Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Minimalkan Dampak Negatif COVID-19, Pemerintah Bakal Terbitkan Surat Utang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 14 April 2020
Minimalkan Dampak Negatif COVID-19, Pemerintah Bakal Terbitkan Surat Utang

Ilustrasi Surat utang negara (sahamonline.co.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah akan menerbitkan surat utang sebagai upaya penanggulangan dampak wabah ini. Pandemic bond atau "recovery bond" merupakan salah instrumen untuk memperkuat keuangan negara dalam jangka pendek.

“Persiapannya terus dilakukan. Menteri Keuangan menyatakan bahwa kalaupun jadi diterbitkan, pelaksanaannya adalah tahun ini. Tapi kesan saya, tidak dalam waktu dekat dan itupun sangat tergantung pada kondisi penyebaran wabah COVID-19,” ujar Tenaga Ahli Utama Deputi III Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono, Selasa (14/4).

Baca Juga:

Presiden Hingga Anggota DPR Diminta Potong Gaji untuk Bantu Rakyat yang Terpapar COVID-19

Menurut Edy, recovery bond merupakan instrumen utang. Jadi kalau memang tidak diperlukan, pemerintah tentu tidak akan melakukannya.

“Kalaupun itu dilakukan, sifatnya hanya untuk jaga-jaga atau sebagai dana cadangan. Apakah efektif atau tidak, di atas kertas, penjualan bond akan meningkatkan penerimaan negara. Tapi ada risiko peningkatan inflasi dan yang namanya utang, pada saatnya harus dibayar. Itulah mengapa, sekali lagi, pemerintah akan sangat berhati-hati dalam hal ini,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga akan menjaga perekonomian dari sisi penawaran dan permintaan agar dampak negatif COVID-19 bisa diminimalkan.

“Sebisa mungkin kita berupaya agar daya beli masyarakat tidak merosot terlalu besar dan dunia usaha masih bisa berjalan meskipun tentu saja tidak sama dengan kalau kondisinya normal,” jelas dia.

Ilustrasi. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Pemerintah juga bakal menekan risiko krisis saat pandemi COVID-19 dengan menyiapkan sejumlah strategi ekonomi.

“Pemerintah berusaha menjaga agar tidak terjadi dampak di sektor ekonomi karena wabah COVID-19. Yang menjadi prioritas adalah bagaimana agar risiko krisis ekonomi itu tidak terjadi. Itu yang harus kita jaga,”
Edy juga menyampaikan, pemerintah mengambil pelajaran berharga dari pengalaman beberapa krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada 1998 dan 2008.

Baca Juga

Jokowi Diingatkan Alokasikan Anggaran COVID-19 untuk Ojol dan Pekerja Serabutan

Ada berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi risiko krisis ekonomi akibat pandemi global ini. Caranya antara lain adalah menjaga agar lembaga keuangan tetap bisa berjalan dengan relatif baik.

Oleh karena itu, sebagaimana dikutip Antara, setiap kebijakan yang terkait dengan lembaga keuangan, misalnya relaksasi kredit akan dilakukan secara hati-hati dan terukur. (*)

#Indeks Saham #Surat Utang Negara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Berpotensi Volatil Hari Ini, Ketegangan Geopolitik Global Paksa Pemodal Ambil Sikap Risk Off
Kabar baik datang dari lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings guna meredam kepanikan pasar domestik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Juli 2026
IHSG Berpotensi Volatil Hari Ini, Ketegangan Geopolitik Global Paksa Pemodal Ambil Sikap Risk Off
Indonesia
Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik
Meredanya harga minyak membantu menenangkan kekhawatiran pasar terhadap risiko inflasi akibat konflik di kawasan Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik
Indonesia
RANS Langsung Tembus Auto Reject Atas Alias ARA Usai Haji Isam Borong Saham Milik Raffi Ahmad
Raffi Ahmad mengungkap keterlibatan pengusaha kakap asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
RANS Langsung Tembus Auto Reject Atas Alias ARA Usai Haji Isam Borong Saham Milik Raffi Ahmad
Indonesia
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Kenaikan harga saham sektor perbankan dan komoditas menjadi motor penggerak utama indeks harga saham gabungan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Indonesia
IHSG Perkasa ke 5.912 Berkat Borongan IPO, Pasar Saham Menolak Tumbang
Ancaman pembalasan skala besar militer Iran terhadap pangkalan Amerika Serikat memicu lonjakan harga minyak dunia, memicu kecemasan inflasi tinggi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Juli 2026
IHSG Perkasa ke 5.912 Berkat Borongan IPO, Pasar Saham Menolak Tumbang
Indonesia
IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?
Kondisi tersebut mengingatkan pelaku pasar pada langkah serupa oleh penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) beberapa waktu lalu
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 Juli 2026
IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?
Indonesia
IHSG Hari Ini Siap Tembus Level 6.000, Dua Saham IPO Sukses Cetak ARA Saat Investor Asyik Nonton Piala Dunia
Sentimen positif lain datang dari rilis estimasi kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2027 sebesar Rp174 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
IHSG Hari Ini Siap Tembus Level 6.000, Dua Saham IPO Sukses Cetak ARA Saat Investor Asyik Nonton Piala Dunia
Indonesia
The Fed Kasih Angin Segar, IHSG Hari Ini Langsung Lompat ke Zona Hijau Tinggalkan Bayang-Bayang Defisit Dagang
Investor domestik kini menantikan data cadangan devisa, indeks keyakinan konsumen
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026
The Fed Kasih Angin Segar, IHSG Hari Ini Langsung Lompat ke Zona Hijau Tinggalkan Bayang-Bayang Defisit Dagang
Indonesia
IHSG Terbang Tinggi Jelang Akhir Pekan, Ratusan Emiten Kompak Menghijau Dongkrak Indeks LQ45
Sentimen positif tambahan berasal dari pelambatan data ketenagakerjaan nonfarm payrolls (NFP) AS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
IHSG Terbang Tinggi Jelang Akhir Pekan, Ratusan Emiten Kompak Menghijau Dongkrak Indeks LQ45
Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Bagikan