Merapi Erupsi, BPBD Sleman Bersiap Ungsikan Warga

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 27 Januari 2021
Merapi Erupsi, BPBD Sleman Bersiap Ungsikan Warga

Petugas dan relawan berjaga dijalan menuju Turgo dan lokasi pengungsian sementara. Foto: Twitter TRC BPBD DIY

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman bersiap mengungsikan warga ke barak pengungsian setelah Gunung Merapi erupsi, siang tadi.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Joko Supriyanto mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan warga turun mengungsi sementara ke SD Sanjaya dan Lapangan Tritis.

Baca Juga

Merapi Muntahkan Abu Vulkanik, Penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Normal

"Kami sudah minta warga di padukuhan Turgo RT 03 dan 04, Kalurahan Purwobinangun, Pakem, dan yang bermukim di seputaran Kali Boyong turun sementara ke SD Tritis," ujar Joko melalui pesan singkat di Yogyakarta, Rabu (27/1).

Instruksi ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sembari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mempersiapkan barak pengungsian.

Ia menjelaskan kedua padukuhan tersebut terletak paling dekat dengan puncak Merapi dan berada dalam daerah bahaya rawan bencana. Jumlah warga di dua padukuhan tersebut sejumlah 150 jiwa.

Gunung Merapi Erupsi mengeluarkan awan panas pada Rabu siang.
Gunung Merapi Erupsi mengeluarkan awan panas pada Rabu siang. Foto:Twitter TRC BPBD DIY

Pihaknya akan segera mengevakuasi warga ke barak pengungsian Pandanpuro dan Purwobinangun Kecamatan Pakem sore ini.

Saat ini, BPBD Sleman bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY tengah mempersiapkan membuka dapur umum di lokasi barak pengungsian. Selain itu, tim tengah mempersiapkan skema dan kendaraan evakuasi warga.

"Intinya kami sudah siap (mengevakuasi warga). Beberapa kelurahan juga sudah siap dengan poskonya dan tentunya dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan seperti penyekatan dalam posko," katanya.

Gunung Merapi mengalami erupsi Rabu (27/1) sekitar pukul 13.35 WIB. Warga yang tinggal di lereng Merapi berhamburan keluar rumah.

Berdasarkan laporan dari TRC BPBD DIY, ratusan warga Padukuhan Turgo sudah mengungsi sementara ke SD Tritis. Ada pula yang mengungsi sementara ke Huntap Karang Kendal dan Ploso Kerep.

Tim juga sudah menutup akses jalan menuju Turgo dengan bilah bambu. Petugas dan truk stand by di Lapangan Pos Ngepring untuk menghalang pengunjung dan kendaraan yang hendak naik ke wilayah Turgo. Hanya kendaraan evakuasi dan BPBD yang diizinkan masuk. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Gunung Merapi Erupsi Besar, Warga Bergegas Mengungsi

#Gunung Merapi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Dua orang tersebut dari keterangan rekannya yang turun nekat naik ke Gunung Merapi. Padahal sudah jelas dilarang naik Gunung Merapi berstatus siaga III.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Warga yang tinggal dekat puncak gunung diminta meningkatkan kewaspadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Oktober 2025
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Indonesia
Pendaki Viral di TikTok Nekat Masuk Kawasan Puncak Merapi Dihukum Bersihkan OWA Kalitalang
4 Pendaki dijatuhi sanksi lantaran nekat masuk kawasan puncak Merapi secara ilegal saat gunung itu masih berstatus Siaga (Level III).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Juni 2025
Pendaki Viral di TikTok Nekat Masuk Kawasan Puncak Merapi Dihukum Bersihkan OWA Kalitalang
Indonesia
BPBD DIY Ingatkan Masyarakat Soal Status Siaga Gunung Merapi, Jangan Coba-Coba Mendaki!
BPBD DIY mengingatkan untuk tidak mendaki Gunung Merapi saat status siaga. Simak info terbaru dan upaya mitigasi yang dilakukan.
Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 15 April 2025
BPBD DIY Ingatkan Masyarakat Soal Status Siaga Gunung Merapi, Jangan Coba-Coba Mendaki!
Indonesia
Puluhan Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diamankan Polisi, Dicegat Saat Turun
Gunung Merapi ditutup karena berstatus naik level III yang dapat membahayakan jiwa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 14 April 2025
Puluhan Pendaki Ilegal Gunung Merapi Diamankan Polisi, Dicegat Saat Turun
Indonesia
BNPB Fokus ke Tiga Gunung Berapi Ini Karena Sedang 'Aktif'
Aktivitas erupsi Gunung Merapi yang masih cukup tinggi sampai awal 2025 menjadi catatan bagi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Januari 2025
BNPB Fokus ke Tiga Gunung Berapi Ini Karena Sedang 'Aktif'
Bagikan