Mengenal Profil dan Karakteristik Bisnis UMKM

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 09 Oktober 2023
Mengenal Profil dan Karakteristik Bisnis UMKM

Ada beragam jenis UMKM di Indonesia. (Unsplash/Afdan Rojabi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

USAHA Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peran penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, UMKM juga berperan dalam mendistribusikan hasil-hasil pembangunan.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021, Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro.

Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Usaha Menengah atau Usaha Besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil.

Sementara Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau Usaha Besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan.

Baca Juga:

Berburu Produk Unggulan di Exhibition & Pitching Day UMKM Award 2023 Bandung

Mengenal Profil dan Karkateristik Bisnis UMKM
Kontribusi dari UMKM yang sangat besar terhadap pengurangan tingkat pengangguran di Indonesia. (Unsplash/Microsoft 365)


UMKM yang ada di Indonesia, sebagian besar merupakan kegiatan usaha rumah tangga yang dapat menyerap banyak tenaga kerja. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, terdapat 65,4 juta UMKM yang menyerap 123 ribu tenaga kerja pada 2019.

Ini membuktikan bahwa dampak dan kontribusi dari UMKM yang sangat besar terhadap pengurangan tingkat pengangguran di Indonesia. Dengan semakin banyaknya keterlibatan tenaga kerja pada UMKM itu akan membantu mengurangi jumlah pengangguran.

Berdasarkan laporan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) dan Bank Indonesia, UMKM diklasifikasikan dalam empat kelompok, yaitu UMKM sektor informal, UMKM Mikro, Usaha Kecil Dinamis, dan Fast Moving Enterprise. UMKM sektor informal contohnya pedagang kaki lima. UMKM Mikro adalah para UMKM dengan kemampuan sifat pengrajin namun kurang memiliki jiwa kewirausahaan untuk mengembangkan usahanya.

Usaha Kecil Dinamis adalah kelompok UMKM yang mampu berwirausaha dengan menjalin kerja sama dan ekspor. Sementara Fast Moving Enterprise adalah UMKM yang memiliki kewirausahaan cakap dan telah bertransformasi menjadi usaha besar.

Ada beberapa kontribusi positif UMKM yang tidak dapat dipandang sebelah mata, yakni menghasilkan PDB sebesar 59,08 persen (Rp 4.869 trilin) dengan laju pertumbuhan sebesar 6,4 persen per tahun. UMKM juga menyumbang volume ekspor mencapai 14,06 persen (Rp 166,63 triliun) dari total ekspor nasional.

Baca Juga:

Komunitas Difabel Bandung Sulap Sampah Jadi Barang Seni

Mengenal Profil dan Karkateristik Bisnis UMKM
Terdapat 65,4 juta UMKM yang menyerap 123 ribu tenaga kerja pada 2019. (Unsplash/John Schnobrich)


Masih dalam laporan yang sama, LPPI dan Bank Indonesia menilai bahwa hambatan UMKM muncul secara internal dan eksternal. Di faktor internal, UMKM mengalami kendala soal modal, Sumber Daya Manusia (SDM), hukum, dan akuntabilitas. Di faktor eksternal, masih kendala soal infrastruktur, akses, dan iklim usaha yang masih belum kondusif.

UMKM memiliki proporsi sebesar 99,99 persen dari total keseluruhan pelaku usaha di Indonesia, menyumbang PDB sekitar 60 persen. PDB tersebut merupakan akumulasi dari berbagai sektor ekonomi UMKM, diantaranya:

1. Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan (48,85%)
2. Perdagangan, Hotel dan Restoran (28,83%)
3. Pengangkutan dan Komunikasi (6,88%)
4. Industri Pengolahan (6,41%)
5. Jasa-jasa (4,52%)
6. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan (2,37%)
7. Bangunan (1,57%)
8. Pertambangan dan Penggalian (0,53%)
9. Listrik, Gas dan Air Bersih (0,03%)

Beberapa peran penting UMKM dalam perekonomian Indonesia adalah kedudukannya sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di berbagai sektor. Yaitu penyedia lapangan kerja yang terbesar, pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat, hingga pencipta pasar baru serta inovasi. (and)

Baca Juga:

Kenali 7 Arti Logo Daur Ulang Plastik

#Oktober Sebangsa Merah Putih #UMKM
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Tayangan Piala Dunia 2026 Dapat Menjadi Roda Penggerak Sektor UMKM Indonesia
"TVRI akan menyiarkan langsung pertandingan-pertandingan Piala Dunia yang bisa dinikmati masyarakat."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Tayangan Piala Dunia 2026 Dapat Menjadi Roda Penggerak Sektor UMKM Indonesia
Indonesia
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Masih di Bawah Target RPJMN
Realisasinya baru mencapai 18,3 persen atau sekitar Rp 1.500 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 270 triliun merupakan penyaluran KUR
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Masih di Bawah Target RPJMN
Indonesia
Kemendag Ingin Franchise Jadi Model Bisnis Tingkatkan Wirausaha
Masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam memilih penawaran bisnis dengan menggunakan prinsip 2L, yang berarti legal dan logis.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Kemendag Ingin Franchise Jadi Model Bisnis Tingkatkan Wirausaha
Indonesia
Usaha Mikro Diklaim Telah Dapat Kucuran KUR Rp 70 Triliun, Bakal Perbanyak Wirausaha
Pemerintah menargetkan hingga tahun 2029 sedikitnya 10 juta masyarakat dapat bekerja secara formal atau menjadi wirausaha.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Usaha Mikro Diklaim Telah Dapat Kucuran KUR Rp 70 Triliun, Bakal Perbanyak Wirausaha
Indonesia
Cak Imin Ingin Reflikasi Mbloc Space Buat Anak Muda di Daerah Berdaya
Mbloc menjadi salah satu rujukan dan contoh yang positif, salah satu kolaborasi pemanfaatan fasilitas publik yang akhirnya memberikan ruang, ruang berkumpul para anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Cak Imin Ingin Reflikasi Mbloc Space Buat Anak Muda di Daerah Berdaya
Indonesia
Harga Minyak Goreng Merangkak Naik, DPR Minta Pemerintah Kendalikan Harga
DPR RI minta pemerintah segera kendalikan harga minyak goreng yang naik di sejumlah daerah. Kenaikan berdampak pada masyarakat dan UMKM.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Harga Minyak Goreng Merangkak Naik, DPR Minta Pemerintah Kendalikan Harga
Indonesia
Penaikan Harga Elpiji Picu Beban Ganda UMKM, Komisi VII Minta Pemerintah Turun Tangan
Pemerintah perlu menghadirkan solusi konkret melalui skema bantuan langsung, kemudahan akses kredit, hingga relaksasi cicilan perbankan bagi pelaku UMKM.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
Penaikan Harga Elpiji Picu Beban Ganda UMKM, Komisi VII Minta Pemerintah Turun Tangan
Indonesia
Bahan Baku Plastik Dari Timur Tengah Tersendat, UMKM Indonesia Tertekan
Tekanan yang dihadapi oleh industri plastik global ini merupakan dampak dari gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang memperpanjang ketegangan geopolitik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 April 2026
Bahan Baku Plastik Dari Timur Tengah Tersendat, UMKM Indonesia Tertekan
Indonesia
DPR Minta Wacana Larangan Vape Dikaji Matang, Jangan Abaikan Dampak Ekonomi
DPR meminta pemerintah untuk mengkaji wacana larangan vape. Hal itu harus mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi.
Soffi Amira - Jumat, 17 April 2026
DPR Minta Wacana Larangan Vape Dikaji Matang, Jangan Abaikan Dampak Ekonomi
Indonesia
Harga Plastik Naik, UMKM dan Masyarakat Kelas Menengah Bawah Terancam
Kenaikan harga plastik mengancam masyarakat kelas menengah bawah. Hal itu bisa mempengaruhi UMKM.
Soffi Amira - Rabu, 15 April 2026
Harga Plastik Naik, UMKM dan Masyarakat Kelas Menengah Bawah Terancam
Bagikan