Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mengenal Hantavirus, Penyakit Langka nan Mematikan yang Ditularkan Tikus

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Mengenal Hantavirus, Penyakit Langka nan Mematikan yang Ditularkan Tikus

Mengenal hantavirus (foto: unsplash/nikita)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KASUS hantavirus kembali menjadi perhatian publik setelah muncul laporan penularan di kapal pesiar MV Hondius yang menyebabkan sedikitnya lima penumpang mengalami gangguan pernapasan serius. Meski tergolong penyakit langka, hantavirus dikenal berbahaya karena dapat berkembang cepat dan menyebabkan komplikasi fatal jika tidak segera ditangani. Situasi tersebut membuat banyak orang mulai bertanya-tanya: sebenarnya apa itu hantavirus?

Seperti dilansir laman resmi World Health Organization, Hantavirus adalah kelompok virus yang ditularkan terutama melalui hewan pengerat, seperti tikus. Virus ini dapat menginfeksi manusia ketika seseorang menghirup partikel udara yang telah terkontaminasi urine, air liur, atau kotoran tikus yang membawa virus. Penularan juga bisa terjadi melalui kontak langsung dengan benda yang terpapar, bahkan dalam beberapa kasus melalui gigitan tikus.

Penyakit ini pertama kali dikenal luas setelah muncul wabah di wilayah Amerika Serikat pada awal 1990-an. Sejak saat itu, berbagai jenis hantavirus ditemukan di sejumlah negara dengan karakteristik yang berbeda-beda. Beberapa jenis menyerang sistem pernapasan, sedangkan jenis lain lebih banyak memengaruhi fungsi ginjal.

Salah satu bentuk paling berbahaya dari infeksi ini yakni Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), kondisi yang menyerang paru-paru dan menyebabkan gangguan pernapasan berat. Pada tahap awal, gejalanya sering menyerupai flu biasa, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, lemas, menggigil, hingga mual dan muntah. Namun, setelah beberapa hari, kondisi pasien dapat memburuk dengan cepat hingga mengalami sesak napas akibat cairan yang memenuhi paru-paru.

Baca juga:

WHO Soroti Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Ini Gejala Awal yang Sering Dikira Flu



Selain HPS, ada juga jenis infeksi lain yang disebut Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS), yang lebih banyak menyerang ginjal. Gejalanya meliputi demam tinggi, nyeri punggung, gangguan penglihatan, tekanan darah rendah, hingga gagal ginjal dalam kondisi berat.

Hal yang membuat hantavirus cukup mengkhawatirkan yakni tingkat fatalitasnya yang tinggi. Pada beberapa kasus HPS, angka kematian bisa mencapai lebih dari 30 persen apabila pasien terlambat mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, belum ada obat antivirus khusus untuk hantavirus, sehingga pengobatan umumnya berfokus pada perawatan suportif, seperti bantuan oksigen dan pemantauan intensif di rumah sakit.

Meski sebagian besar penularan berasal dari hewan pengerat, beberapa varian tertentu seperti Andes hantavirus diketahui memiliki kemungkinan penularan antarmanusia dalam kontak yang sangat dekat. Namun, kasus seperti ini tergolong jarang terjadi jika dibandingkan dengan penularan langsung dari tikus. Risiko paparan hantavirus biasanya lebih tinggi di area yang memiliki populasi tikus tinggi, lingkungan yang kurang bersih, gudang tertutup, loteng, atau tempat yang jarang memiliki sirkulasi udara baik. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran virus ini.

Masyarakat juga diimbau berhati-hati saat membersihkan area yang terdapat kotoran tikus. Membersihkan dengan sapu atau vacuum cleaner dapat membuat partikel virus beterbangan di udara dan mudah terhirup. Penggunaan masker, sarung tangan, serta cairan disinfektan sangat disarankan saat membersihkan area berisiko.

Walaupun tergolong penyakit langka, hantavirus tetap perlu diwaspadai karena dapat berkembang cepat dan memicu komplikasi serius. Mengenali gejala awal dan memahami cara penularannya menjadi langkah penting agar risiko infeksi dapat ditekan sedini mungkin.(far)

Baca juga:

MV Hondius yang Terserang Wabah Hantavirus Menuju Kepulauan Canary, WHO Mulai Lacak Kontak dengan para Korban

#Kesehatan #Hantavirus #Virus #MV Hondius
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Dunia
WHO Umumkan Wabah Hantavirus Sudah Berakhir, 3 Kasus Baru Ditemukan di Venezuela
Venezuela melaporkan tiga kematian baru akibat hantavirus di Anzoategui dan dua kasus tambahan masih diselidiki.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
WHO Umumkan Wabah Hantavirus Sudah Berakhir, 3 Kasus Baru Ditemukan di Venezuela
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Dunia
Wabah Hantavirus Kapal Pesiar MV Hondius Akhirnya Berakhir, 13 Positif 3 Meninggal
WHO menyatakan wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius resmi berakhir. Sebanyak 13 kasus terkonfirmasi dengan 3 kematian, lebih dari 650 kontak ditindaklanjuti.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Wabah Hantavirus Kapal Pesiar MV Hondius Akhirnya Berakhir, 13 Positif 3 Meninggal
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Bagikan