Menikmati Destinasi Wisata Waduk Cengklik dalam Ajang Rally Wisata

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 24 Juni 2024
Menikmati Destinasi Wisata Waduk Cengklik dalam Ajang Rally Wisata

Ajang Rally Wisata Kamtibmas di Waduk Cengklik, Boyoali, Jawa Tengah sebagai promosi wisata alam air, Senin (24/6). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KEMUNCULAN destinasi baru di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, membuat destinasi lama seperti Waduk Cengklik terus berbenah. Terobosan baru pun diluncurkan dengan menggelar ajang Rally Wisata Kamtibmas Bareng Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi.

Ajang kreasi tersebut diinisiasi Mabes Sobat Luthfi berkolaborasi dengan Forum Otomotif Solo Raya (FOSR) yang diikuti sekitar 500 mobil anggota FOSR dan Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) serta peserta masyarakat umum.

“Kami mengajak masyarakat dan para peserta Rally Wisata untuk bersama-sama minum susu sebagai salah satu produk unggulan di Boyolali. Acara ini sekaligus mengampanyekan bangga mengonsumsi produk dalam negeri,” ujar Luthfi, Senin (24/6).

Dia menyebut Waduk Cengklik merupakan potensi wisata yang perlu dikembangkan di wilayah Solo dan sekitarnya. Dengan demikian, destinasi wisata ini akan terus berkembang dan berkelanjutan.

Baca juga:

2 Kapal Pinisi Disiapkan di IKN Buat Sambut Wisatawan

Kapolda menambahkan adanya ajang semacam ini akan menumbuhkembangkan industri kreatif di wilayah Boyolali, salah satu ialah susu. Para pengusaha UMKM juga akan ikut berkembang seiring dengan bertumbuhnya suatu wilayah. Keduanya akan tumbuh dan berkembang secara mandiri.

Ketua Umum Mabes Sobat Luthfi, Maharani, mengemukakan kegiatan ini diharapkan mampu membawa peserta Rally Wisata dapat mengenal lebih dekat destinasi wisata Honei Senting Waduk Cengklik. Lokasi ini memiliki keindahan yang sangat bagus dengan view Waduk Cengklik.

“Destinasi wisata Waduk Cengklik sangat menarik untuk dikunjungi sehingga bisa meningkatkan perekonomian daerah sekitar. Selain itu, UMKM akan mampu berkembang dan masyarakat sekitar juga akan meningkat ekonominya,” tutup Maharani.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

5 Fakta Mayat Perempuan Tanpa Busana di Tempat Wisata Waduk Cengklik

#Wisata #Solo
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Penambahan rute-rute internasional ini mencerminkan tingginya minat maskapai global untuk memperluas jaringan penerbangan menuju Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Indonesia
Anak Presiden Prabowo Ikut Kiran Malam 1 Suro Mangkunegaran
Kirab Mangkunegaran kali ini diikuti juga oleh putra Presiden Prabowo, Didit Prabowo, anggota DPR RI Bambang Wuryanto, Titiek Soeharto, dan Wamen Kebudayaan Giring Ganesha
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Anak Presiden Prabowo Ikut Kiran Malam 1 Suro Mangkunegaran
Tradisi
Keraton Solo Gelar Kirab Malam Satu Suro, Bawa Kerbau Bule dan Pusaka
PB XIV Purbaya di lokasi sama, Sasono Sewaka, tidak menggelar kirab malam 1 Suro dan hanya mengadakan doa bersama serta tahlil.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Keraton Solo Gelar Kirab Malam Satu Suro, Bawa Kerbau Bule dan Pusaka
Tradisi
Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule
Lima kerbau bule menjalani latihan dengan mengitari Kompleks Keraton Solo, rute yang ditempuh bukan rute kirab malam 1 Suro.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jelang Kirab 1 Suro, Keraton Surakarta Keluarkan 5 Kerbau Bule
Indonesia
Harga Pertamax Naik, Walkot Solo Putar Otak Tekan Penggunaan BBM Mobdin ASN
Efisiensi yang dilakukan Pemkot Solo ini dipastikan tidak akan mengganggu pelayanan publik di Kota Solo.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Walkot Solo Putar Otak Tekan Penggunaan BBM Mobdin ASN
Indonesia
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Sebelumnya, viral video teror pocong berdurasi 30 detik gegerkan warga Solo.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Polresta Solo Tangkap 3 Pelaku Teror Pocong, Minta Maaf Telah Bikin Gaduh
Indonesia
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Dana SPPG sepenuhnya berada di tangan BGN dan bukan tanggung jawab daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Eks Kepala BGN Ditangkap Kejagung, 20 SPPG di Solo Berhenti Beroperasi
Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Bagikan