Kesehatan

Harga Lebih Murah, Amankah mengonsumsi Telur Infertil?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2020
Harga Lebih Murah, Amankah mengonsumsi Telur Infertil?

Dianggap sebagai produk gagal. (Foto: Unsplash/Jakub Kapusnak)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAHKAH kamu mendengar istilah telur infertil? Ya, telur infertil kerap dijual di pasaran. Karena harga per kilonya dibanderol miring, tidak heran bila banyak masyarakat yang membeli telur infertil sebagai pengganti telur biasa yang lebih murah. Namun, apakah telur jenis ini aman untuk dikonsumsi?

Baca juga:

Tips Memilih Telur yang Aman dan Sehat

Bergantung pada fungsinya, peternakan ayam dibagi menjadi dua, yaitu peternakan ayam penghasil telur konsumsi dan peternakan ayam untuk dikembangbiakan agar bisa menghasilkan daging. Ayam betina tetap bisa menghasilkan telur meski tanpa ayam jantan.

Karenanya, ayam-ayam yang dikumpulkan pada peternakan yang berfokus pada produksi telur tidak digabung tempat inttgalnya dengan ayam jantan. Telur yang dihasilkan dari ayam pada peternakan inilah yang menjadi telur konsumsi.

Harga Lebih Murah, Amankah mengonsumsi Telur Infertil?
Hanya dapat bertahan selama seminggu. (Foto: Unsplash/Caroline Attwood)

Berbeda dengan ayam yang tinggal di peternakan untuk produksi daging. Pada peternakan ini, ayam betina hidup bersama ayam jantan agar pembuahan bisa terjadi. Telur yang dihasilkan oleh ayam betina ini disebut sebagai telur bertunas.

Bila telur bertunas berhasil menetas menjadi anak ayam, berarti telur tersebut adalah telur fertil. Sedangkan, jika telur tidak mengalami perubahan walau telah dieramkan, maka telur ini adalah telur infertil.

Telur infertil sendiri adalah telur yang seharusnya menjadi bibit awal anak ayam, namun gagal menetas dalam proses pengeraman. Telur infertil diproses untuk emnajdi day old chick (DOC) atau yang disebut sebagai bibit.

Baca juga:

Bangun Otot Lebih Cepat? Jangan Hanya Makan Putih Telur Saja!

Mengutip laman Hellosehat, telur ini juga kerap dianggap sebagai produk buangan atau produk yang tidak terpakai dari ternak pembiayakan ayam.

Dikutip dari Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, konsums telur ayam ras di Indonesia telah mengalami peningkatan dengan rata-rata kenaikan sebesar 3,75 persen per tahunnya sejak 1987 sampai 2015.

Penjualan telur infertil yang semakin ramai sebenarnya telah dilarang bahkan diatur di Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017. Harganya yang murah menjadi alasan utama atas distribusi telur tersebut.

Harga Lebih Murah, Amankah mengonsumsi Telur Infertil?
Sebaiknya konsumsi telur ras yang layak. (Foto: Unsplash/Gabriel Gurrola)

Telur ini sebenarnya aman dan boleh dikonsumsi, namun hanya bisa bertahan sampai seminggu. Berbeda dengan telur biasanya yang bisa bertahan sampai 30 hari di suhu ruangan.

Jika sudah busuk, telur infertil akan terkontaminasi bakteri salmonella yang dapat menyebabkan penyakit salmonellosis. Gejalanya ditandai dengan diare, kram pada sekitar perut, pusing, muntah-muntah, dan demam.

Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi telur ras yang memang diproduksi untuk bahan makanan sehari-hari. Terlepas dari jenis telurnya, pastikan juga telur yang dikonsumsi masih dalam keadaan yang baik.

Untuk mengetahuinya, kamu bisa memasukkan sebutir telur ke dalam segelas air. Bila telur tetap tenggelam, besar kemungkinan telur masih segar.

Berbeda jika telur mengapung dan saat dipecahkan mengeluarkan bau tidak biasa, jangan dimakan dan segera sisihkan. (and)

Baca juga:

Cuma Ada Telur? Tenang, 3 Resep Kekinian Ini Bisa Dicoba di Rumah

#Telur #Kesehatan #Info Kesehatan #Makanan Sehat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Indonesia
Ini Yang Bikin Harga Pangan Naik Melebihi HET
Pemerintah, telah berkomunikasi dengan asosiasi petani cabai untuk mendorong peningkatan produksi untuk menjaga ketersediaan pasokan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Ini Yang Bikin Harga Pangan Naik Melebihi HET
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan