-commerce besar seperti Shopee dan Tokopedia sudah sempat melakukan pemotongan otomatis hasil penjualan toko online sejak 1 Agustus.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Pajak Toko Online Ditunda ke November, Shopee-Toped Potong Otomatis Sejak 1 Agustus. Janji Saldo Balik Paling Telat 30 September!
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
PHK Tokopedia, Ekonom Tegaskan Pekerja Paling Rentan Jadi Korban
Dalam penjelasan kepada DPR dan Kementerian Ketenagakerjaan, manajemen menyebut yang terjadi yakni penataan organisasi, bukan PHK massal.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
PHK Tokopedia, Ekonom Tegaskan Pekerja Paling Rentan Jadi Korban
Indonesia
Tokopedia dan TikTok Dikabarkan Lakukan PHK, Pemerintah Cari Fakta Lapangan
Pendekatan pemerintah saat ini mengedepankan penyelesaian langsung di lapangan. Model tersebut sebelumnya telah diterapkan dalam sejumlah kasus hubungan industrial
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Tokopedia dan TikTok Dikabarkan Lakukan PHK, Pemerintah Cari Fakta Lapangan
Indonesia
Kemnaker Telusuri Isu PHK di TikTok dan Tokopedia, Mediator HI Mulai Bergerak
Kemnaker mulai menelusuri isu PHK di TikTok dan Tokopedia. Hingga kini belum ada laporan resmi, sementara pemerintah masih menunggu klarifikasi dari perusahaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Kemnaker Telusuri Isu PHK di TikTok dan Tokopedia, Mediator HI Mulai Bergerak
Indonesia
Ancaman PHK Massal di Tokopedia dan TikTok, Utusan Presiden Prabowo akan Turun Cek Fakta
Said Iqbal berencana menemui perwakilan pekerja dan manajemen perusahaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Ancaman PHK Massal di Tokopedia dan TikTok, Utusan Presiden Prabowo akan Turun Cek Fakta
Indonesia
Kemendag Minta Klarifikasi Tokopedia soal Aduan Konsumen, Soroti Refund hingga Akun Bermasalah
Kemendag meminta klarifikasi Tokopedia terkait berbagai pengaduan konsumen, mulai dari barang tidak sesuai pesanan, refund, hingga kendala akses akun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Kemendag Minta Klarifikasi Tokopedia soal Aduan Konsumen, Soroti Refund hingga Akun Bermasalah
Bagikan