Respons Paspampres Video Pengamanan Presiden Prabowo di Inggris Viral di Media Sosial

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Respons Paspampres Video Pengamanan Presiden Prabowo di Inggris Viral di Media Sosial

Tangkapan layar Paspampres saat melakukan pengamanan Presiden Prabowo yang viral di media sosial (media sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Asisten Intelijen Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Asintel Danpaspampres) Kolonel Infanteri Mulyo Junaidi mengklarifikasi rekaman video viral yang menunjukkan anggota Paspampres saat mengawal kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di London, Inggris, Kamis (29/1).

Klarifikasi ini merespons protes sejumlah warga setempat saat personel melakukan sterilisasi lokasi demi menjamin keselamatan Kepala Negara sesuai standar prosedur operasional (SOP) internasional.

Setelah melakukan pendalaman dan memeriksa keterangan anggota yang bersangkutan, Mulyo menegaskan bahwa tindakan dalam video tersebut sudah benar.

Baca juga:

Danpaspampres era Jokowi, Marsda Wahyu Hidayat Wafat

Investigasi mendalam membuktikan bahwa personel tetap berada pada jalur tugas pengamanan tanpa melampaui kewenangan yang diberikan.

"Sehubungan dengan beredarnya konten footage di media sosial terkait anggota Paspampres yang sedang menjalankan tugas di London, dapat kami sampaikan bahwa yang bersangkutan telah menjalankan tugas pengamanan Kepala Negara sesuai dengan standar prosedur operasional (SOP) yang berlaku," ujar Kolonel Inf. Mulyo Junaidi dalam pernyataan resminya.

Pihak Paspampres menilai reaksi anggota dalam video tersebut sangat proporsional. Meski mendapatkan protes dari warga saat diminta bergeser, personel tersebut tetap bersikap tenang.

Dalam tayangan yang beredar, anggota Paspampres merespons keberatan warga dengan senyuman sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.

"Paspampres mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan, dan berkomitmen untuk terus menjamin keselamatan Kepala Negara sesuai ketentuan," tambah Mulyo.

Mengenal Perisai Hidup Presiden

Dalam setiap lawatan luar negeri, Presiden Prabowo Subianto mendapatkan pengawalan melekat dari Grup A Paspampres.

Satuan ini merupakan bagian dari Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) TNI yang diisi oleh prajurit-prajurit terbaik dari kesatuan elite tiga matra.

Anggota Paspampres berasal dari satuan khusus seperti Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) TNI AL, Satuan Bravo (Satbravo) 90 Kopasgat TNI AU, dan Kopassus TNI AD.

Tugas utamanya adalah memberikan perlindungan fisik langsung dalam jarak dekat kepada Presiden, Wakil Presiden, beserta keluarga inti.

Baca juga:

Pengamanan Peringatan HUT RI Perdana Prabowo, Paspampres: Kesalahan Kecil bakal Berdampak ke Kehormatan Negara

Saat ini, Paspampres terbagi menjadi empat grup utama:

  1. Grup A: Pengamanan Presiden RI beserta keluarga (Dipimpin Kolonel Inf. Farid Yudho Dwi Leksono).
  2. Grup B: Pengamanan Wakil Presiden RI beserta keluarga.
  3. Grup C: Pengamanan tamu negara setingkat Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan.
  4. Grup D: Pengamanan Presiden dan Wakil Presiden yang telah purnatugas.
#Paspampres #TNI #TNI AD #TNI AL #TNI AU
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Batalyon Komcad Bakal Dibangun di 514 Kabupaten
Pembangunan Batalyon Komcad itu dilakukan agar personel TNI di daerah mudah mendapatkan bantuan tambahan personel dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
2 Batalyon Komcad Bakal Dibangun di 514 Kabupaten
Indonesia
2.300 ASN Ikut Latihan Jadi Komponen Cadangan Gelombang II di Agustus
Donny membuka kemungkinan tempat pelatihan Komcad ASN gelombang II akan berbeda dari gelombang I.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
2.300 ASN Ikut Latihan Jadi Komponen Cadangan Gelombang II di Agustus
Indonesia
4 Prajurit TNI Dituntut Penjara 2,5 Tahun dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Oditur militer menuntut empat prajurit TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Tindakan para terdakwa disebut dilakukan secara terencana.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
4 Prajurit TNI Dituntut Penjara 2,5 Tahun dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Indonesia
4 Tentara Terdakwa Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Bui, Vonis Diketok 10 Juni
Empat personel TNI terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dituntut 2,5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
4 Tentara Terdakwa Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Bui, Vonis Diketok 10 Juni
Indonesia
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, eks Menteri Pertahanan RI, meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto pada 31 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Indonesia
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Komisi I DPR menegaskan pemberantasan begal adalah tugas Polri. TNI hanya bisa terlibat jika ada permintaan resmi dan koordinasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Indonesia
Beri Taklimat di Seskoad, Prabowo Minta Perwira TNI Adaptif Hadapi Geopolitik Global
Presiden Prabowo Subianto meminta perwira TNI mampu beradaptasi dengan perubahan geopolitik global dan menyesuaikan doktrin militer dengan perkembangan zaman.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Mei 2026
Beri Taklimat di Seskoad, Prabowo Minta Perwira TNI Adaptif Hadapi Geopolitik Global
Indonesia
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Peristiwa itu menimbulkan luka mendalam bagi keluarga korban sekaligus mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer. 

Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Keluarga Korban Minta 3 Terdakwa Pembunuhan Kacab BRI Divonis Seumur Hidup
Indonesia
Profil Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, Jenderal Muda yang Kini Jadi Waka Bais TNI
Mayjen Aulia Dwi Nasrullah yang dikenal sebagai salah satu jenderal termuda TNI kini dipercaya menjabat Wakil Kepala Bais TNI.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Profil Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, Jenderal Muda yang Kini Jadi Waka Bais TNI
Indonesia
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Tiga kapal perang Pakistan, PNS Taimur, Hangor, dan PNS Aslat, bersandar di Jakarta untuk kunjungan kehormatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Bagikan