Pilpres 2019

Menimbang Mahfud MD dan Sri Mulyani Jadi Cawapres Jokowi, Siapa yang Pantas?

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 14 Juli 2018
Menimbang Mahfud MD dan Sri Mulyani Jadi Cawapres Jokowi, Siapa yang Pantas?

Pengamat Politik Hendri Satrio (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Bursa calon wakil presiden pendamping Joko Widodo kian ramai. Tak hanya berasal dari partai politik, sejumlah nama dari kalangan profesional pun ikut muncul. Dua nama yang santer disebut adalah Mahfud MD serta Sri Mulyani.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan, elektabilitas Jokowi saat ini masih belum aman. Hal itu merujuk pada hasil sejumlah lembaga survei yang menempatkan elektabilitas Jokowi di bawah 50 persen.

Menurut dia, agak riskan jika Jokowi menggandeng cawapres dari non parpol yang tidak memiliki basis massa. Pasalnya, tidak akan mampu mengkatrol elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta itu yang masih stabil di kisaran 48 persen.

"Elektabilitas Pak Jokowi kan belum 50 persen plus 1. Jadi kalau kemudian menggandeng tokoh non parpol yang tidak memiliki massa riil tidak akan menambah elektabilitas apa-apa," kata Hendri kepada merahputih.com, Jumat (13/7).

Sri Mulyani masuk dalam busra cawapres Jokowi
CEO Freeport-McMoran Copper & Gold Inc Richard Adkerson (kiri) bersama Menteri ESDM dan Menkeu di Kementerian ESDM, Jakarta.(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Hendri mengakui mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dan Menteri Keuangan itu memiliki integritas yang baik. Namun, kata dia, mereka tidak memiliki basis massa sehingga tidak akan berpengaruh positif terhadap elektabilitas Jokowi.

"Mungkin banyak yang suka terhadap Sri Muyani atau mungkin banyak yang suka terhadap Mahfud MD tapi mereka berdua tidak pernah punya massa riil," ujar Hendri Satrio.

Lebih lanjut Hendri menilai, hanya dua orang yang bisa memutuskan siapa yang akan menjadi cawapres Jokowi. Pertama mantan Wali Kota Solo itu sendiri serta Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Saya menilai dua nama (Mahfud dan Sri Mulyani) itu tidak terlalu dekat dengan Ibu Mega, kecuali Mahfud yang memang pernah bekerja sama dan masih bekerja sama di BPIP. Jadi pertimbangan-pertimbangannya akan banyak sekali," pungkas Hendri.

Peneliti SMRC Djayadi Hanan
CEO Riset SMRC Djayadi Hanan saat memaparkan hasil survei "Calon Wakil Presiden: Penilaian Elite, Opinion Leader dan Massa Pemilih Nasional" di Kantornya, Jakarta Pusat Foto: MP/Fadhli

Sebelumnya, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis survei nama-nama yang dijagokan untuk menjadi calon wakil presiden 2019, di antaranya mantan Mahfud MD dan Sri Mulyani.

Dalam survei itu, para elite politik, pencipta opini dan warga dimintai persepsi mengenai sejumlah nama yang berkaitan dengan kualitas personal berbagai tokoh.

CEO Riset SMRC Djayadi Hanan mengungkapkan, Mahfud MD dan Sri Mulyani konsisten masuk dalam lima besar dari penilaian tiga strata masyarakat tersebut.

Survei itu menyatakan keduanya memiliki integritas, kapabilitas, empati, aksepibilitas, dan kontinuitas berdasarkan persepsi dari elite politik dan tokoh. Sedangkan masyarakat, menilainya dari aspek kesukaan.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Akui Elektabilitas Jokowi Ungguli Prabowo, PKS: 2019 Ganti Presiden Jalan Terus

#Bursa Cawapres Jokowi #Pilpres 2019 #Mahfud MD #Sri Mulyani
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Sri Mulyani Kembali ke Bank Dunia, Tugasnya Berikan Pinjaman ke Negara Miskin
Dalam jabatannya itu, Sri Mulyani bertugas mendorong penguatan dukungan kebijakan dan pendanaan di negara-negara donor maupun peminjam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Sri Mulyani Kembali ke Bank Dunia, Tugasnya Berikan Pinjaman ke Negara Miskin
Indonesia
KPK Buka Suara soal Usulan Mahfud MD Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Masih Pantau Penyidikan
KPK buka suara soal usulan Mahfud MD ambil alih kasus Febrie Adriansyah. KPK masih memantau penyidikan.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
KPK Buka Suara soal Usulan Mahfud MD Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Masih Pantau Penyidikan
Indonesia
Aparat Hukum Diduga Korupsi, Mahfud Dorong Pembenahan Menyeluruh Sistem Hukum
Aada produk hukum yang baik dan ada pula yang buruk, bergantung pada apakah proses pembentukannya mengikuti prinsip-prinsip pembentukan hukum yang benar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Aparat Hukum Diduga Korupsi, Mahfud Dorong Pembenahan Menyeluruh Sistem Hukum
Indonesia
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Mahfud MD Soroti Mark Up Anggaran
Mahfud MD menyoroti persoalan klasik yang menghantui birokrasi Indonesia, yakni kebocoran anggaran.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Mahfud MD Soroti Mark Up Anggaran
Indonesia
Mahfud MD Dorong RUU Pemilu Rampung 2027, Puan: tak Perlu Terburu-buru
Proses legislasi perlu dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari publik.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Mahfud MD Dorong RUU Pemilu Rampung 2027, Puan: tak Perlu Terburu-buru
Indonesia
Sri Mulyani Masuk Dewan Pengurus Gates Foundation, ini Tugas dan Perannya
Sri Mulyani ditunjuk sebagai Dewan Pengurus Gates Foundation. Lalu, apa saja tugas dan perannya di lembaga tersebut?
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Sri Mulyani Masuk Dewan Pengurus Gates Foundation, ini Tugas dan Perannya
Indonesia
Mahfud MD Bela Pandji Pragiwaksono: Tidak Bisa Dijerat KUHP Baru
Mahfud MD menilai materi stand-up comedy Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' tidak dapat dihukum dengan KUHP baru karena tidak berlaku surut.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Mahfud MD Bela Pandji Pragiwaksono: Tidak Bisa Dijerat KUHP Baru
Indonesia
Perkap Polri 10/2025 Dikritik Mahfud MD, Dinilai Langgar Putusan MK
Mahfud MD menilai Perkap Polri Nomor 10 Tahun 2025 tidak memiliki dasar hukum dan bertentangan dengan UU Polri serta Putusan MK.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Perkap Polri 10/2025 Dikritik Mahfud MD, Dinilai Langgar Putusan MK
Indonesia
Mahfud MD Ungkap Akar Kisruh PBNU, Mulai dari Undangan Tokoh Israel hingga Isu Tambang
Mahfud MD mengungkap akar kisruh PBNU yang kini mengalami guncangan. Ia mengungkapkan hal tersebut di kanal YouTube pribadinya.
Soffi Amira - Selasa, 25 November 2025
Mahfud MD Ungkap Akar Kisruh PBNU, Mulai dari Undangan Tokoh Israel hingga Isu Tambang
Indonesia
Jawab Tantangan Mahfud MD, KPK Bakal Proaktif Mandiri Usut Dugaan Korupsi Whoosh
KPK memastikan tidak bergantung dari informasi Mahfud MD dalam mengusut dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Jawab Tantangan Mahfud MD, KPK Bakal Proaktif Mandiri Usut Dugaan Korupsi Whoosh
Bagikan