Wabah Hantavirus Kapal Pesiar MV Hondius Akhirnya Berakhir, 13 Positif 3 Meninggal

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Wabah Hantavirus Kapal Pesiar MV Hondius Akhirnya Berakhir, 13 Positif 3 Meninggal

MV Hondius. (foto: Oceanwide Expedition)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menyatakan wabah hantavirus yang berkaitan dengan kapal pesiar MV Hondius berakhir. Pengumuman disampaikan setelah masa karantina kontak terakhir selesai dan tidak ada laporan kasus baru selama lebih dari lima pekan.

"Tidak ada kasus baru yang dilaporkan sejak 25 Mei. Oleh karena itu, kami dengan senang hati menyatakan bahwa WHO menganggap wabah hantavirus ini telah berakhir," kata Direktur Jenderal (Dirjen) WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, saat pengumuman, dikutip Jumat (3/7).

Baca juga:

Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada

Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau

Kronologi Wabah Hantavirus

Pada 2 Mei lalu, wabah pertama kali dilaporkan International Health Regulations (IHR) National Focal Point Inggris. Penyakit ini memicu klaster penyakit pernapasan akut parah di atas kapal pesiar berbendera Belanda itu.

Sebanyak 13 kasus terkonfirmasi positif terinfeksi virus, termasuk tiga kematian. Lebih dari 650 kontak berhasil diidentifikasi dan ditindaklanjuti oleh otoritas kesehatan.

Hari ini, kontak terakhir dari seseorang yang terpapar hantavirus di kapal pesiar MV Hondius telah menyelesaikan masa karantinanya, hasil tesnya negatif, dan telah kembali ke rumah,

Direktur Jenderal (Dirjen) WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus

Respons Global dan Studi Lanjutan

Meski wabah dinyatakan berakhir, WHO menegaskan akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan mitra internasional untuk meningkatkan pemahaman mengenai hantavirus.

Saat ini dilansir Antara, WHO tengah mengoordinasikan studi yang melibatkan 21 negara untuk meneliti perkembangan penyakit, sekaligus mendukung pengembangan alat diagnostik, terapi, dan vaksin.

Baca juga:

Penumpang Terakhir Tinggalkan MV Hondius yang Dilanda Hantavirus, 25 Kru dan 2 Tenaga Medis masih Tertahan di Kapal

WHO juga mengapresi respons global terhadap wabah yang didukung berbagai negara sesuai dengan IHR, termasuk Argentina, Tanjung Verde, Chile, Belanda, Afrika Selatan, Inggris, dan terutama Spanyol

"Solidaritas luar biasa dalam mendukung proses penurunan penumpang dari kapal dan repatriasi yang aman bagi para penumpang serta awak kapal di Tenerife," tandas Dirjen WHO itu. (*)

#WHO #Hantavirus #Kapal Pesiar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
2.061 Tewas, Wabah Ebola RD Kongo Bisa Lampaui Kasus Kematian Terparah Afrika Barat 2014–2016
WHO umumkan wabah Ebola di RD Kongo kini wabah terbesar kedua sepanjang sejarah dengan 4.449 kasus terkonfirmasi dan 2.061 kematian.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
2.061 Tewas, Wabah Ebola RD Kongo Bisa Lampaui Kasus Kematian Terparah Afrika Barat 2014–2016
Dunia
WHO Umumkan Wabah Hantavirus Sudah Berakhir, 3 Kasus Baru Ditemukan di Venezuela
Venezuela melaporkan tiga kematian baru akibat hantavirus di Anzoategui dan dua kasus tambahan masih diselidiki.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
WHO Umumkan Wabah Hantavirus Sudah Berakhir, 3 Kasus Baru Ditemukan di Venezuela
Dunia
Wabah Hantavirus Kapal Pesiar MV Hondius Akhirnya Berakhir, 13 Positif 3 Meninggal
WHO menyatakan wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius resmi berakhir. Sebanyak 13 kasus terkonfirmasi dengan 3 kematian, lebih dari 650 kontak ditindaklanjuti.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Wabah Hantavirus Kapal Pesiar MV Hondius Akhirnya Berakhir, 13 Positif 3 Meninggal
Dunia
WHO Peringatkan Gelombang Panas yang Menyapu Eropa Sebabkan 1.300 Kematian
Suhu panas ekstrem tercatat terjadi di Jerman, Polandia, dan Rpublik Ceko.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
WHO Peringatkan Gelombang Panas yang Menyapu Eropa Sebabkan 1.300 Kematian
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ] : WHO Anjurkan Konsumsi Ivermectin Tiap Hari untuk Cegah Hantavirus
Pencegahan utama hantavirus dilakukan dengan menghindari kontak dengan tikus, urine, kotoran, dan lingkungan yang terkontaminasi tikus.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA ] : WHO Anjurkan Konsumsi Ivermectin Tiap Hari untuk Cegah Hantavirus
Dunia
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
CDC melarang sementara warga Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan masuk ke AS selama 30 hari akibat wabah Ebola
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hantavirus Adalah Rekayasa dan Bohongan
Beredar informasi yang menyebut Hantavirus adalah virus bohongan yang diambil dari bahasa Israel. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Hantavirus Adalah Rekayasa dan Bohongan
Indonesia
Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Menurut dia, virus itu berpotensi menjadi pandemi seperti COVID-19 apabila tidak ditangani dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
 Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Dunia
Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran
Virus tersebut menyebar tanpa terdeteksi selama berminggu-minggu setelah kematian pertama yang diketahui.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
 Ebola Bunuh 134 Orang di Kongo, WHO Nyatakan Kekhawatiran atas Skala dan Kecepatan Penyebaran
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Dinkes DKI Jakarta menemukan 3 kasus positif hantavirus dan 6 suspek. Masyarakat diminta waspada penularan virus dari tikus serta menjaga kebersihan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Bagikan