Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Modal Golkar Jadikan Airlangga Capres 2024

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Januari 2022
Modal Golkar Jadikan Airlangga Capres 2024

Partai Golkar. (Foto: DPP Golkar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Golkar terus memanaskan mesinnya untuk mempersiapkan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) DPP Partai Golkar, Zainudin Amali mengatakan, saat ini, Partai Golkar terus melakukan konsolidasi ke berbagai daerah guna mengecek mesin partai.

Baca Juga:

Golkar Cari Pasangan Airlangga Dongkrak Elektabilitas

"Partai Golkar mempunyai struktur lengkap dari pusat hingga kelurahan yang merupakan modal utama untuk pemenangan pilpres termasuk peran para relawan," kata Zainudin di Jakarta, Senin (24/1).

Amali yang juga Menteri Pemuda dan Olah Raga ini mengatakan, konsolidasi tersebut juga bagian dari pemanasan mesin partai untuk memenangkan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024.

"Penetapan Pak Airlangga Hartarto sebagai capres dalam Pilpres 2024 merupakan amanat munas Partai Golkar 2019 yang diperkuat dengan keputusan Rapimnas 2021," katanya"

Amali menuturkan, modal yang dimiliki Golkar dengan penguasaan kursi parlemen DPR RI 2019 mengharuskan Golkar berkoalisi dengan partai lain mengusung calon presiden-calon wakil presiden.

Dengan posisi kedua perolehan kursi DPR RI di bawah PDI Perjuangan yakni 14,78 persen, Golkar menilai memiliki posisi tawar lebih kuat mengusung calon presiden meski harus berkoalisi.

"Jadi konsolidasi kami lakukan arahnya mengusung Airlangga sebagai calon presiden," ujar dia.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)
Caption

Yang justru menjadi perhatian Golkar untuk memuluskan jalan Airlangga maju capres 2024 ini kehadiran relawan di luar struktural partai.

"Kami justru cukup kaget ada deklarasi di sana sini mendukung Airlangga, setelah kami cek, bukan dari partai atau sayap partai, ini yang kami beri perhatian karena relawan komponen penting penentuan kemenangan saat ini," kata dia.

Sementara itu Airlangga menyebut, akan membuka peluang terhadap semua partai untuk berkoalisi. Namun, tahapan dalam berkoalisi tersebut masih sangat jauh.

"Ini tahapan masih jauh jadi kami tunggu tahapan dari KPU," kata Airlangga. (Knu)

Baca Juga:

Kritik GMPG soal Buruknya Elektabilitas Airlangga Harus Jadi Autokritik bagi Golkar

#Pilpres #Pemilu #Tahapan Pemilu #Golkar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Berdasarkan arahan pimpinan DPR, Komisi II juga akan menggelar pertemuan dengan partai-partai nonparlemen.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Bagikan