Mengenal Koarmada III, Satuan TNI AL ‘Penjaga’ Lautan Indonesia Timur

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 08 November 2024
Mengenal Koarmada III, Satuan TNI AL ‘Penjaga’ Lautan Indonesia Timur

Pasukan Koarmada III. (Dok. Media Koarmada III)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Tentara Nasional Indonesia (TNI) AL memiliki satuan kewilayahan yang khusus menjaga bagian Indonesia bagian timur. Satuan itu adalah Komando Armada III (Koarmada III).

Komando ini bermarkas besar di Sorong, Papua Barat Daya. Saat ini, Koarmada III dipimpin Laksamana Muda Hersan. Ia dibantu Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama Singgih Sugiarto.

Pembentukan satuan ini berawal pada 30 Maret 1985. Awalnya, Armada RI dibagi manjadi dua kawasan wilayah kerja yaitu Armada RI Kawasan Barat dan Armada RI Kawasan Timur.

Namun, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meresmikan empat kesatuan baru, diantaranya Divisi Infanteri 3/Kostrad, Komando Armada III (Koarmada III), Pasukan Marinir 3 dan Komando Operasi Angkatan Udara III (Koopsau III).

Baca juga:

Korps Marinir TNI AL Lakukan Operasi Pendaratan Amfibi di Pulau Bathrust Australia

Koarmada III membawahi empat Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal). Empat Lantamal itu meliputi Pangkalan Utama TNI AL IX (Lantamal IX) di Ambon, Pangkalan Utama TNI AL X (Lantamal X) Jayapura, Pangkalan Utama TNI AL XI (Lantamal XI) Merauke dan Pangkalan Utama TNI AL XIV (Lantamal XIV) Sorong.

Koarmada III juga memiliki satuan operasi seperti Gugus Tempur Laut Komando Armada III (Guspurla Koarmada III), Gugus Keamanan Laut Komando Armada III (Guskamla Koarmada III), Satuan Komando Pasukan Katak Komando, Satuan Marinir Komando Armada III, Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Koppeba) Komando Armada III, Komando Latihan Komando Armada III Satuan Udara Komando Armada III, Polisi Militer Komando Armada III Armada.

Tak hanya itu, satuan ini juga memiliki sejumlah kapal tempur, yaitu:

KRI Teluk Bintuni (520)

KRI Teluk Lada (521)

KRI Teluk Weda (526)

KRI Teluk Wondama (527)

KRI Nuku (373)

KRI Lambung Mangkurat (374)

KRI Cut Nyak Dien (375)

KRI Sultan Thaha Syaifuddin (376)

KRI Sutanto (377)

KRI Sutedi Senoputra (378)

KRI Wiratno (379)

KRI Tjiptadi (381)

KRI Hasan Basri (382)

KRI Imam Bonjol (383)

KRI Teuku Umar (385)

KRI Silas Papare (386)

KRI Rencong (622)

KRI Dorang (874)

KRI Bawal (875)

KRI Sorong (911). (Knu)

#TNI AL #Komando Armada III
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Indonesia
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
TNI AL memastikan kapal induk pertama milik Indonesia diberi nama KRI Sriwijaya setelah sebelumnya sempat diberi nama KRI Gajah Mada.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
Bagikan