Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030

Markas PBB New York Amerika Serikat. Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono memanfaatkan rangkaian High-Level Week Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) di New York, Amerika Serikat, untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB periode 2029-2030.

Upaya tersebut dilakukan melalui sejumlah pertemuan dengan negara-negara sahabat Indonesia di sela rangkaian agenda SMU PBB.

“Saya juga menggunakan berbagai pertemuan tersebut untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030,” kata Sugiono dalam keterangannya, Kamis (24/9).

Manfaatkan Pertemuan ASEAN dan Pacific Alliance

Salah satu agenda yang dimanfaatkan Sugiono untuk memperkuat komunikasi dengan negara-negara sahabat adalah pertemuan tingkat menteri ASEAN dan Pacific Alliance.

Forum tersebut mempertemukan negara-negara ASEAN dengan empat negara anggota Pacific Alliance, yakni Meksiko, Kolombia, Peru, dan Chile.

Pertemuan membahas upaya memperkuat kemitraan kedua kawasan sekaligus mendorong manfaat konkret melalui kerja sama di sejumlah bidang, termasuk pendidikan, pariwisata, digitalisasi, dan smart cities.

Penguatan konektivitas ASEAN dan Pacific Alliance juga menjadi salah satu agenda yang dibawa Indonesia dalam pertemuan tersebut.

Baca juga:

Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81

Bertemu Menlu Jerman, Inggris, dan Belanda

Selain pertemuan multilateral, Sugiono melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Jerman, Menteri Luar Negeri Inggris, dan Menteri Luar Negeri Belanda.

Sugiono juga menggelar sejumlah pertemuan yang bersifat pull-aside dengan beberapa menteri luar negeri dari negara lain.

Dalam rangkaian agenda tersebut, Sugiono turut bertemu dengan kandidat Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB dari Kosta Rika.

Ia juga mengadakan pertemuan trilateral bersama Belanda dan Wakil Sekjen PBB Jean-Pierre Lacroix.

Dalam seluruh pertemuan itu, berbagai isu dibahas, mulai dari penguatan hubungan bilateral hingga persoalan regional dan global yang menjadi perhatian bersama.

Diplomasi untuk Kepentingan Nasional

Sugiono mengatakan seluruh rangkaian pertemuan di sela SMU PBB tidak hanya dimanfaatkan untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB.

Diplomasi tersebut juga diarahkan untuk melindungi kepentingan nasional.

Pertemuan-pertemuan dan potensi-potensi yang kita bahas tentunya akan terus kita dorong untuk dapat memberikan manfaat konkret bagi pembangunan dan masyarakat Indonesia,

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono.

Indonesia sebelumnya telah mengumumkan pencalonannya sebagai anggota tidak tetap DK PBB periode 2029-2030. Kampanye untuk mendapatkan dukungan negara anggota PBB menjadi bagian dari agenda diplomasi Indonesia menuju pemilihan tersebut.

Baca juga:

Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB

Agenda Sugiono di New York Berlanjut

Menurut Sugiono, rangkaian diplomasi Indonesia di New York masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Sejumlah isu akan menjadi pembahasan, mulai dari perdamaian dan keamanan hingga persoalan Palestina, pembangunan, lingkungan, perlindungan pekerja kemanusiaan, dan peace building.

Saya akan mengikuti berbagai pertemuan yang membahas isu perdamaian dan keamanan, Palestina, pembangunan, lingkungan, perlindungan pekerja kemanusiaan hingga peace building,

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono.

.

(Asp)

#PBB #Dewan Keamanan Pbb #Sugiono #Menteri Luar Negeri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara
Perjanjian tersebut mulai berlaku setelah Menteri Luar Negeri Sugiono menandatangani pakta perjanjian dengan ketiga negara.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
PAM Jaya mewakili Indonesia di New York, Amerika Serikat. PAM Jaya menargetkan pengelolaan air Jakarta selesai 2029.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
PAM Jaya Paparkan Pengelolaan Air Jakarta di New York, Incar Target 100 Persen pada 2029
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Dunia
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan serukan penghapusan hak veto dan keanggotaan tetap DK PBB demi tatanan dunia yang lebih adil. Simak usulan lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Dunia Lebih Besar dari 5 Negara, Presiden Erdogan Usul Hak Veto PBB Dihapus
Indonesia
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Delegasi Indonesia juga akan memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029—2030.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyambut baik resolusi PBB tersebut, mengapresiasi sikap semua negara yang mendukungnya
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Palestina Dilarang Hadiri Majelis Umum PBB, 152 Negara Protes ke AS
Bagikan