Kesehatan

Migrain Muncul Setelah Mengonsumsi Karbohidrat dan Gula?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 15 Oktober 2022
Migrain Muncul Setelah Mengonsumsi Karbohidrat dan Gula?

Justru migrain yang menyebabkan orang menyantap makanan tertentu. (Foto: Unsplash/Adrian Swancar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA orang mungkin mengeluh karena sakit kepala setelah mengonsumsi makanan tertentu, khususnya olahan tinggi gula atau karbohidrat seperti kue cokelat atau pasta. Apakah benar migrain bisa muncul setelah makan makanan tersebut?

Mengutip laman ANTARA, menurut profesor neurologi di King's College London dan University of California, Los Angeles Dr. Peter Goadsby, kemungkinan besar bukan makanan yang menyebabkannya. Sebaliknya, justru migrain yang menyebabkan orang menyantap makanan tertentu.

Seperti dikutip dari Channel News Asia, Peter menjelaskan selama tahap awal serangan migrain atau disebut fase prodrom, orang mungkin mengalami gejala seperti kelelahan, kabut otak, perubahan suasana hati, sensitivitas cahaya, kekuatan otot, dan peningkatan buang air kecil.

Selama waktu itu, studi pencitraan otak telah menunjukkan hipotalamus atau wilayah otak yang mengatur rasa lapar aktif, sehingga menyebabkan orang menginginkan dan makan makanan tertentu.

Baca juga:

Serangan Migrain Meningkat di Masa Pandemi

Migrain Muncul Setelah Mengonsumsi Karbohidrat dan Gula?
Cokelat dianggap sebagai salah satu makanan penyebab migrain. (Foto: Unsplash/Charisse Kenion)

"Cukup jelas area ini aktivitasnya sebelum rasa sakit dimulai. Beberapa orang menginginkan camilan gurih atau asin, sementara yang lain menginginkan permen dan cokelat," kata Peter.

"Kemudian, ketika seseorang pada akhirnya makan dan mulai migrain, wajar untuk orang bertanya-tanya apakah sesuatu yang mereka makan berkontribusi pada rasa sakit," kata Pakar Neurologi dan Pengobatan Sakit Kepala di Mayo Clinic Scottsdale, Dr. Rashmi Halker Singh.

Banyak yang mengira cokelat menjadi salah satu makanan pemicu migrain yang paling banyak dilaporkan. Tetapi dalam penelitian di jurnal Nutrients pada 2020, para peneliti menyimpulkan tidak ada cukup bukti untuk menyebut cokelat dapat menyebabkan migrain.

Profesor nutrisi dan studi makanan di George Mason University, Margaret Slavin mengatakan makanan tinggi gula atau karbohidrat juga dapat menyebabkan gula darah melonjak, yang mengarah ke respons insulin terlalu besar.

Baca juga:

Tips Jitu Atasi Migrain dengan Cepat dan Tepat

Migrain Muncul Setelah Mengonsumsi Karbohidrat dan Gula?
Sebaiknya konsumsi sayur-sayuran. (Foto: Unsplash/Nadine Primeau)

Insulin membantu menormalkan gula darah. Tapi jika insulin terlalu banyak, dapat menyebabkan gula darah rendah. Kondisi ini disebut hipoglikemia dan gejalanya antara lain sakit kepala, gemetar, lelah, dan pusing.

Buat yang sering migrain, ada baiknya mengurangi gula tambahan dan menggantinya dengan makanan anti-inflamasi, seperti buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan.

Tetapi karena penelitian tentang hubungan antara diet dan sakit kepala terbatas, Slavin mencatat tidak ada cukup bukti untuk merekomendasikan diet khusus mencegah migrain. (and)

Baca juga:

Beberapa Makanan Pemicu Migrain

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Bagikan