Miliki Visi Santripreneur, Airlangga Dapat Dukungan Nyapres dari Santri

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 20 Maret 2022
Miliki Visi Santripreneur, Airlangga Dapat Dukungan Nyapres dari Santri

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dukungannya agar Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto maju menjadi calon presiden pada Pemilu 2024, terus mengalir. Kali ini, dari kumpulan yang mengatasnamakan santri.

"Kami mendukung Pak Airlangga Hartarto maju sebagai capres karena Indonesia membutuhkan sosok pemimpin tangguh dan berpengalaman untuk membawa bangsa ini keluar dari krisis sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Ketua Barisan Santri Relawan Airlangga Hartarto (BASRAH) Solahul Am Notobuwono (Gus Aam) di Jakarta Sabtu (19/3).

Baca Juga:

Penjelasan Mahfud MD soal Surat Rapat Penundaan Pemilu 2024

BASRAH menilai Airlangga Hartarto seorang teknokrat yang piawai dalam mengelola pembangunan, khususnya pembangunan di bidang ekonomi.

Deklarasi BASRAH kali ini diadakan di Pondok Pesantren Rahmatan Lil Alamin Nganjuk pada Sabtu, 19 Maret 2022 dan dihadiri sebanyak 300 orang santri.

Gus Aam meminta sebagai aspirasi dari para santri agar Airlangga Hartarto memberikan perhatian terhadap pengembangan ekonomi santri dan pesantren.

"Kami ingin beliau mengembangkan santriprenuer dan ekonomi digital di kalangan santri. Nilai-nilai kemandirian sudah tertanam dalam jiwa santri sehingga cocok untuk pengembangan entrpreneur," katanya.

Menurut dia, saat ini banyak pesantren yang punya produk-produk ekonomi. Misalnya, di Ponpes Rahmatan Lil Alamin Nganjuk, tempat deklarasi memiliki produk kerajinan dari kayu yang hasilnya sudah diekspor ke manca negara.

Deklarasi BASRAH yang mendukung Airlangga Hartarto ikut menjadi capres 2024. (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)
Deklarasi BASRAH yang mendukung Airlangga Hartarto ikut menjadi capres 2024. (ANTARA/HO-Dokumen Pribadi)

Gus Aam yakin, Airlangga punya visi pengembangan santripreneur. Tentunya, menurut dia dukungan dari kalangan santri akan mengalir untuk kemenangan Airlangga Hartarto dalam Pilpres mendatang.

Anggota DPR Fraksi Golkar Yahya Zaini berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Airlangga. Ia menyatakan potensi santri dan pesantren sangat besar untuk pengembangan ekonomi.

"Jumlah santri di Indonesia sebanyak 4 juta orang lebih. Bayangkan kalau 30 persennya saja punya kemampuan entrepreneur, maka akan sangat membantu dalam penciptaan lapangan kerja," katanya.

Yahya berharap, agar BASRAH dapat melebarkan sayapnya di seluruh Jawa Timur dan pada saatnya menyebar ke seluruh Indonesia. (Pon)

Baca Juga:

Senator Ingatkan Pelopor Klaim Big Data Tunda Pemilu Bisa Dijerat Pasal Hoaks

#Pemilu #Pilpres #Golkar #Airlangga Hartarto
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Pemerintah memastikan kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu akan mulai berlaku pada 1 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Aturan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Besok, Menko Airlangga Jamin Masa Transisi Tanpa Kendala
Indonesia
Legislator Golkar Dorong Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu Lewat DSI, Beberkan Keluhan Petani
Komisi IV DPR RI minta pemerintah evaluasi kebijakan ekspor sawit satu pintu lewat DSI.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Legislator Golkar Dorong Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu Lewat DSI, Beberkan Keluhan Petani
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Lagu Mas Bahlil Ganteng Viral di Medsos, Golkar Angkat Suara
Golkar menilai fenomena viral lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ sebagai kreativitas netizen sekaligus bentuk apresiasi terhadap ketum mereka di Kabinet Merah Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Lagu Mas Bahlil Ganteng Viral di Medsos, Golkar Angkat Suara
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Indonesia
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Pemerintah menurunkan batas konversi DHE valuta asing ke rupiah dari sebelumnya 100 persen menjadi maksimal 50 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Pemerintah Istimewakan AS, Dikecualikan Aturan Devisa Hasil Ekspor
Indonesia
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Eksportir Wajib Simpan Devisa di RI
Pemerintah resmi merevisi aturan DHE SDA mulai 1 Juni 2026. Eksportir wajib menempatkan 100 persen devisa hasil ekspor ke sistem keuangan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Eksportir Wajib Simpan Devisa di RI
Indonesia
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Ekonomi, Sikapi Penutupan Selat Hormuz
Mandat utama dari satgas itu mempercepat implementasi program prioritas pemerintah secara terintegrasi dan kolaboratif.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Ekonomi, Sikapi Penutupan Selat Hormuz
Indonesia
Pemerintah Nolkan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Bantu Tekan Biaya Industri
Pemerintah menurunkan bea masuk LPG dari 5% menjadi 0% untuk menjaga daya beli dan mendukung industri. Kebijakan berlaku selama 6 bulan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Pemerintah Nolkan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik, Bantu Tekan Biaya Industri
Bagikan