Mengenal Subak yang Muncul di Google Doodle Hari Ini

P Suryo RP Suryo R - Senin, 29 Juni 2020
Mengenal Subak yang Muncul di Google Doodle Hari Ini

Google Doodle hari ini (Foto Google)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HARU ini, Senin (29/6) tampilan Google sedikit berbeda dengan memberikan nuansa Indonesia. Tampak seperti lukisan yang menggambarkan seorang petani sedang berteduh di bawah saung sambil mengenakan masker.

Rerumputan di sawah juga membentuk kata Google sambil dihiasi dengan burung yang terbang di langit. Jika kursor diarahkan ke gambar tersebut, muncul tulisan Merayakan warisan budaya, Subak.

Baca Juga:

Viral Fenomena Semangka Persegi Asal Jepang, Enak Dilihat Tapi...

sawah
Subak bukan hanya sistem pengairan melainkan organisasi kemasyarakatan yang mengatur siste pengairan sawah. (Foto: Pixabay/sasint)

Melansir laman Kemendikbud, Subak adalah kata yang berasal dari Bali dan muncul pertama kali dalam prasasti Pandak Bandung yang diyakini dari tahun 1072 SM. Subak adalah organisasi kemasyarakatan yang khusus mengatur sistem pengairan sawah dan digunakan dalam bercocok tanam padi di Bali.

Subak pada umumnya memiliki pura yang dinamakan Pura Uluncarik atau Pura Bedugul, yang khusus dibangun oleh para pemilik lahan dan petani. Subak juga mengacu kepada sebuah lembaga sosial dan keagamaan unik, mempunyai pengaturan tersendiri, asosiasi demokratis dari petani dalam penggunaan air irigasi untuk menanam padi.

Bagi masyarakat Bali, Subak tidak hanya sekadar irigasi, melainkan juga merupakan filosofi kehidupan bagi rakyat Bali itu sendiri. Dalam pandangan masyarakat Bali, Subak adalah cerminan langsung dari filosofi dalam agama Hindu Tri Hita Karana yang mempromosikan hubungan harmonis antara individu dengan alam semangat, dunia manusia, dan alam.

Baca Juga:

Bumil Disarankan untuk Konsumsi Buah Melon

sawah
Subak membuat air dibagi secara adil. (Foto: Pixabay/DaFranzos)

Selama satu abad, Subak berhasil bertahan sebagai suatu sistem pengaturan hidup bersama. Pembagian air dilakukan secara adil, bahkan sampai penetapan waktu tanam dan jenis padinya. Harmonisasi inilah yang menandakan kunci lestarinya budaya Subak.

Pada 2012, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO), menetapkan Subak sebagai Warisan Budaya Dunia di Saint Petersburg, Afrika. Pengakuan tersebut akhirnya terwujud setelah pemerintah Indonesia menunggu 12 tahun lamanya. Dalam usahanya, pengusulan Subak bukanlah perkara yang mudah. Perlu melewati penelitian dari segi arkeologi, antropologi, arsiterktur lanskap, geografi, ilmu pengetahuan, dan beberapa ilmu lainnya.

Penetapan sebagai Warisan Budaya Dunia disambut baik oleh masyarakat dan pemerintah Bali, Subak di Bali memiliki luas sekitar 20 ribu Ha terdiri atas subak yang berada di lima kabupaten, yaitu Bangli, Gianyar, Badung, Buleleng, dan Tabanan. (and)

Baca Juga:

Harga Lebih Murah, Amankah mengonsumsi Telur Infertil?

#Bali #Sawah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Rencana yang disiapkan akan menghubungkan kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Badung dengan sejumlah kawasan pariwisata di Bali Selatan hingga Canggu.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Bagikan