Menyiasati Gaji agar Enggak Cuma Numpang Lewat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 24 Juli 2018
Menyiasati Gaji agar Enggak Cuma Numpang Lewat

Jangan banyak mengantongi uang tunai. (Foto: Pixabay/Capri23auto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GAJIAN adalah hari yang paling menyenangkan bagi kamu sebagai karyawan. Namun bisa jadi, gajian terasa tidak mencukupi kebutuhan setiap bulanya bahkan malah kekurangan atau istilahnya cuma "numpang lewat".

Masalah gaji numpang lewat sebetulnya terletak pada pengaturan keuangan. Salah satunya kamu harus mengesampingkan hal kecil penyebab pemborosan gaji.

Jadilah jangan sampai dalam 10 hari uang gaji kampu langsung menipis. Nah, berikut merahputih.com catat tips biar enggak boros saat gajian, dilansir iStyle;

1. Bagi, Pisahkan dan Atur Gaji Bulanan

Uang gaji harus dipisahkan sejak hari pertama. (Foto: PIxabay/stevepb)
Uang gaji harus dipisahkan sejak hari pertama. (Foto: Pixabay/stevepb)

Secara sederhana, bagi dan pisahkan gaji kamu untuk tiga hal; living (40%), saving (30%) dan bersenang-senang (30%). Gunakan aplikasi keuangan di smartphone atau buat di Ms Excel.

2. Buat Prioritas

Dahulukan pembayaran yang penting seperti tagihan bulanan, cicilan dan tabungan. Tahan segala keinginan yang sebenarnya enggak terlalu kamu butuhkan.

3. Batasi Uang Tunai

Batasi penggunaan uang tunai sangat penting. (Foto: Pixabay/TheDigitalWay)
Batasi penggunaan uang tunai sangat penting. (Foto: Pixabay/TheDigitalWay)

Kalau kamu memiliki terlalu banyak cash di dompet, biasanya kamu cenderung jadi lebih boros.

4. Tujuan Jangka Pendek

Misalnya kamu mempunya tujuan ingin berbisnis kuliner yang membutuhkan modal sekian juta. Maka tetapkanlah itu sebagai tujuanmu menabung. Evaluasi tabunganmu setiap 3 bulan sekali.

5. Belanja saat Diskon atau Melalui Online Shop

Belanja saat diskon adalah salah satu cara menghemat yang paling mudah. Kamu bisa mendapatkan barang yang kamu mau dengan harga yang lebih murah tentunya. Kamu hanya perlu bersabar menunggu saat barang yang kamu inginkan jadi diskon.

6. Membuat Catatan Belanja

Kalau mau pergi belanja ke pasar swalayan, pastikan kamu sudah melakukan catatan belanjaan dan membeli sesuai dengan catatan. Dengan begini, akan lebih mudah untuk menghindari pembelian barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Oya, jangan lupa untuk mengisi perut di rumah sebelum berangkat belanja. (zul)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Pilihan Model Batik untuk Ngantor, Cantik nan Elegan

#Penghematan Anggaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Izin Perjalanan Dinas ASN DKI Jakarta Diperketat demi Efisiensi Anggaran, Bye-Bye SPPD Mewah
Langkah tegas ini selaras dengan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melalui Surat Edaran Nomor 800.1.5/3349/SJ
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 April 2026
Izin Perjalanan Dinas ASN DKI Jakarta Diperketat demi Efisiensi Anggaran, Bye-Bye SPPD Mewah
Indonesia
Anggaran Kementerian PPPA 2026 Terjun Bebas, Nyawa Perempuan dan Anak Jadi Taruhan?
Selain masalah finansial, DPR RI menyoroti transformasi modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Anggaran Kementerian PPPA 2026 Terjun Bebas, Nyawa Perempuan dan Anak Jadi Taruhan?
Indonesia
Anggaran Kementerian PPPA Melorot, DPR RI Soroti Maraknya Kasus Child Grooming
Selain masalah anggaran, Azis menyoroti fenomena child grooming dan kekerasan berbasis digital yang kini menyasar anak-anak melalui media sosial
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Anggaran Kementerian PPPA Melorot, DPR RI Soroti Maraknya Kasus Child Grooming
Indonesia
Menkeu Purbaya Ngotot Mau Tarik Anggaran MBG, jika Masih tak Terserap hingga Oktober
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, ngotot akan tarik anggaran MBG jika masih tak terserap hingga Oktober 2025.
Soffi Amira - Selasa, 07 Oktober 2025
Menkeu Purbaya Ngotot Mau Tarik Anggaran MBG, jika Masih tak Terserap hingga Oktober
Indonesia
Sri Mulyani Tetapkan Uang Makan dan Snack Rakor Menteri Prabowo Senilai Rp 171 Ribu
Jumlah tersebut terdiri atas biaya makan untuk sekali rakor senilai Rp 118 ribu per orang dan biaya kudapan atau snack Rp 53 ribu per orang.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Juni 2025
Sri Mulyani Tetapkan Uang Makan dan Snack Rakor Menteri Prabowo Senilai Rp 171 Ribu
Indonesia
Prabowo Minta Efisiensi Anggaran, Ahmad Dhani: Puasa Menghambu-hamburkan Uang
Pertemuan berlangsung selama kurang lebih 2 jam dan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 15 Februari 2025
Prabowo Minta Efisiensi Anggaran, Ahmad Dhani: Puasa Menghambu-hamburkan Uang
Indonesia
Dinsos DKI Pastikan Keluarga Pahlawan Tetap Dapat Bantuan di 2025, Tapi Pakai Duit Kemensos
Pemprov DKI Jakarta memastikan bahwa para penerima manfaat tetap memperoleh penghargaan sesuai skema
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Februari 2025
Dinsos DKI Pastikan Keluarga Pahlawan Tetap Dapat Bantuan di 2025, Tapi Pakai Duit Kemensos
Indonesia
Yusril Minta Pegawai Kemenko Kumham Imipas Kerja Optimal, Efisiensi Anggaran Bukan Alasan Turunkan Kualitas Kinerja
Yusril juga menyoroti pentingnya upaya Indonesia bergabung dengan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Februari 2025
Yusril Minta Pegawai Kemenko Kumham Imipas Kerja Optimal, Efisiensi Anggaran Bukan Alasan Turunkan Kualitas Kinerja
Indonesia
Pemerintah Pastikan Tidak Ada PHK Tenaga Honorer di Kementerian dan Lembaga
Pemerintah memastikan tidak ada PHK tenaga honorer di kementerian dan lembaga. Hal itu dikatakan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani.
Soffi Amira - Jumat, 14 Februari 2025
Pemerintah Pastikan Tidak Ada PHK Tenaga Honorer di Kementerian dan Lembaga
Indonesia
Imbas Efisiensi Anggaran, Pemprov DKI Hapus Penghargaan untuk Keluarga Pahlawan
Pemprov DKI Jakarta menghapus penghargaan untuk keluarga pahlawan. Hal itu merupakan imbas dari efisiensi anggaran Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 14 Februari 2025
Imbas Efisiensi Anggaran, Pemprov DKI Hapus Penghargaan untuk Keluarga Pahlawan
Bagikan